Minggu, 17 Desember 2017

6 Tips Membuat Oral Seks Lebih Aman dan Menyenangkan

6 Tips Membuat Oral Seks Lebih Aman dan Menyenangkan

Seks adalah hal yang dinamis. Itu sebabnya, Anda harus pintar-pintar mencari cara baru agar kehidupan seksual dengan pasangan Anda tidak monoton dan terus bergairah setiap saat.

Nah, salah satu permainan seks yang paling menyenangkan bagi kaum pria adalah oral seks. Lantas, bagaimana caranya agar membuat oral seks bersama pasangan menjadi lebih menyenangkan? Simak tipsnya dalam artikel ini.

Tips oral seks agar lebih menyenangkan

1. Komunikasikan dulu dengan pasangan

Tidak semua wanita ingin melakukan oral seks. Itu sebabnya, sebelum memutuskan untuk melakukan oral seks, ada baiknya Anda mengajak pasangan untuk berkomunikasi terlebih dulu. Pastikan pasangan Anda tidak terpaksa melakukan seks jenis ini. Ingat, komunikasi adalah kunci penting dalam sebuah hubungan dengan pasangan.

2. Awali dengan bersih-bersih

Kebersihan merupakan hal pertama yang harus diperhatikan apabila Anda dan pasangan ingin melakukan oral seks. Pasalnya, ini akan membuat pasangan Anda nyaman dan berani untuk melakukan eksplorasi saat seks berlangsung.

Ingat, lidah akan berperan ketika Anda akan bermain oral seks. Jadi, pastikan mandilah pakai sabun dan bersihkan area genital Anda sebelum memulai sesi panas bersama pasangan. Jangan lupa, cukur rambut kemaluan Anda. Anda tidak perlu mencukur sampai habis rambut kemaluan, namun usahakan agar tidak membiarkan rambut kemaluan Anda terlalu lebat di bawah sana.

Sama halnya ketika Anda menyukai wanita yang penuh keindahan, pasangan Anda pun berharap demikian kepada Anda. Oleh karena itu, sedikit kerapian dan kebersihan sangat menunjang aktivitas seks oral bersama pasangan Anda.

3. Cari posisi nyaman

Selain menjaga kebersihan penis, mencari posisi nyaman saat melakukan oral seks juga penting untuk diperhatikan.  Sebelum memulai sesi panas, buatlah keadaan yang nyaman dan bangun suasana hati yang baik bagi pasangan Anda. Setelah itu, tanyakan posisi apa yang membuat pasangan Anda merasa rileks. Pasalnya, jika wanita Anda tidak rileks, ia tidak akan menikmati sesi panas ini bersama Anda.

Tidak hanya itu, Anda juga harus paham bahwa tidak semua wanita mau melakukan oral seks dengan cara berlutut dan Anda berdiri di depannya. Nah, itu sebabnya sebelum memulai sesi panas ini, jangan lupa untuk bertanya kepada pasangan Anda tentang posisi apa saja yang mereka inginkan.

4. Pakai kondom

Saat ini, sudah banyak kondom yang didesain setipis mungkin sehingga oral seks menggunakan kondom tak akan terlalu mengurangi sensasnya. Apalagi saat ini kondom sudah tersedia dengan berbagai macam jenis rasa. Dengan kondom rasa, melakukan oral seks bersama pasangan bisa lebih menyenangkan karena ada tambahan sensasi rasa manis pada mulut.

Tidak hanya itu, pakai kondom saat oral seks juga lebih aman karena melindungi wanita dari berbagai penyakit seksual yang bisa ditularkan ke mulut. Sebelum membelinya, Anda harus membaca kemasan terlebih dahulu dan pastikan kondom tersebut aman untuk digunakan saat seks oral.

5. Mulai pelan-pelan

Pada dasarnya baik pria dan wanita keduanya sama-sama sangat menyukai sentuhan dan gerakan yang intens. Sama halnya dengan jenis seks pada umumnya, seks oral juga baiknya dimulai secara pelan-pelan dan tidak perlu terburu-buru.

Bagi wanita, gunakan pakaian tidur sepeti lingerie, agar Anda terlihat seksi di hadapan pasangan Anda. Kemudian mulailah secara perlahan dengan lepas semua pakaian di depan pasangan Anda. Pandanglah pasangan Anda dengan tatapan menggoda, lalu bergeraklah ke pasangan Anda dan bisikan kata-kata nakal nan romantis di telinganya.

6. Ungkapkan perasaan Anda

Salah satu tips bercinta yang jangan sampai terlewat yaitu mengungkapkan perasaan Anda. Jangan lupa sanjung pasangan Anda dengan kalimat yang sangat memuji karena Anda telah diperlakukan dengan baik. Bisikkan pada pasangan Anda kata-kata yang mesra dan seksi. Misalnya, “Aku sayang kamu.”

Kejujuran dan keterbukaan Anda berdua saat bercinta mampu memperkuat ikatan batin masing-masing sekaligus membuat pasangan merasa dihargai oleh Anda.

The post 6 Tips Membuat Oral Seks Lebih Aman dan Menyenangkan appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2kDhlz9
via IFTTT
4 Masalah Seksual yang Bisa Didiagnosis dan Ditangani Dokter Kandungan

4 Masalah Seksual yang Bisa Didiagnosis dan Ditangani Dokter Kandungan

Kebanyakan orang menganggap bahwa dokter kandungan hanya bertugas untuk memeriksa dan mengatasi masalah seputar kehamilan. Namun, dokter spesialis ObGyn juga dapat membantu mendiagnosis sejumlah masalah seksual lainnya di luar kandungan. Setiap perubahan dalam diri maupun organ reproduksi Anda dapat diteliti oleh dokter kandungan untuk mencari tahu apa penyebabnya dan bagaimana solusi terbaiknya.

Jadi sekalipun Anda memang tidak sedang hamil, tetap tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan mengenai masalah seksual Anda atau kejanggalan tubuh lainnya. 

Berbagai masalah seksual yang bisa dibantu oleh dokter kandungan

1. Gairah seks rendah

Kurangnya gairah seks pada beberapa wanita bukan berarti bahwa mereka tidak memiliki libido. Semua orang, baik pria maupun wanita, pasti memiliki nafsu seks. Namun terkadang gairah tersebut bisa saja menurun.

Pada hampir kebanyakan kasus, penurunan gairah seksual wanita lebih disebabkan oleh faktor usia dan perubahan hormon (libido cenderung menurun ketika wanita mencapai usia menopause atau sedang hamil/menyusui), gaya hidup yang buruk, penyakit tertentu (seperti kankerdiabetes, tekanan darah tinggi), hingga masalah kesehatan mental seperti stres kronis, gangguan kecemasan, hingga depresi.

Dokter kandungan dapat membantu Anda untuk mencari tahu apa yang sebenarnya menyebabkan gairah seks Anda menurun dan mencarikan solusi terbaiknya — baik dengan resep obat atau terapi rujukan sesuai dengan kondisi yang Anda alami.

 

2. Masalah pada vagina

Banyak perempuan, dewasa dan muda, sering mengeluhkan adanya masalah pada sistem reproduksi mereka. Masalah vagina yang umumnya didiagnosis oleh dokter kandungan adalah vagina kering, vulvodynia (nyeri kronis vagina), vulvovaginitis (peradangan vulva dan vagina yang diakibatkan oleh iritasi zat kimia), vaginismus, infeksi vagina, hingga tak menutup kemungkinan kanker vagina. Adanya gangguan pada vagina dapat menyebabkan hubungan seks terasa sakit. Selain itu, sakit saat berhubungan seks juga dapat disebabkan oleh fibroid rahim dan endometriosis.

Dokter kandungan bisa mencari cara untuk mengobati kondisi Anda dengan melihat gejalanya dan melakukan serangkaian tes fisik dasar guna mencari tahu penyebabnya.

3. Masalah menstruasi

Meskipun menstruasi dialami oleh setiap wanita, namun pola menstruasi setiap wanita berbeda. Beberapa wanita bisa mengalami periode menstruasi yang sangat singkat, sementara yang lain lebih panjang. Volume darah menstruasi beberapa wanita banyak, sementara yang lain lebih sedikit.

Beberapa kondisi yang umum dikeluhkan termasuk dismenore (menstruasi yang menyakitkan), menorrhagia (perdarahan yang terjadi sangat banyak dan berat), menstruasi yang tidak teratur, hingga amenore (tidak menstruasi atau berhenti menstruasi, meski sudah lewat usia puber).

 

4. Penyakit menular seksual

Perempuan sangat rentan untuk mengalami penyakit kelamin yang kebanyakan ditularkan melalui hubungan seksual tanpa kondom. Penyebaran infeksi bisa melalui darah, sperma, cairan vagina, ataupun cairan tubuh lainnya.

Ada beberapa gejala penyakit menular seksual pada wanita yang sering kali tidak disadari. Yang paling umum adalah rasa sakit saat berhubungan seks, keputihan yang tampak beda dari biasanya, hingga muncul lukanya atau benjolan di vagina namun tidak terasa sakit.

Penyakit kelamin yang paling sering menyerang wanita adalah klamidia, gonore, dan herpes. Dokter kandungan dapat mengamati setiap keganjilan yang tampak pada vagina Anda atau gejala lainnya yang timbul untuk dapat menentukan penyebab dan pengobatannya yang efektif.

The post 4 Masalah Seksual yang Bisa Didiagnosis dan Ditangani Dokter Kandungan appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2k6zCp3
via IFTTT
Tetap Aktif Bercinta di Usia Senja Bisa Melindungi Fungsi Otak Anda, Lho!

Tetap Aktif Bercinta di Usia Senja Bisa Melindungi Fungsi Otak Anda, Lho!

Kebanyakan orang yang sudah lanjut usia (lansia) cenderung tidak memikirkan tentang seks dan lebih fokus kepada masalah kesehatannya. Padahal, sebuah penelitian baru menyatakan bahwa tetap aktif berhubungan seks di usia tua mampu melindungi fungsi otak Anda. Mengapa bisa begitu? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Kemampuan otak bisa terus meningkat meski sudah memasuki usia senja

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh periset dari Coventry University di Inggris menyebutkan bahwa pria dan wanita lanjut usia yang aktif secara seksual memiliki fungsi kognitif otak yang lebih tinggi ketimbang mereka yang tidak aktif secara seksual.

Fungsi kognitif sendiri adalah kemampuan atau proses otak dalam mengolah informasi. Ini termasuk berpikir logis, menyelesaikan masalah, menilai risiko, mengingat, berkonsentrasi, menggunakan bahasa, dan memahami arah.

