Bagi Anda yang jarang atau sama sekali tidak pernah olahraga sebelumnya, mungkin bingung harus memulai olahraga dari mana. Tapi apapun yang jadi alasan Anda untuk memulai berolahraga, sebaiknya jangan langsung melakukan olahraga berat atau yang berintensitas tinggi, angkat beban contohnya. Daripada asal memulai, ada baiknya Anda beraktivitas fisik lewat hal-hal kecil namun berarti. Begini panduannya.
Bangun motivasi Anda untuk berolahraga
Awalnya Anda harus punya komitmen dulu untuk menetapkan tujuan olahraga yang akan Anda mulai. Pasalnya, penelitian mengatakan kalau motivasi olahraga yang digabung dengan rencana aktivitas nyata akan lebih berhasil untuk diwujudkan.
Contohnya seperti menuliskan aktivitas yang Anda rencanakan selama 4 minggu ke depan. Mulai dari kegiatan fisik apa yang akan Anda lakukan, berapa lama Anda akan melakukannya, dan kapan Anda akan selesai melakukannya. Rencana aktivitas ini akan menjelaskan apa yang seharusnya Anda lakukan dan membiarkan Anda melihat dan menganalisis sejauh mana kemajuan Anda setelah memulai olahraga.
Lalu, bagaimana caranya memulai olahraga dari sini?
Ketika Anda mengalami kesulitan atau tidak tahu mulai dari mana, coba bicarakan dengan dokter atau ahli kesehatan mengenai rencana Anda untuk berolahraga. Setelah itu, mulailah dengan memasukkan lebih banyak aktivitas ke dalam kehidupan sehari-hari Anda.
Misalnya seperti contoh sederhana berikut ini:
- Saat berangkat ke kantor, cobalah untuk memilih naik tangga dibandingkan dengan naik lift
- Saat Anda berangkat ke kantor, coba berhenti sebelum di kantor. Buatlah diri Anda berjalan sehari-harinya.
- Anda juga bisa meluangkan waktu untuk berjalan-jalan atau sekadar naik turun tangga sebelum makan siang.
- Saat libur, daripada cuma menonton TV seharian, Anda bisa melakukan aktivitas fisik seperti berjalan-jalan di taman, mencoba berenang, atau sekadar jogging di pagi hari.
Terkadang dengan perubahan kecil dalam rutinitas sehari-hari bisa membantu Anda menjadi lebih aktif berolahaga. Alih-alih langsung pergi ke gym atau sekadar treadmill, cobalah untuk berjalan santai atau jogging di sekitar ingkungan Anda tinggal terlebih dahulu.
Lambat laun tubuh juga akan menyesuaikan diri dengan aktivitas yang Anda lakukan. Setelahnya, barulah Anda bisa beralih ke olahraga yang lebih berat, seperti angkat beban, atau bahkan freeletics sekalipun. Dan terus ingatkan diri sendiri untuk mempertahankan gaya hidup yang aktif dan makan makanan yang sehat guna mencapai tujuan Anda.
Berapa lama normalnya Anda harus berolahraga? Dan olahraga apa yang bisa dilakukan?
Sesuai dengan rekomendasi WHO, Anda disarankan untuk melakukan olahraga dengan aktivitas yang tidak terlalu berat selama sedang selama 150 menit per minggu. Tapi jika ingin melakukan olahraga yang berat, Anda bisa melakukannya selama 75 menit saja.
Selama waktu berolahraga, Anda tidak perlu memaksakan diri untuk berolahraga terus menerus. Coba bagi beberapa sesi dalam satu hari. Lalu, American Heart Association (AHA) menyarankan sebagai berikut:
- Lakukan olahraga ringan selama 150 menit per minggunya, Atau lakukan olahraga selama 30 menit saja setiap hari. Bisa dilakukan dengan bersepeda atau berjalan santai keliling lingkungan rumah.
- Sedangkan untuk olahraga yang berat, cukup lakukan selama kurun waktu 25 menit saja per harinya. Di sini Anda bisa berolahraga seperti angkat beban, muaythai, atau bahkan bermain sepak bola atau futsal.
The post Tips Mulai Hidup Aktif Jika Anda Tak Pernah Berolahraga Sebelumnya appeared first on Hello Sehat.
Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2ewe1mP
via IFTTT