Untuk keperluan penelitian ini, definisi aktif secara seksual meliputi, cumbuan, masturbasi, menggesekkan alat kelamin (petting), serta penetrasi seksual.

Penelitian ini didasarkan pada studi yang diterbitkan lebih dulu, di mana dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang aktif berhubungan seksual umumnya mendapatkan skor lebih tinggi dalam tes kognitif.

Studi lain yang dirilis oleh Oregon State University juga menemukan bahwa karyawan yang sering dan rutin melakukan hubungan seksual di rumah memiliki semangat kerja yang lebih tinggi serta kepuasan kerja yang lebih besar.

Orang yang aktif berhubungan seks mendapat nilai tinggi pada tes verbal dan visual

Penelitian yang dipublikasikan di The Journals of Gerontology, Series B: Psychological and Social Sciences ini melibatkan 73 peserta berusia 50 sampai 83 tahun sebagai sampel penelitian. Peserta terdiri dari 28 pria dan 45 wanita.

Dalam penelitian ini, para peserta diminta menjawab pertanyaan yang ada di dalam kuesioner terkait kondisi kesehatan, gaya hidup, serta frekuensi berhubungan seksual dengan pasangan selama 12 bulan terakhir.

Tidak hanya itu, peserta juga mengikuti serangkaian tes untuk mengukur pola fungsi otak. Melalui tes tersebut, periset menilai fokus pada perhatian, ingatan, kefasihan berbicara (verbal), bahasa, serta kemampuan visuospatial para partisipan. Visuospatial sendiri adalah kemampuan untuk menempatkan sebuah benda, objek, atau gambar dalam sebuah tempat atau ruangan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria dan wanita yang sering dan secara teratur berhubungan intim dengan pasangan mendapatkan nilai terbaik dalam tes bidang kefasihan berbicara dan kemampuan visuospatial.

Dalam tes kefasihan berbicara, peserta diberikan satu petunjuk dalam kategori tertentu dan harus mengemukakan sebanyak mungkin kata-kata yang relevan dalam waktu yang terbatas. Misalnya, para peserta harus menyebutkan berbagai hewan yang diawali dengan huruf F dalam waktu 60 detik.

Sementara pada tes kemampuan visuospatial, peserta diperintahkan untuk membuat ulang desain gambar yang rumit dan menggambar bentuk jam. 

5 Kebiasaan Saat Seks yang Ternyata Membahayakan Vagina

Hasil penelitian ini menguatkan penelitian sebelumnya

Kesimpulan studi ini pun semakin menguatkan penelitian sebelumnya seperti yang sudah disebutkan di atas, yaitu orang tua yang aktif berhubungan seks atau melakukan aktivitas seksual memiliki skor aktif lebih tinggi pada tes kognitif daripada yang tidak aktif.

Para peneliti sepakat bahwa hal tersebut terjadi karena adanya elemen biologis yang memengaruhi aktivitas seksual dengan fungsi otak, yaitu hormon dopamin dan oksitosin.

Dopamin adalah hormon kesenangan yang dilepaskan ketika seseorang berusaha mencari aktivitas yang membuat seseorang merasa lebih baik, sementara oksitosin merupakan hormon cinta yang dilepaskan terkait hubungan percintaan dan melahirkan.

Jadi, belum tentu kalau sudah tua maka kemampuan otak Anda pasti menurun. Hal tersebut bisa dicegah dengan cara tetap aktif berhubungan seks secara teratur guna melindungi otak.

Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut dengan skala yang lebih besar untuk menguatkan bukti penelitian ini.

 

The post Tetap Aktif Bercinta di Usia Senja Bisa Melindungi Fungsi Otak Anda, Lho! appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2Bzfwxv
via IFTTT
7 Penyakit yang Tidak Bisa Dideteksi Lewat Pap Smear

7 Penyakit yang Tidak Bisa Dideteksi Lewat Pap Smear

Pap smear adalah serangkaian tes yang dilakukan untuk  mendeteksi sel-sel yang berpotensi untuk tumbuh menjadi kanker serviks. Tes ini dilakukan dengan mengambil bagian sel yang berada di sekitar permukaan leher rahim. Umumnya, wanita dianjurkan untuk melakukan pap smear secara teratur mulai usia 21 tahun. Pap smear biasanya ditujukan pada wanita yang telah menikah atau aktif secara seksual. Hal ini dikarenakan mereka yang aktif secara seksual, terlebih bagi yang sering berganti pasangan, berisiko tinggi terkena kanker atau infeksi.

Anda juga perlu tes yang lebih sering jika dinyatakan positif HIV dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena berbagai hal. Biasanya Anda dianjurkan untuk tetap melakukan pap smear meskipun memiliki hubungan dengan satu pasangan. Hal ini dikarenakan virus HPV yang menjadi penyebab kanker serviks bisa jadi ada di tubuh Anda, tapi sedang memasuki masa laten atau terselubung sehingga belum memunculkan gejala. 

Namun, tidak semua penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi dan kelamin dapat dideteksi menggunakan pap smear.
Berikut penyakit yang tidak bisa dideteksi lewat pap smear:

1. Kanker ovarium

Kanker ovarium termasuk ke dalam penyakit kanker yang jarang terjadi dibanding jenis kanker yang lain. Namun, jenis kanker ini tidak bisa Anda sepelekan karena bisa jadi Anda berisiko terkena kanker ovarium. Untuk itu, Anda bisa mengonsultasikannya pada dokter kandungan. Masalahnya adalah tidak seperti kanker serviks yang bisa dideteksi melalui sel prakanker, kanker ovarium tidak bisa dideteksi dengan cara yang sama.

Jarang sekali sel kanker ovarium bisa dideteksi dengan tes pap smear. Jika sel kanker ovarium bergerak menjauh dari ovarium Anda melalui tuba falopi dan rahim ke daerah sekitar leher rahim Anda, sel kanker ovarium dapat dikumpulkan selama tes pap smear. Namun, ini jarang terjadi. Maka pap smear bukanlah tes yang andal untuk kanker ovarium.

Sayangnya, belum ada tes untuk mendeteksi kanker ovarium. Peneliti belum menemukan alat skrining yang cukup sensitif untuk mendeteksi kanker ovarium pada tahap awal dan cukup spesifik untuk membedakan kanker ovarium dari kondisi non-kanker lainnya.

2. Klamidia

Klamidia merupakan salah satu penyakit seksual menular yang paling umum terjadi. Di Indonesia sendiri sekitar 150 ribu kasus terdeteksi tiap tahunnya. Orang yang terinfeksi klamidia umumnya tidak menunjukkan gejala awal apa pun sampai ketika memeriksakan diri ke dokter. Namun, pada wanita umumnya jika sudah terinfeksi cukup lama akan memiliki efek di antaranya cairan keputihan yang berbau, perdarahan di luar masa menstruasi, menstruasi yang sangat menyakitkan, sakit ketika berhubungan seks, hingga rasa gatal dan panas di sekitar vagina. 

Jika Anda aktif secara seksual dan berusia di bawah 25 tahun, National Chlamydia Screening Programme (NSCP) merekomendasikan Anda harus diuji klamidia setiap tahunnya, atau saat Anda berganti pasangan seksual. Ada dua cara untuk menguji chlamydia yakni menggunakan sampel urin dan mengambil selaput dari serviks. Walaupun menggunakan selaput dari serviks, klamidia tidak bisa dideteksi lewat pap smear.

Elizabeth Etkin Kramer, MD., dokter kandungan di Florida, Amerika Serikat, mengatakan bahwa serangkaian antibiotik dapat membersihkan infeksi bakteri ini. Oleh karena itu sampel yang diambil dari dalam vagina Anda yang diambil selama pemeriksaan panggul dan tes urine sangat penting untuk mendeteksi infeksi ini.

3. Gonore

Gonore termasuk ke dalam penyakit kelamin yang disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Biasanya cenderung menginfeksi daerah lembab yang hangat seperti uretra, anus, vagina, tuba falopi, serviks, uterus hingga tenggorokan. Gonore akan menunjukkan gejala awalnya setelah 14 hari terinfeksi. Namun, seperti kebanyakan penyakit seksual lainnya, gonore tidak begitu menunjukkan gejala yang terlihat. Oleh karena itu penting untuk melakukan pengujian pada gonore.

Dokter tidak menggunakan pap smear sebagai pemeriksaan gonore. Sampel sel yang dikumpulkan saat tes urine bisa membantu mengenali bakteri dalam uretra Anda. Dokter juga menggunakan tes seperti swab tenggorokan, uretra, vagina, atau rektum (dubur) Anda, untuk mendeteksi bakteri ini. 

4. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit infeksi kelamin akibat parasit protozoa yang disebut Trichomonas vaginalis. Infeksi ini tidak fatal tetapi dapat memicu komplikasi seperti ketidaksuburan dan infeksi jaringan kulit vagina (selulitis) pada wanita. Infeksi pada masa kehamilan dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan berat badan bayi lahir yang ringan.

Wanita dapat mengalami gejala umum, seperti vagina bau tak sedap atau cairan vagina berwarna hijau, cairan berbuih, rasa gatal, dan bengkak pada vagina. Gejala lain berupa rasa sakit saat berhubungan seksual atau saat buang air kecil. 

Dokter akan memeriksa vagina untuk mengambil sampel. Diagnosis akan dipastikan ketika parasit ditemukan pada sampel saat diperiksa dengan mikroskop. Diagnosis lain adalah dengan cara membiakkan parasit. Hasil dapat terlihat setelah pembiakkan berkisar 3 hingga 7 hari. Tes darah juga memungkinkan untuk mendiagnosis parasit.

pap smear dan tes iva deteksi kanker serviks

5. Sipilis (raja singa)

Sipilis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri yang dapat menginfeksi kulit, mulut, alat kelamin, serta sistem saraf. Sipilis dikenal juga dengan nama raja singa. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Infeksi biasanya terjadi karena adanya kontak seksual. Dalam kasus yang sangat jarang ditemukan, bakteri bisa melewati celah atau luka pada kulit setelah menyentuh orang yang terinfeksi sipilis. 

Dokter dapat memperkuat diagnosis berdasarkan riwayat kesehatan dan pemeriksaan tubuh pasien dengan memperhatikan organ seks, mulut, dan anus. Jika terdapat tanda penyakit sekecil apa pun, sebentuk kecil irisan jaringan atau cairan penyakit akan segera diteliti untuk mengetahui jenis bakteri menggunakan mikroskop lapang gelap (dark-field microscope).

Sebuah tes darah, dikenal sebagai VDRL, dilakukan untuk menentukan apakah terdapat antibodi (zat yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi dari bakteri Treponema pallidum) dalam darah. Tidak sampai di situ, dokter juga akan menguji pasangan seksual Anda.

6. Herpes genital

Herpes genital adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV). Biasanya ditandai dengan bentol-bentol berair pada alat kelamin, anus, atau mulut. Herpes genital dapat menyebar melalui sentuhan, namun lebih sering menyebar melalui hubungan seksual. Orang dengan herpes kelamin didiagnosis dengan beberapa tes, yaitu:

  • Pemeriksaan kultur virus. Pemeriksaan ini menggunakan sampel dari ulkus di kulit atau sariawan untuk mengkonfirmasi adanya virus herpes.
  • Tes Polymerase chain reaction (PCR). Tes ini memeriksa DNA Anda dari sampel darah untuk memastikan adanya HSV dan menentukan tipenya.
  • Pemeriksaan darah. Tes ini untuk memeriksa antibodi HSV, yang mendeteksi adanya infeksi virus herpes sebelumnya.

Karena itu, deteksi atau diagnosis herpes dengan pap smear tidak dibenarkan.

7. Polycystic ovary syndrome (PCOS)

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah kelainan hormonal yang umum terjadi pada wanita di usia subur. Wanita dengan PCOS mungkin menstruasinya tidak teratur atau berkepanjangan atau memiliki kadar hormon laki-laki (androgen) yang berlebihan.

Penyebab pasti PCOS tidak diketahui. Diagnosis dan pengobatan dini bersamaan dengan penurunan berat badan dapat mengurangi risiko komplikasi jangka panjang seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Deteksi PCOS dilakukan dengan melakukan ultrasound (USG). Dari situ, dokter akan memeriksa apakah ovulasi Anda normal berdasarkan pengamatan. Karena itu, pap smear tidak bisa mendeteksi penyakit PCOS. 

Satu hal yang penting diingat. Meski tidak semua penyakit bisa dideteksi dengan pap smear, melakukan pap smear sangat penting sebagai deteksi dini kanker serviks agar tidak menyesal di kemudian hari.

The post 7 Penyakit yang Tidak Bisa Dideteksi Lewat Pap Smear appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2yLa31s
via IFTTT
8 Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan Seputar Vaksin HPV

8 Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan Seputar Vaksin HPV

Vaksin HPV adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah kanker serviks, sehingga semua orang baik wanita maupun pria, dewasa dan anak-anak, perlu mendapatkan vaksinasi ini. Namun, informasi seputar vaksin HPV masih belum diketahui banyak orang. Simak penjelasan di bawah ini untuk menjawab semua pertanyaan Anda tentang vaksin HPV.

Apakah vaksin HPV aman dilakukan?

Dalam uji klinis dan pembuktian setelah digunakan di dunia nyata, vaksin HPV dinilai sangat aman. Lebih dari 205 juta dosis vaksin sudah terdistribusi di seluruh dunia), sejak disetujui pada tahun 2006 oleh Food and Drug Administration Amerika Serikat.

Organisasi kesehatan internasional terkemuka di seluruh dunia termasuk World Health Organization (WHO), US Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Health Canada, European Medicines Agency (EMEA), Australia Therapeutic Goods Administration (TGA) dan yang lainnya juga terus merekomendasikan penggunaan Vaksin HPV.

WHO GACVS telah mengumpulkan data surveillance pasca-pemasaran dari Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan dari perusahaan manufaktur. Data tersebut dikumpulkan dari tahun 2006 sejak pertama kali diluncurkannya vaksin HPV sampai tahun 2014. GACVS menyatakan tidak menemukan isu keamanan yang dapat mengubah rekomendasi vaksinasi HPV. Profil keamanan vaksin HPV (baik bivalent maupun quadrivalent) dinyatakan aman.

US CDC juga telah menyatakan bahwa pemantauan keamanan pasca-lisensi dari Juni 2006 hingga Maret 2013 menunjukkan bahwa tidak ada masalah keamanan baru terhadap vaksin HPV.

Hasil dari studi review terbesar vaksin HPV quadrivalent dari tahun 2006-2015 pun tidak menemukan adanya bukti mengenai efek samping serius, baik jangka pendek maupun jangka panjang karena vaksin.

Kapan waktu yang tepat melakukan vaksin HPV?

Seperti yang direkomendasikan oleh CDC, baik pria maupun wanita dapat  mendapatkan vaksin HPV mulai usia usia 9 tahun. Untuk anak perempuan dan laki-laki usia 9 sampai 13 atau 14 tahun, pemberian vaksin HPV dilakukan sebanyak 2 kali. Untuk wanita dan pria dewasa, pemberian vaksin dilakukan 3 kali.  Vaksin ini dianjurkan untuk diberikan kepada wanita hingga usia 55 tahun.

Mengapa penting melakukan vaksin HPV?

Semakin dini usia Anda saat mendapatkan vaksin HPV maka semakin baik. Karena, penelitian menunjukkan bahwa respon kekebalan akan lebih kuat jika vaksin diberikan pada usia muda. Tingkat efektivitas kerja vaksin ini akan semakin tinggi.

Vaksinasi yang diberikan pada remaja putri pada saat berusia 9–13 tahun dinilai paling efektif meskipun belum melakukan hubungan seksual.  Rentang usia ini dinilai efektif karena pada masa inilah tubuh memberikan proteksi respon imun yang lebih baik dibanding usia di atasnya.

Dengan mendapatkan vaksin ini, selain melindungi diri dari strain virus HPV yang menyebabkan penyakit kutil kelamin, laki-laki juga dapat menurunkan risiko penularan strain virus HPV penyebab kanker serviks pada pasangan seksualnya di kemudian hari. Jika Anda belum mendapatkan vaksin HPV, segeralah lakukan vaksinasi. Semakin cepat akan lebih baik.

Vaksin ini akan memberikan perlindungan yang tahan lama. Centers for Disease Control and Prevention menunjukkan bahwa setidaknya vaksin ini akan bertahan selama 10 tahun. Hal ini dibuktikan dengan melakukan penelitian kepada orang yang sudah melakukan vaksin HPV, dan diamati selama 10 tahun, efektivitasnya masih terbukti baik.

Bagaimana manfaat vaksin HPV dibandingkan dengan risikonya?

Vaksinasi HPV dianjurkan karena manfaatnya, seperti mencegah kanker, jauh lebih besar daripada risiko efek sampingnya. Keputusan kesehatan adalah hal yang pribadi, dan setiap orang harus membuat pilihan yang tepat bagi mereka dan keluarga mereka. Penting untuk diingat bahwa memilih untuk tidak melakukan vaksinasi, tidak akan membebaskan Anda dari risiko. Vaksin HPV mencegah penyakit kanker serviks dan penyakit  lainnya pada pria dan wanita.

Apakah vaksinasi HPV bisa menyebabkan masalah kesehatan serius?

Kebanyakan laporan efek samping menurut laporan VAERS di Amerika Serikat (Vaccine Adverse Event Reporting System) adalah ringan dan tidak membahayakan. Keluhan seperti pusing, mual, demam dan kemerahan, sakit s di bagian tubuh tempat vaksin disuntikkan telah dilaporkan.

CDC juga menganjurkan untuk melakukan pengamatan selama kurang lebih 15 menit setelah vaksinasi untuk mencegah kemungkinan terjadinya syncope (kondisi pingsan sesaat) yang mungkin dialami oleh pasien. Kondisi syncope ini bersifat sementara dan tidak membahayakan. Syncope ini dihubungkan dengan reaksi ketakutan atau panik yang bisa terjadi pada subjek yang menerima suntikan, baik vaksin maupun obat lainnya (tidak hanya spesifik karena vaksin HPV)

Apakah vaksin HPV memengaruhi kesuburan wanita?

CDC menyadari perhatian publik tentang keamanan vaksin HPV. Sejak 2006, pemantauan dan penelitian vaksin HPV yang terus dilakukan oleh CDC, FDA dan organisasi kesehatan lainnya, telah mengonfirmasi bahwa vaksin ini memiliki catatan keamanan yang sangat baik tanpa bukti bahwa hal itu menyebabkan masalah reproduksi pada wanita.

Apakah vaksin HPV aman untuk ibu hamil?

Walaupun vaksin HPV merupakan VLP (Virus Like Particle) yang merupakan vaksin inaktif dan tidak mengandung DNA virus, namun vaksin HPV tidak dianjurkan untuk ibu hamil.

Jika sesorang diketahui hamil setelah menerima suntikan pertama vaksin HPV, maka dianjurkan untuk menunda pemberian suntikan berikutnya hingga ibu tersebut melahirkan. Seorang ibu yang tidak mengetahui dirinya hamil saat mendapatkan vaksin HPV, dapat melanjutkan kehamilan nya tanpa perlu melakukan tindakan pengawasan lebih lanjut pada janin-nya Sebagai tambahan, vaksin HPV quadrivalent dapat diberikan pada ibu menyusui.

Siapakah yang disarankan tidak mendapatkan vaksin HPV?

Selain ibu hamil, vaksin HPV juga tidak boleh diberikan jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap komponen-komponen yang ada dalam vaksin ini (seperti lateks atau ragi). Jika Anda sedang menderita sakit sedang maupun berat, pemberian vaksin ini sebaiknya ditunda sampai Anda sehat benar. Sangat penting untuk berdiskusi dengan dokter mengenai kondisi kesehatan Anda sebelum menggunakan vaksin ini.

The post 8 Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan Seputar Vaksin HPV appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2kDY7JM
via IFTTT
Wajah Anda Tampak Lebih Tua Daripada Teman Sebaya? Dua Kebiasaan Ini Penyebabnya

Wajah Anda Tampak Lebih Tua Daripada Teman Sebaya? Dua Kebiasaan Ini Penyebabnya

Mungkin Anda sudah tahu bahwa kebiasaan minum alkohol dan merokok dapat merusak kesehatan. Merokok dan minum miras dapat menyebabkan sirosis, perlemakan hati, kanker paru dan penyakit lainnya. Namun jika konsekuensi ini tidak juga menghentikan kebiasaan buruk Anda, mungkin efek yang satu ini bisa: membuat wajah Anda tampak menua beberapa tahun dari usia Anda yang sebenarnya.

Bagaimana kebiasaan minum alkohol dan merokok bikin Anda cepat tua?

Kebiasaan merokok jangka panjang lama-lama menyebabkan kulit tampak berwarna keabuan dan munculnya garis-garis halus di sekitar mata dan mulut. Meskipun awal kerusakan kulit akibat merokok sulit untuk dilihat, efeknya akan terjadi setelah 10 tahun kemudian.

Nikotin dalam rokok menyebabkan pembuluh darah di lapisan kulit terluar menyempit, sehingga aliran darah di bawah kulit jadi tidak lancar. Kulit yang tidak mendapat cukup nutrisi dan oksigen (yang dibawa oleh darah) akan cepat rusak dan kering. Selain itu, bahan kimia yang dikeluarkan melalui asap rokok juga merusak kolagen dan elastin, yaitu serat yang menjaga kelembapan dan kekenyalan alami kulit. Akibatnya, kulit mulai merosot dan lebih cepat berkerut.

Begitu juga dengan minuman beralkohol. Miras sejatinya adalah racun bagi tubuh. Ketika Anda minum minuman keras, hati akan bekerja keras untuk membilas segala racun yang ada dalam tubuh. Namun ketika kadar alkohol dalam hati sudah di luar batas wajar, racun tidak dapat dipecah dan dibuang dengan baik. Akibatnya, racun ini dapat memengaruhi kesehatan kulit — muncul jerawat, keriput, kulit kering, flek dan noda hitam, terbentuknya kantung mata, dan membuat warna kulit berubah kuning (gejala jaundice atau penyakit kuning). Terlebih, alkohol juga dapat menyebabkan dehidrasi dan kurang tidur. Dua hal ini menjadi faktor risiko penting yang dapat mempercepat penuaan kulit.

Dilansir dari Men’s Health, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Epidemiologi & Community Health menyimpulkan bahwa selain membuat Anda tampak menua, kebiasaan minum alkohol dan merokok dapat benar-benar mengubah karakterisik fisik wajah Anda. Dua kebiasaan buruk ini dilaporkan dapat meningkatkan risiko pembentukan lipatan pada daun telinga dan cincin keabuan di sekitar retina mata. Pria yang merokok juga dua kali lipat berisiko mengembangkan tumpukan plak kekuningan pada kelopak mata.

 

Jadi, masih ingin minum alkohol dan merokok?

The post Wajah Anda Tampak Lebih Tua Daripada Teman Sebaya? Dua Kebiasaan Ini Penyebabnya appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2AJfJdX
via IFTTT
Apakah Benjolan Kanker Bisa Membesar Jika Dipijat?

Apakah Benjolan Kanker Bisa Membesar Jika Dipijat?

Benjolan kanker bisa bersifat jinak (tumor) atau ganas. Nah, tumor ini akan berubah menjadi masalah bila semakin tumbuh membesar, menimbulkan rasa sakit, dan menyebar ke organ lain. Sudah banyak yang mengeluh bahwa benjolan kanker semakin membesar setelah terlalu sering dipencet atau dipijat. Apakah betul begitu atau hanya perasaan Anda saja? Berikut ulasan lengkapnya. 

Kenali dulu cara pembesaran tumor atau kanker

Benjolan (tumor) bisa membesar karena proses penggandaan sel. Awalnya, sel kanker tumbuh di jaringan tertentu yang menjadi tempat awal berkembangnya, misalnya pada lapisan kandung kemih atau saluran payudara. Sel kanker ini akan tumbuh dan membelah diri untuk menciptakan lebih banyak sel yang kemudian menjadi tumor.

Nah, jika tumor ini membesar dengan cepat, maka dapat dikatakan proses penggandaan selnya berlangsung dengan cepat pula. Karena itu, benjolan tersebut bisa dikatakan sebagai tumor ganas, alias kanker.

Apakah benjolan kanker bisa semakin besar dan menyebar jika dipijat?

Terkadang, sel kanker bisa saja pecah dari massa kanker melalui beberapa cara. Misalnya karena operasi, peremasan, pemijatan, atau trauma. Namun, hingga saat ini belum ada penelitian yang mengatakan pemijatan pada area benjolan bisa membuat benjolan tersebut membesar atau menyebar.

Kemungkinan ini bisa dilihat pada dampak pemijatan terhadap tiga fase utama pada penyebaran kanker dalam tubuh.

1. Sel menyebar keluar dari tumor primer

Masuknya sel kanker ke aliran darah dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya melalui proses tekanan yang mendorong sejumlah sel untuk masuk ke sirkulasi darah. Bila Anda memijat benjolan yang diperkirakan menjadi tumor maka akan menimbulkan trauma pada tumor. Sebab, tekanan yang ditimbulkan akan ‘memaksa’ sel kanker untuk keluar dari tumor primernya dan masuk ke dalam sirkulasi darah dan saluran getah bening.

Bila dilakukan pemijatan yang cukup sering, terutama untuk tumor, maka kemungkinan bisa berisiko untuk memecah sel kanker yang ada. Semakin dekat kanker dengan permukaan kulit, maka semakin besar risikonya untuk menyebar bila dilakukan pemijatan.

2. Sirkulasi di aliran darah atau saluran getah bening

Hingga saat ini, penelitian terus membantah mitos bahwa pemijatan menyebabkan penyebaran sel kanker melalui sistem aliran darah dan saluran getah bening. Seandainya benar stimulasi tekanan dapat mendorong perkembangan sel kanker di aliran darah, maka aktivitas lainnya seperti olahraga, aktivitas seksual, dan aktivitas sehari-hari lainnya juga akan memberikan risiko yang sama.

Sebaliknya, aktivitas olahraga atau perawatan pijat justru memiliki efek yang baik untuk pasien kanker. Sebab, ini bermanfaat untuk menimbulkan sensasi rileks, penurunan ketegangan otot, dan mengurangi tekanan psikologis yang dirasakan oleh pasien kanker.

3. Implantasi sel kanker pada organ lain

Sel kanker yang sudah menyebar bisa mencapai jaringan kapiler dan menyebar ke organ lainnya. Lantas, apakah terapi pemijatan bisa meningkatkan penyebaran tersebut? Nah, sejauh ini belum ada penelitian yang membuktikan atau membantah hal tersebut.

Namun, pemijatan yang tidak dilakukan dengan benar dikhawatirkan dapat menyebabkan lebih banyak sel kanker yang masuk ke pembuluh darah dan meningkatkan kemungkinan implantasi atau penempelan sel kanker pada organ lain.

Tidak sembarang teknik pemijatan bisa dilakukan pada benjolan kanker

Singkatnya, memang ada kekhawatiran terhadap perkembangan tumor bila terdapat kontak fisik atau rangsangan pada area benjolan atau tumor, terutama bila benjolan atau tumor tersebut mendekati permukaan kulit.

Oleh karena itu, Anda tidak bisa mengandalkan cara alternatif untuk mengobati kanker Anda, apalagi bila dilakukan teknik pemijatan di area benjolan. Sebab, salah-salah langkah saja bisa menimbulkan risiko yang lebih besar terhadap benjolan atau tumor yang ada.

Baru-baru ini, pemijatan dilaporkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien kanker. Ini disebabkan terapi pijat bisa menimbulkan efek rileks, memancing aura positif, mengurangi rasa sakit dan depresi yang ditimbulkan.

Namun, tentunya tidak sembarang pemijatan yang bisa dilakukan. Pemijatan pun sebaiknya tidak dilakukan pada area yang terdapat benjolan atau tumor untuk menghindari ketidaknyamanan atau tekanan pada area yang terkena.

Meskipun Anda menginginkan pijat dan di tubuh Anda ada benjolan, baiknya Anda konsultasikan dulu pada dokter untuk menghindari risiko yang terjadi pada benjolan Anda.

The post Apakah Benjolan Kanker Bisa Membesar Jika Dipijat? appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2CrO7KH
via IFTTT
Kenapa Karyawan Wajib Cuti Sakit Bila Sedang Kena Flu?

Kenapa Karyawan Wajib Cuti Sakit Bila Sedang Kena Flu?

Hidung gatal dan tenggorokan terasa sakit bisa terjadi ketika Anda bangun dari tidur. Kemudian di kantor kondisi tubuh Anda sama sekali tidak membaik. Ini bisa jadi pertanda bahwa Anda akan terserang flu. Mungkin sebagian dari Anda bingung, untuk mengambil cuti sakit atau tetap melanjutkan kerja. Manakah yang harus sebaiknya Anda pilih? Simak ulasannya berikut ini.

Ketika terserang flu, kapan harus minta cuti sakit?

Dilansir dari New York Times, dr. Pritish K. Tosh, seorang dokter di Mayo Clinic bagian Rochester, menjelaskan bahwa seorang pekerja yang terkena flu harus menggunakan hari cutinya untuk beristirahat. Namun, kebanyakan orang tidak memedulikan hal tersebut. “Bila keadaan mereka semakin memburuk, lebih baik mereka beristirahat di rumah,” jelasnya.

Untuk itu, bila Anda mengalami gejala-gejala flu, ketika Anda mengalami demam pada malam harinya, segera izin cuti sakit untuk sementara waktu. Ini lebih baik daripada memaksakan diri Anda untuk bekerja.

Mengapa harus meminta cuti akibat terserang flu?

1. Flu sangat mudah menular

Flu mungkin dianggap enteng oleh sebagian orang. Namun, flu itu mudah sekali menular ke orang-orang di sekeliling Anda. Apalagi bila sepanjang hari Anda berada di dalam ruangan kantor yang sama, tertutup, dan udaranya cukup kering atau dingin. Virus akan semakin mudah menular.

Tentu Anda tidak ingin bila teman sekantor Anda juga terkena flu, bukan? Lingkungan kerja harus terus produktif dengan karyawannya yang sehat. Bila Anda tidak ingin merusak atau menularkan flu Anda kepada orang lain, inilah alasan mengapa Anda harus minta cuti sakit dari pekerjaan jika terserang flu.

Flu yang mempunyai risiko tinggi untuk menular adalah ketika penderitanya mengalami demam.  Setelahnya, gejala batuk dan bersin akan muncul. Inilah cara flu menular dari satu orang ke tubuh yang lain. Bukan hanya melalui udara yang terkontaminasi, flu juga menular melalui sentuhan tangan. Bila penderitanya bersin atau batuk, tangan penderitanya akan refleks menutup mulut dan hidung sehingga virus pindah ke tangan. Dari tangan, virus akan lantas menyebar melalui kenop pintu yang dipegang secara bergantian, tombol lift, dan masih banyak lagi.

2. Flu bisa berkembang menjadi infeksi serius

Jangan meremehkan virus flu. Pasalnya, pada orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah, flu bisa berkembang menjadi penyakit serius. Misalnya pneumonia (infeksi paru). Orang dengan kondisi kesehatan tertentu seperti asma dan gangguan pernapasan lainnya pun lebih rentan mengalami komplikasi serius akibat virus flu yang Anda tularkan apabila Anda memaksakan diri untuk tetap ke kantor pada saat terserang flu.

3. Anda butuh istirahat agar cepat pulih

Ketika sedang terserang flu, tubuh Anda membutuhkan banyak energi untuk menyerang virus dan memulihkan diri dari dalam tubuh Anda sendiri. Bila Anda tidak istirahat dan energi Anda terpakai untuk bekerja, mengemudikan kendaraan ke kantor, dan lain-lain, tubuh akan semakin kesulitan membasmi virus yang menginfeksi Anda.

sakit flu dialami laki-laki lebih parah

Apa yang harus saya lakukan ketika terserang flu?

Istirahat merupakan bagian terpenting untuk mengatasi penyakit apapun. Bila flu disertai muntah dan diare sebaiknya segera hubungi dokter. Biasanya dokter akan merekomendasikan Anda untuk beristirahat selama 1 hari penuh dan mengonsumsi obat-obatan hingga demam Anda turun.

Berapa lama saya harus beristirahat?

Dikutip dari WebMD, kepulihan Anda dari flu bergantung pada kesehatan tubuh Anda. Secara umum, orang terserang flu dalam 7 sampai 10 hari. Gejala flu, termasuk demam, akan hilang pada hari kelima. Namun, batuk, bersin, dan lemas mungkin akan benar-benar pulih lebih dari itu, bisa mencapai 1 atau 2 minggu kemudian.

Anda dapat berisitirahat beberapa hari, intinya sampai Anda bisa beraktivitas kembali seperti biasa.

Yang perlu diperhatikan:

Sudah dijelaskan bahwa flu akan benar-benar hilang dan tubuh Anda akan benar-benar pulih setelah 1 sampai 2 minggu. Jadi, beberapa hal berikut bisa Anda lakukan ketika Anda kembali bekerja untuk mengurangi penyebaran virus dari flu yang Anda rasakan, seperti:

  • Pakai masker. Hal ini mengurangi terpaparnya virus ketika Anda batuk, bersin, maupun berbicara kepada orang lain.
  • Bila Anda akan batuk atau bersin, pastikan untuk menutupnya dengan siku, bukan dengan telapak tangan.
  • Hindari berjabat tangan dengan orang lain.
  • Gunakan hand sanitizer setiap Anda habis batuk atau bersin.
  • Kurangi interaksi dengan orang lain untuk sementara.
  • Minum obat yang diresepkan dokter sesuai anjuran.

The post Kenapa Karyawan Wajib Cuti Sakit Bila Sedang Kena Flu? appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2k5P9W7
via IFTTT
4 Hal yang Menyebabkan Anda Bersin-bersin Terus, Padahal Tidak Sedang Flu

4 Hal yang Menyebabkan Anda Bersin-bersin Terus, Padahal Tidak Sedang Flu

Hidung gatal, berair, dan bersin-bersin terus biasanya tanda Anda sedang flu. Akan tetapi, kenapa masih saja sering bersin meski badan sedang fit?

Apa penyebab bersin?

Bersin adalah bentuk pertahanan tubuh terhadap benda asing yang masuk ke dalam hidung.

Selain oksigen, udara di sekitar juga mengandung partikel asing seperti debu, polusi, alergen, hingga bakteri dan virus. Hidung berfungsi sebagai pengatur lalu lintas, di mana rambut-rambut kecil yang ada di dalamnya akan menyaring segala macam benda asing dan memerangkapnya bersama lendir. Setelahnya, rambut-rambut halus ini akan mengirimkan sinyal ke otak untuk memicu sensasi gatal. Kemudian, terjadilah bersin untuk mengeluarkan benda asing tersebut dan membersihkan diri.

Bersin juga bisa terjadi akibat sistem kekebalan tubuh yang merespon adanya zat-zat lain yang tertelan melalui mulut.

Sering bersin, padahal sedang tidak flu. Kenapa ya?

1. Reaksi alergi

Jika Anda memang sedang tidak flu tapi belakangan ini sering bersin, mungkin ini disebabkan oleh reaksi alergi. Pemicu alergi yang paling sering menyebabkan bersin-bersin adalah bulu binatang, alergi makanan (kacang, kerang, ikan, telur, susu), hingga alergi debu dan tungau.

2. Baru keluar dari ruangan ber-AC

Ini memang aneh, tapi perubahan suhu drastis benar-benar dapat menyebabkan Anda jadi sering bersin. Ketika Anda keluar dari tempat ber-AC ke ruangan yang lebih hangat, tak sampai semeter beranjak mungkin Anda akan bersin-bersin.

Hal ini terjadi karena hidung masih beradaptasi dengan udara di lingkungan yang baru. Hidung pada dasarnya bekerja untuk melembapkan udara kering yang seharian kita hirup di ruangan ber-AC demi paru-paru dan tenggorokan. Dua organ ini tidak mentolerir udara kering dengan baik.

Begitu berpindah ke tempat yang lebih lembap, misalnya di luar ruangan, bersin akan muncul sebagai upaya hidung menyesuaikan diri dengan suhu yang baru agar tenggorokan dan paru-paru terjaga kelembapannya. Biasanya bersin akan hilang setelah satu atau dua menit kemudian.

3. Menghirup asap rokok

Berada di sekitar asap rokok juga bisa membuat Anda sering bersin. Asap rokok mengandung ribuan bahan kimia yang dapat mengiritasi hidung, mata, bahkan paru-paru. Bukan hanya bersin, sebagian orang yang sensitif terhadap asap rokok biasanya juga bisa mulai batuk-batuk.

4. Mencium bau rempah atau makanan

Bersin seringkali terjadi ketika Anda mencium bau bumbu dapur atau ketika membuka kemasan bumbu, terutama lada. Lada bisa menyebabkan Anda sering bersin jika  akan membuat Anda bersin bila serbuknya terhirup oleh hidung.

Tips mencegah sering bersin

Selain menjaga kesehatan tubuh agar tidak terkena flu, beberapa tips berikut juga bisa membantu Anda untuk mencegah bersin-bersin saat sedafng tidak flu.

  • Menjaga kebersihan rumah dari debu dan tungau. Rajin-rajinlah membersihkan rumah, baik itu dengan penyedot debu atau menggunakan lap basah. Jangan lupa gunakan masker saat membersihkan rumah. Mengurangi penggunaan karpet juga bisa mengurangi tungau berkembang biak di rumah Anda.
  • Bila Anda alergi terhadap bulu binatang, sebaiknya hindari untuk memelihara binatang yang memiliki bulu. Anda bisa beralih dengan memelihara hewan air, seperti ikan atau kura-kura.
  • Gunakan masker ketika Anda berpergian keluar. Masker akan menghalangi Anda dari asap kendaraan dan juga asap rokok. Bila berada di sekitar perokok maka langkah terbaik adalah menjauhi diri dari lingkungan tersebut.
  • Bila bersin akibat rempah-rempah, pastikan untuk membuka kemasan makanan atau bumbu menggunakan gunting dan jauhkan wajah Anda saat membukanya. Untuk alergi terhadap makanan, Anda akan tahu makanan apa yang  membuat Anda alergi setelah mengeceknya ke dokter. Dokter akan memberikan saran kepada Anda supaya alergi dan bersin bisa Anda atasi.

The post 4 Hal yang Menyebabkan Anda Bersin-bersin Terus, Padahal Tidak Sedang Flu appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2B1vVeE
via IFTTT

Sabtu, 16 Desember 2017

3 Gangguan Kesehatan yang Bikin Anda Sendawa Terus-terusan

3 Gangguan Kesehatan yang Bikin Anda Sendawa Terus-terusan

Sendawa biasanya terjadi setelah Anda makan atau minum terlalu cepat, atau sambil mengobrol, sehingga lambung ikut terisi oleh udara yang masuk ke mulut. Ini merupakan reaksi normal dan wajar terjadi pada siapapun. Namun biasanya, sendawa hanyalah sementara. Jika Anda justru jadi sendawa terus padahal tidak habis makan, ini mungkin pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres pada tubuh Anda.

Masalah kesehatan yang bisa menyebabkan Anda sendawa terus tanpa henti

Bhavesh Shah, MD, direktur medis gastroenterologi di Long Beach Memorial Medical Center California memaparkan bahwa jika sendawa terus berlanjut dalam jangka waktu lama dan bahkan memburuk, tandanya Anda perlu pergi ke dokter.

Ada sejumlah kondisi serius yang bisa menyebabkan Anda sering sendawa. Beberapa di antaranya ialah:

1. Refluks asam lambung (GERD)

Refluks asam lambung atau juga dikenal sebagai refluks gastroesofagus (GERD) adalah aliran balik asam lambung, atau naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Lambung bertugas memecah makanan yang masuk agar dapat diserap tubuh. Untuk memudahkan tugasnya ini, lambung memproduksi asam dan enzim. Jadi, asam memang sengaja dihasilkan oleh lambung. Tetapi jika jumlah asam yang dihasilkan terlalu banyak, maka ini dapat menyebabkan masalah lambung, seperti refluks asam lambung. Jika Anda sudah sangat sering mengalami refluks asam lambung, setidaknya lebih dari dua kali per minggu, maka refluks asam lambung sudah berkembang menjadi GERD.

GERD ditandai dengan sensasi panas terbakar di ulu hati, perut kembung dan perih mulas, serta sering sendawa.  Makanan tertentu, obat-obatan, dan zat lainnya dapat memperparah GERD, termasuk kopi, soda, alkohol, serta saus tomat.

2. Infeksi H. pylori

Bakteri Heliobacter pylori atau disingkat H. pylori adalah penyebab utama dari tukak lambung. Bakteri ini hidup di lapisan lendir saluran pencernaan, sehingga menyebabkan peradangan dan luka iritas pada lambung dan usus halus.

Infeksi ini menyebabkan mual, perut terasa sakit dan perih, begah, berat badan turun drastis, kehilangan nafsu makan, sulit menelan, serta sering bersendawa. Infeksi H. pylori juga dapat menyebabkan gastritis dan kanker lambung.

Kasus infeksi yang ringan dapat didiagnosis lewat tes darah, napas atau tinja, dan ditangani lewat pemberian resep antibiotik untuk meredakan gejalanya.

3. Hernia hiatal

Hernia hiatal adalah kondisi di mana bagian atas lambung menonjol hingga ke bagian pembukaan diafragma. Diafragma adalah dinding otot yang memisahkan lambung dengan dada. Diafragma membantu agar asam tidak naik ke kerongkongan. Ketika Anda memiliki hernia hiatal, asam lebih mudah naik. Gejala hernia hiatal meliputi rasa panas dalam perut, sakit di dada, dan sendawa terus tanpa henti.

Penyakit ini sering disebabkan oleh adanya tekanan yang intens di sekeliling otot perut, seperti batuk yang kencang, refleks muntah, ngeden selama buang air besar, dan saat Anda mengangkat benda berat. Hernia hiatal lebih umum terjadi pada wanita, orang yang kelebihan berat badan, dan orang-orang yang berusia lebih dari 50 tahun.

4. Penyebab lainnya

Produksi gas berlebihan menyebabkan perut kembung sehingga dapat menimbulkan sendawa untuk melegakannya. Ada beberapa penyakit yang menyebabkan tubuh Anda memproduksi gas berlebih, seperti pankreatitis kronis atau penyakit celiac. Hal ini disebabkan oleh pencernaan atau penyerapan gula serta polisakarida yang buruk akibat dua kondisi tersebut.

Jika Anda masih sendawa terus tanpa penyebab yang jelas, segeralah konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis tepat dan langkah pengobatannya. Deteksi dini juga dapat menghindarkan Anda dari komplikasi berbahaya yang mungkin mengintai.

The post 3 Gangguan Kesehatan yang Bikin Anda Sendawa Terus-terusan appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2oseAG3
via IFTTT
Kenapa Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi?

Kenapa Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi?

Pernahkah Anda merasa jantung berdebar setelah minum kopi? National Institutes of Health mendefinisikan jantung berdebar-debar atau palpitasi jantung sebagai sensasi detak jantung yang berlangsung lebih cepat dari biasanya. Ketika ini terjadi, jantung memompa darah dan hanya mengalami ketidakteraturan sesaat. Ternyata kopi menjadi salah satu penyebab jantung berdebar lebih cepat dari biasanya.

Mengapa jantung berdebar setelah minum kopi?

Kopi mengandung kafein, yang merupakan stimulan alami bagi tubuh. Saat Anda minum kafein, sistem saraf pusat dirangsang. Hal ini menyebabkan gejala seperti meningkatnya kewaspadaan, sakit kepala, gugup, jantung berdebar-debar, dan pusing.

Setiap orang bereaksi terhadap kafein dengan cara yang berbeda. Beberapa orang tidak mengalami gejala apapun ketika mengonsumsi kafein, tetapi tidak sedikit orang yang mengalami efek samping setelah mengonsumsi kafein.

Kondisi ini bisa bergantung pada seberapa sering dan seberapa banyak Anda biasa mengonsumsi kafein. Jika Anda tidak terbiasa meminum kopi, maka Anda cenderung mengalami palpitasi jantung. Atau mungkin tubuh Anda memang lebih sensitif terhadap kafein yang memicu reaksi jantung berdebar setelah minum kopi.

Kafein menyebabkan palpitasi jantung karena merangsang sistem saraf pusat Anda. American Heart Association mengatakan, meski jantung Anda memiliki ritme yang teratur, tapi rangsangan saraf bisa mengubah ritme tersebut.

minum kopi masih ngantuk

Berapa cangkir kopi yang masih aman dikonsumsi?

Meskipun kafein dapat membuat jantung Anda berdetak lebih cepat, pada dasarnya hal ini tidak membahayakan kesehatan. Dilansir dari Livestrong, sekitar 80 cangkir kopi per hari merupakan dosis kafein yang mematikan. Itu artinya, ketika Anda mengonsumsi kopi secukupnya maka kopi bukanlah hal yang membahayakan meskipun menimbulkan palpitasi jantung.

Menurut Dr. Arthur Klatsky, ahli jantung di Amerika Serikat, menyatakan bahwa meminum satu sampai tiga cangkir kopi sehari juga memiliki efek pencegahan pada beberapa penyakit. Penelitian yang dilakukannya juga menunjukkan bahwa kopi tidak memiliki efek perlindungan pada jantung, tetapi juga tidak menimbulkan efek yang berbahaya.

The American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa kebanyakan orang mampu menolerir jumlah kafein dalam jumlah sedang tanpa efek samping yang membahayakan. Sekitar 200 sampai 300 miligram kafein, yang setara dengan dua sampai empat cangkir kopi per hari umumnya masih dianggap normal. Lebih dari jumlah ini bisa merangsang suatu reaksi tertentu, termasuk salah satunya jantung berdebar-debar.

Sebuah studi yang dilakukan organisasi kesehatan di Amerika terhadap 130.054 orang dewasa menguji efek minum kopi dan kemungkinannya untuk mengalami detak jantung tidak teratur. Studi tersebut menemukan bahwa mereka yang minum kopi empat gelas atau lebih setiap harinya memiliki peluang 18 persen lebih tinggi untuk mengalami detak jantung yang tidak teratur daripada mereka yang sama sekali tidak minum kopi.

Efek stimulan pada kopi dapat menyebabkan Anda mengalami kesulitan tidur atau mengganggu perut yang dapat memengaruhi kesehatan Anda. Jika Anda memiliki kondisi masalah pada jantung, konsultasikan pada dokter berapa gelas kopi yang aman bagi Anda.

Keuntungan minum kopi

Menurut Harvard School of Public Health, meskipun kopi dapat memiliki efek stimulan pada jantung dan tubuh Anda, minum kopi dapat menawarkan berbagai manfaat. Manfaat yang didapat dari mengonsumsi kopi di antaranya menurunkan risiko diabetes, kanker usus besar, dan batu empedu. Kopi juga memiliki efek perlindungan terhadap penyakit hati dan penyakit Parkinson.

The post Kenapa Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi? appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2k6n6pu
via IFTTT
Kapan Anak Dikatakan Terlambat Berjalan?

Kapan Anak Dikatakan Terlambat Berjalan?

Perkembangan tiap anak tentu berbeda-beda tahapannya, termasuk tahapan berjalan. Ada anak yang mungkin sudah bisa berjalan di usia kurang dari satu tahun, sedangkan anak lainnya baru bisa berjalan di usia lebih dari satu tahun. Hal ini tentu normal terjadi. Namun, sebenarnya kapan sih bisa dikatakan anak terlambat berjalan?

Kapan seharusnya anak mulai belajar berjalan?

Berjalan merupakan sebuah proses perkembangan penting pada anak. Anak harus melalui berbagai tahapan sampai benar-benar bisa berjalan sendiri. Mulai dari belajar berguling terlebih dahulu, duduk, kemudian merangkak, merambat, lalu berjalan sendiri.

Umumnya, sebagian besar bayi melakukan langkah pertama mereka pada saat usia satu tahun. Selanjutnya, pada usia 15 bulan sebagian besar bayi sudah bisa berjalan sendiri tanpa bantuan. Namun, ada juga bayi yang baru bisa berjalan sendiri di usianya yang ke 17 atau 18 bulan. Anda tidak perlu khawatir dengan hal ini.

Kapan anak sudah bisa dikatakan terlambat berjalan?

Anda mungkin khawatir dengan perkembangan motorik anak jika anak terus merangkak dan merayap sementara anak lain seusianya sudah bisa berjalan sendiri. Namun, jangan terburu-buru menganggap bahwa anak Anda terlambat berjalan. Bisa saja ini masih dalam kategori perkembangan anak yang normal. Lalu, kapan anak dikatakan terlambat berjalan?

Jika anak Anda masih belum bisa berjalan sendiri tanpa bantuan di usianya yang sudah menginjak 18 bulan, ini mungkin bisa dikatakan bahwa anak Anda terlambat berjalan. Hal ini bisa menjadi tidak biasa tapi mungkin masih normal atau juga bisa menandakan ada sesuatu yang salah dalam perkembangan anak.

Apa penyebab anak terlambat berjalan?

Anak bisa saja terlambat berjalan karena memang kurang dukungan dari keluarga dan lingkungannya, sehingga otot-otot anak belum kuat untuk bisa berjalan sendiri pada usia 18 bulan. Untuk mendapatkan otot yang kuat, otot-otot anak harus terus bekerja dan dilatih dengan cara melakukan berbagai aktivitas yang dibantu oleh orangtua.

Sementara, jika orangtua atau keluarga jarang melakukan aktivitas bersama anak atau anak terlalu banyak duduk (tidak didukung untuk belajar berjalan), otot-otot anak mungkin kurang bekerja dengan baik. Hal ini bisa membuat anak terlambat berjalan.

Selain itu, kondisi seperti hipotonia (tonus otot yang menurun) dan hipertonia (tonus otot yang tinggi) juga dapat menyebabkan anak kesulitan berjalan karena kurang bisa mengontrol keseimbangan tubuh.

Tak hanya itu, kelainan panggul atau displasia panggul pada bayi juga bisa menyebabkan keterlambatan berjalan. Panggul yang miring pada bayi dapat membuat bayi merasakan sakit saat harus menopang berat badannya saat berjalan. Displasia panggul dapat ditandai dengan salah satu kaki terlihat lebih pendek daripada kaki satunya.

Kapan harus periksa ke dokter?

Memeriksakan ke dokter mungkin dapat membuat Anda bisa melepaskan sedikit kekhawatiran Anda mengenai keterlambatan perkembangan anak dalam hal berjalan. Anda bisa berkonsultasi ke dokter dan mencari tahu apa yang menyebabkan anak terlambat berjalan, apakah memang ada kelainan atau hal lain.

Sebaiknya, periksakan anak Anda ke dokter jika:

  • Anak belum bisa berjalan di usia lebih dari 18 bulan
  • Anak berjalan hanya di atas jari kakinya (jinjit)
  • Anda mempunyai kekhawatiran dengan kaki anak
  • Gerakan satu kaki anak berbeda dengan gerakan satu kaki lainnya (seperti pincang)

The post Kapan Anak Dikatakan Terlambat Berjalan? appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2AYVsW3
via IFTTT
Apa itu Kolin, dan Apa Saja Manfaatnya Bagi Tubuh?

Apa itu Kolin, dan Apa Saja Manfaatnya Bagi Tubuh?

Banyak produk makanan yang diperkaya oleh kolin. Tapi, apa sebenarnya kolin itu, dan apa manfaatnya bagi kesehatan? Yuk, kupas tuntas semua yang perlu Anda ketahui tentang manfaat kolin di artikel ini.

Apa itu kolin?

Kolin merupakan senyawa kimia larut air yang fungsinya mirip dengan vitamin. Kolin masih satu keluarga berhubungan dengan folat dan vitamin B kompleks.

Tubuh manusia mampu memproduksi sendiri kolin di dalam hati, yang dibentuk dari asam amino. Namun begitu, porsi kolin alami yang diproduksi tubuh hanya sedikit sehingga Anda butuh asupan tambahan dari berbagai makanan untuk menunjang kesehatan tubuh.

Apa saja manfaat kolin di dalam tubuh?

Kolin memainkan peran penting dalam banyak proses di seluruh tubuh. Nutrisi ini membantu membangun struktur dan mengatur kerja sel-sel tubuh, mengangkut kolesterol dari hati, proses sintesis DNA, hingga detoks racun. Kolin juga bekerja menjaga fungsi sistem saraf yang terlibat dalam memori, gerakan otot, mengatur detak jantung, dan banyak fungsi dasar lainnya. Apa lagi manfaat kolin untuk tubuh?

1. Menjaga kesehatan otak

Asupan kolin ke otak membantu mempertajam ingatan dan mengatur mood. Hal ini diperkuat oleh sebuah hasil penelitian terbitan The American Journal of Clinical Nutrition tahun 2011 yang melibatkan hampir lebih dari 1200 orang berusia 36-83 tahun tanpa pertanda demensia. Penelitian ini melaporkan bahwa asupan makanan tinggi kolin meningkatkan fungsi kognitif otak serta penyimpanan memori verbal dan visual.

2. Menjaga fungsi hati

Peran kolin penting untuk membuat zat yang dibutuhkan untuk mengangkut kolesterol dari hati. Kekurangan asupan kolin dapat menyebabkan lemak dan kolesterol terakumulasi di hati, yang memicu perkembangan perlemakan hati. Perlemakan hati adalah tanda-tanda awal dari kerusakan hati.

3. Menjaga kesehatan jantung

Kolin terlibat dalam pengendalian kadar homosistein di dalam darah. Kadar homosistein yang terlalu tinggi dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Peningkatan kadar homosistein juga memicu terjadinya aterosklerosis dan trombogenesis. Asupan makanan kaya akan kolin dipercaya dapat menurunkan risiko Anda dari penyakit-penyakit ini.

4. Menjaga kehamilan yang sehat

Manfaat kolin juga sangat penting bagi ibu hamil. Asupan nutrisi ini dapat membantu tumbuh kembang struktur organ penting bayi, termasuk tulang belakang dan otak janin. Sejumlah penelitian menunjukan bahwa asupan kolin dapat mencegah terjadinya bayi terlahir dengan cacat tabung saraf, yang meliputi spina bifida dan anencephaly.

Asupan makanan tinggi kolin selama kehamilan, terutama di sepanjang trimester dua, juga dilaporkan meningkatkan ketajaman memori visual anak ketika kelak berusia 7 tahun. Temuan ini didapat dari sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology setelah mengamati pola makan lebih dari 800 ibu hamil.

Dari mana saja kolin bisa didapatkan, dan sebanyak apa yang dibutuhkan?

Kolin banyak ditemukan di sumber makanan segar, seperti daging sapi, hati sapi, hati ayam, dada ayam, telur, kacang kedelai, minyak ikan, kacang merah, kembang kol, kentang, susu, yogurt, brokoli, biji bunga matahari, beras coklat, jamur, dan bayam. Anda juga bisa mendapatkan asupan tambahan kolin darisusu dan sereal yang diperkaya oleh kolin (fortifikasi), serta suplemen makanan.

Asupan kolin yang direkomendasikan per harinya adalah 550 mg untuk laki-laki dan 425 mg untuk perempuan dewasa. Kebutuhan kolin untuk wanita hamil akan lebih tinggi lagi untuk menjamin kehamilan yang sehat dan tumbuh kembang janin yang optimal. Wanita yang memasuki usia menopause juga rentan mengalami defisiensi kolin, sehingga asupan makanan tinggi kolin perlu lebih ditingkatkan selama masa ini.

Efek samping asupan kolin

Kekurangan kolin terkait dengan penurunan fungsi otak (mudah lupa, perubahan mood, dan kesulitan belajar), 3L (lemah, letih, lesu), dan nyeri otot. Namun perhatikan juga batas harian maksimal kolin Anda. Batas maksimun asupan kolin untuk orang dewasa adalah 3500 mg per hari.

Kebanyakan asupan kolin dapat menyebabkan bau badan, muntah, tensi darah rendah (hipotensi), dan keringat berlebihan. Meski begitu, kelebihan kolin merupakan kondisi yang jarang terjadi hanya dari asupan makanan harian saja.

The post Apa itu Kolin, dan Apa Saja Manfaatnya Bagi Tubuh? appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2yK6Dfr
via IFTTT
Panduan Tepat dan Bebas Cedera Mengajarkan Anak Naik Sepeda

Panduan Tepat dan Bebas Cedera Mengajarkan Anak Naik Sepeda

Di usia 4-5 tahun, si kecil sudah mempunyai koordinasi anggota gerak, keseimbangan tubuh, dan kekuatan kaki yang cukup untuk berlarian ke sana kemari. Nah berbekal kemampuan fisiknya yang sudah mantap, tidak ada salahnya untuk Anda mulai mengajarkan anak naik sepeda di usia ini. Anak-anak sepantaran usia ini pun juga sudah mampu memahami instruksi dasar yang sederhana.

Langkah-langkah mengajari anak naik sepeda, tanpa takut jatuh

1. Pancing ketertarikan anak

Anda tentu tidak bisa mengajarkan anak naik sepeda jika memang ia tidak tertarik untuk melakukannya. Jika anak merasa dipaksa dan Anda jadi ikutan merasa frustrasi karena menghadapi anak yang ogah-ogahan, hal ini jstru akan menggagalkan semua upaya Anda.

Maka,pancing dulu rasa ingin tahu anak tentang sepeda. Anda bisa mengajak anak bersepeda bersama (menggunakan kursi khusus yang bisa dipasang di depan), mengajaknya lihat-lihat toko sepeda, atau mengajaknya melihat kakak dan teman-teman lainnya yang sedang bersepeda. Jika dia sudah mulai tertarik, maka tekadnya untuk belajar sudah tumbuh.

2. Mulai dari sepeda roda 3 atau 4 dulu

Sepeda roda 3 atau 4 dapat membantu membiasakan anak mengayuh pedal secara seirama, meskipun keseimbangannya belum terlatih. Jangan lupa juga untuk menggunakan sepeda yang ukurannya sesuai dengan tinggi anak. Pastikan kaki anak masih bisa menapak tanah saat tidak sedang di atas pedal.

3. Bersepeda bersama, awasi dari belakang

Begitu si kecil sudah terbiasa mengayuh pedal (meski mungkin masih asal-asalan), Anda bisa melanjutkan mengajarkan anak naik sepeda roda dua. Tapi ingat, tidak semua anak memiliki kemampuan fisik yang sama atau merasa belum siap secara emosional mengendarai kendaraan roda dua sampai usia enam atau lebih. Sesuaikanlah dengan kondisi anak Anda

Jika anak dirasa sudah bisa untuk mulai bersepeda roda dua, pilihlah lokasi yang aman untuk latihan, misalnya lapangan atau jalanan di depan rumah yang sepi lalu lintas.

Berikutnya, ajarkan anak untuk mengoperasikan sepedanya sendiri dengan langkah berikut:

  • Pertama, tempatkan badan anak pada posisi yang mantap dan tegap di atas sepeda.
  • Saat ingin menggerakkan sepeda, ajarkan kaki kirinya untuk masih menapak di tanah dulu sementara kaki kanannya bersiap menginjak pedal.
  • Ajarkan anak bagaimana menggunakan rem yang benar
  • Setelahnya, ajarkan anak untuk pelan-pelan menggowes laju sepeda dengan mendorong kaki kirinya dan kaki kanan menekan pedal
  • Biarkan anak terus lanjut mengulangi sampai bisa mengayuh 3-5 lima putaran pedal sepeda

Sementara berlatih mengayuh, Anda bisa mendampinginya tepat di belakang selama beberapa saat. Jika anak sudah agak terbiasa mengayuh sepeda roda duanya, Anda bisa pelan-pelan melepas pegangan Anda dan biarkan ia melaju sendiri. Namun, jangan tinggalkan anak jauh dari pengawasan.

Jangan lupa juga untuk menggunakan perangkat keamanan untuk bersepeda, seperti helm serta pelindung lutut dan siku, untuk melindunginya dari cedera ketika terjatuh. Pastikan ukurannya sesuai dengan tubuh anak

4. Berikan motivasi dan pujian

Sama seperti ketika Anda mengajari anak untuk hal lainnya, melatih anak naik sepeda juga perlu didampingi dengan pujian dan motivasi. Misalnya ketika anak terjatuh, jangan lantas mengomelinya karena tidak menuruti apa kata Anda. Pada dasarnya, kecepatan setiap anak untuk menangkap instruksi dan menguasai hal baru bisa berbeda-beda.

Daripada mengomeli, berikan pujian bahwa ia sudah mampu bersepeda sendiri dan berikan motivasi untuk bangkit kembali — “Anak papa pintar sekali sudah bisa naik sepeda sendiri! Dulu papa umur segini belum bisa, lho!” atau “Yuk, berdiri. Masih bisa lanjut main? Kamu anak yang kuat, bukan?”

Dengan motivasi dan kasih sayang dari orangtua, semua anak akan bisa lancar naik sepeda apabila mau belajar dan berusaha untuk dirinya sendiri.

The post Panduan Tepat dan Bebas Cedera Mengajarkan Anak Naik Sepeda appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2opcMOb
via IFTTT
Tips Pintar Memilih Pasta Gigi Terbaik untuk Menjaga Kebersihan Gigi

Tips Pintar Memilih Pasta Gigi Terbaik untuk Menjaga Kebersihan Gigi

Sikat dan pasta gigi merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam menjaga kebersihan gigi. Namun biasanya, banyak orang yang masih bingung dengan pilihan merek, warna, rasa, dan bahkan fungsi yang ditawarkan — untuk gigi sensitif, memutihkan, hingga menghilangkan bau mulut. Lalu, sebenarnya pasta gigi terbaik itu yang seperti apa?

Tips memilih pasta gigi terbaik untuk kesehatan gigi

1. Cek dulu bahan-bahan aktifnya

Bahan-bahan yang terkandung dalam odol akan tergantung dari manfaat yang ditawarkan dari masing-masing pasta gigi itu sendiri.

  • Abrasive agents, seperti kalsium karbonat dan silikat. Fungsinya membantu menghilangkan sisa makanan, bakteri, dan noda dari gigi Anda.
  • Pemanis dan perasa buatan, termasuk sakarin. Sering ditemukan pada odol bermacam-macam rasa khusus untuk anak-anak, atau beberapa odol untuk dewasa yang menawarkan rasa mint atau menthol.
  • Humektan seperti glisero. Ini adalah bahan aktif untuk menjaga tekstur odol tetap lembap dan tidak cepat kering
  • Pengental ditambahkan ke adonan pasta gigi untuk membuat tekstur yang khas lengket
  • Deterjen busa, biasanya natrium lauril sulfat yang membuat busa saat Anda menggosok gigi.

Hindari memilih pasta gigi yang mengandung dietilena glikol.

2. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda

Selebihnya, pemilihan odol yang baik harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang.

Menurut Hadie Rifai, juru bicara dari American Dental Association, terlepas dari apapun jenisnya, pasta gigi terbaik adalah yang mengandung minimal 1.000 ppm fluorida. Fluorida adalah mineral alami yang berguna mengurangi kerusakan gigi.

Selain pasta gigi berfluorida, ada juga pasta gigi tartar yang bertujuan membersihkan lapisan plak pada permukaan gigi. Fungsi odol tartar ini datang dari senyawa aktif pirofosfat, seng sitrat, dan triclosan.

Jika gigi Anda sensitif, pastikan pasta gigi yang anda pilih mengandung potasium nitrat atau stonsium klorida. Dua senyawa aktif ini bekerja mengurangi sensitivitas saraf di dalam gigi terhadap rangsangan dingin atau panas dari makanan Anda.

Untuk memutihkan gigi, carilah odol yang mengandung partikel abrasif atau senyawa kimia yang efektif untuk mengikis noda dan plak yang membuat warna gigi berubah. Pasta gigi pemutih yang baik justru sama sekali tidak mengandung deterjen pemutih.

Pastikan juga odol pilihan Anda sudah lolos uji persetujuan dari American Dental Association atau lembaga kesehatan di tiap negara, misalnya BPOM RI.

The post Tips Pintar Memilih Pasta Gigi Terbaik untuk Menjaga Kebersihan Gigi appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2kCVpUL
via IFTTT
Apa yang Membuat Vagina Terasa Nyeri dan Kebas Saat Berhubungan Seks?

Apa yang Membuat Vagina Terasa Nyeri dan Kebas Saat Berhubungan Seks?

Beberapa wanita merasakan kondisi vagina nyeri atau kebas seperti mati rasa sehabis berhubungan intim. Ya, nyeri biasanya disertai dengan kondisi vagina yang bengkak atau bahkan mati rasa. Hal ini umumnya disebabkan oleh seks yang terlalu keras saat penetrasi dan akhirnya menimbulkan rasa sakit sesudahnya. Benarkah demikian? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa yang menyebabkan vagina nyeri sehabis berhubungan seks?

Pada sehabis berhubungan seks, vagina yang terasa nyeri sering disebabkan karena adanya infeksi atau pembengkakan. Hal ini juga bisa terjadi karena kurangnya pelumasan atau kondisi vaginismus (di mana otot-otot yang mengelilingi vagina berkontraksi secara paksa tanpa disadari).

Kondisi vaginismus adalah gangguan di mana otot di sekitar vagina mengencang dengan sendirinya saat atau sesudah penetrasi seksual. Vaginismus tidak memengaruhi gairah seksual, tapi bisa menghambat hubungan intim. Vaginismus menyebabkan rasa sakit, kesulitan, dan mengakibatkan rasa tidak puas saat melakukan hubungan seksual. Kondisi ini dapat bervariasi dari rasa tidak nyaman ringan, hingga rasa perih dan sakit. Vaginismus dapat berlangsung seumur hidup (primer) atau sementara (sekunder).

Mengatasi rasa sakit dan kebas sehabis berhubungan seks

Piilhan untuk mengatasi vagina nyeri dan kebas akibat vaginismus bervariasi, tergantung pada apa yang menjadi penyebab rasa sakit. Untungnya, vaginismus adalah salah satu gangguan pada wanita yang paling sering berhasil disembuhkan. Biasanya, vaginismus akan diobati dengan terapi relaksasi vagina, terapi emosional, dan operasi.

Pada kasus infeksi atau kondisi medis yang menyebabkan rasa sakit dan kebas pada vagina, dokter akan mengobati sesuai penyebabnya. Contoh, bagi yang mengalami nyeri vagina akibat kurangnya cairan di vagina, Anda bisa menggunakan pelumas seks yang dijual di pasaran. Sedangkan jika nyeri sehabis bercinta dialami oleh wanita yang sudah menopause, dokter mungkin akan menyarankan menggunakan krim estrogen topikal untuk dioleskan ke vagina.   

Selain itu, latihan kendali otot panggul bawah atau biasa disebut dengan senam Kegel, dapat meringankan rasa sakit secara perlahan dan membantu mengatasi vaginismus. Senam Kegel meliputi aktivitas kontraksi dan relaksasi yang membantu meningkatkan kendali otot panggul. Latihan ini juga bertujuan untuk membantu Anda terbiasa dengan objek (penis, mainan seks, atau jari) yang dimasukkan ke dalam vagina saat berhubungan seks. 

Cara mencegah vagina kebas saat berhubungan seksual

Ganti posisi seks

Jika Anda mengalami nyeri yang tajam saat berhubungan intim, ada kemungkinan penetrasi terlalu cepat atau dalam. Di mana hal itu bisa menyebabkan rasa sakit seperti kram saat berhubungan seks. Sarannya, coba ubah posisi atau gaya bercinta yang lebih nyaman. Wanita bisa menggunakan posisi woman on top untuk mengendalikan kedalaman penis yang masuk.

Bicarakan dengan pasangan

Ada baiknya Anda membicarakan dengan pasangan untuk santai dan menikmati penetrasi secara pelan pelan saja. Bicarakan tentang apa yang terasa enak dan mana yang tidak enak ketika Anda bercinta.

Buat foreplay lebih lama

Foreplay ada baiknya tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Foreplay yang dilakukan lebih lama dapat membantu vagina wanita merangsang cairan pelumas alami lebih banyak. Hal inipun dapat mengurangi rasa sakit saat penetrasi seks. Alternatif lainnya, coba gunakan pelumas yang dijual di pasaran.

The post Apa yang Membuat Vagina Terasa Nyeri dan Kebas Saat Berhubungan Seks? appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2oqLWVG
via IFTTT
5 Mitos Aborsi yang Ternyata Salah Besar dan Menyesatkan

5 Mitos Aborsi yang Ternyata Salah Besar dan Menyesatkan

Ketidakmampuan membiayai, kurangnya dukungan keluarga, masalah dengan pasangan, trauma kekerasan seksual (misalnya perkosaan), serta tekanan sosial karena hamil di luar pernikahan merupakan beberapa alasan wanita melakukan aborsi. Sayangnya, wanita sekalipun belum banyak yang benar-benar memahami apa itu aborsi secara medis dan tidak bisa mengakses informasi yang akurat seputar aborsi. Akibatnya, banyak wanita hanya mengandalkan berbagai mitos aborsi yang tentu saja menyesatkan sekaligus membahayakan. 

Mitos 1: Aborsi bisa dilakukan kapan pun dalam masa kehamilan

Mitos aborsi ini sering disalahgunakan oleh beberapa wanita yang tidak menginginkan kehamilan karena alasan tertentu diluar kondisi medis. Faktanya, aborsi tak bisa dilakukan sembarangan waktu atau kapanpun saat seorang wanita menginginkannya. Di beberapa negara, dokter diperbolehkan melakukan aborsi pada saat usia kandungan masih sangat muda, pada trimester pertama dan ada yang memperbolehkannya sampai trimester kedua. Meski begitu, melakukan aborsi pada usia kandungan mencapai trimester ketiga sangat dilarang karena berkaitan dengan kehidupan janin dan ibu yang tengah mengandung. Sementara itu di Indonesia, aborsi sendiri merupakan tindakan terlarang jika bukan karena alasan kesehatan atau kondisi medis tertentu. 

Mitos 2: Aborsi bisa bikin mandul

Mitos aborsi ini sering menjadi momok besar bagi wanita yang harus melakukan aborsi karena ada kondisi medis tertentu. Berdasarkan pasal 75 UU Kesehatan, disebutkan hanya dua kondisi yang dikecualikan bisa melakukan aborsi.

Yang pertama dipandang dari sisi medis, yaitu indikasi darurat kesehatan pada usia dini kehamilan yang mengancam nyawa ibu dan/ atau janin, janin yang menderita penyakit genetik berat, atau cacat bawaan yang tidak dapat disembuhkan sehingga sulit bagi janin untuk bertahan hidup di luar kandungan.

Yang kedua adalah kehamilan akibat perkosaan yang bisa menyebabkan trauma psikologis. Ini pun dengan syarat korban harus sudah menjalani konseling sebelum aborsi dan mendapatkan persetujuan dari tokoh agama.

Jika memang karena salah satu kondisi ini (atau lebih) Anda harus melakukan aborsi, Anda tidak perlu khawatir tidak bisa hamil lagi. Jika dilakukan sesuai dengan prosedur medis rumah sakit, belum ada bukti ilmiah bahwa aborsi bisa menyebabkan seseorang mandul atau tidak bisa hamil lagi. Kecuali jika Anda melakukan aborsi ilegal yang tidak hanya bisa merusak kandungan Anda, tapi juga membahayakan diri hingga menyebabkan kematian. 

Mitos 3: Aborsi lebih berbahaya dari melahirkan

Sama seperti melahirkan, aborsi memang bisa menyebabkan komplikasi. Meskipun begitu, beberapa penelitian tidak menunjukkan bahwa aborsi lebih bahaya daripada melahirkan. Hal ini bergantung pada praktik aborsi yang dilakukan. Yang paling berbahaya adalah melakukan aborsi melalui praktik-praktik ilegal pada orang yang tak memiliki kemampuan medis mumpuni serta dengan peralatan yang tak sesuai standar bedah. 

Namun, bila dilakukan dalam lingkungan terkontrol dengan para ahli, misalnya di klinik bersalin atau rumah sakit, berbagai risiko dan komplikasi aborsi sangat bisa diminimalisir.

Mitos 4: Aborsi bisa menyebabkan kanker payudara

Pada Maret 2003, National Cancer Insitute (NCI) di Kanada menunjukkan tak ada kaitan antara aborsi dengan risiko kanker payudara. Untuk itu, hingga saat ini belum ada bukti jelas mengenai kaitan ini, serta dari mana mitos aborsi ini berkembang.

Mitos 5: Aborsi menyebabkan depresi dan trauma psikologi berkepanjangan

Trauma dan depresi setelah aborsi ini telah diajukan sebagai salah satu alasan penolakan aborsi oleh kelompok antiaborsi di Amerika sejak tahun 1980-an. Meski begitu, peneliti tak menemukan adanya bukti bahwa wanita yang melakukan aborsi akan merasakan depresi atau trauma yang disebut post-abortion syndrome.

Faktanya, seperti yang dilansir dari Huffington Post, 95 persen wanita yang melakukan aborsi pada akhirnya merasa telah membuat keputusan yang tepat. Ibu hamil yang memiliki kondisi medis tertentu, justru akan merasakan stres saat kehamilannya tidak berjalan normal dan malah membahayakan dirinya sendiri dan janin.

The post 5 Mitos Aborsi yang Ternyata Salah Besar dan Menyesatkan appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2zgBQKA
via IFTTT