6 Tips Membuat Oral Seks Lebih Aman dan Menyenangkan
Hello Sehat IFTTT


Seks adalah hal yang dinamis. Itu sebabnya, Anda harus pintar-pintar mencari cara baru agar kehidupan seksual dengan pasangan Anda tidak monoton dan terus bergairah setiap saat.
Nah, salah satu permainan seks yang paling menyenangkan bagi kaum pria adalah oral seks. Lantas, bagaimana caranya agar membuat oral seks bersama pasangan menjadi lebih menyenangkan? Simak tipsnya dalam artikel ini.
Tidak semua wanita ingin melakukan oral seks. Itu sebabnya, sebelum memutuskan untuk melakukan oral seks, ada baiknya Anda mengajak pasangan untuk berkomunikasi terlebih dulu. Pastikan pasangan Anda tidak terpaksa melakukan seks jenis ini. Ingat, komunikasi adalah kunci penting dalam sebuah hubungan dengan pasangan.
Kebersihan merupakan hal pertama yang harus diperhatikan apabila Anda dan pasangan ingin melakukan oral seks. Pasalnya, ini akan membuat pasangan Anda nyaman dan berani untuk melakukan eksplorasi saat seks berlangsung.
Ingat, lidah akan berperan ketika Anda akan bermain oral seks. Jadi, pastikan mandilah pakai sabun dan bersihkan area genital Anda sebelum memulai sesi panas bersama pasangan. Jangan lupa, cukur rambut kemaluan Anda. Anda tidak perlu mencukur sampai habis rambut kemaluan, namun usahakan agar tidak membiarkan rambut kemaluan Anda terlalu lebat di bawah sana.
Sama halnya ketika Anda menyukai wanita yang penuh keindahan, pasangan Anda pun berharap demikian kepada Anda. Oleh karena itu, sedikit kerapian dan kebersihan sangat menunjang aktivitas seks oral bersama pasangan Anda.
Selain menjaga kebersihan penis, mencari posisi nyaman saat melakukan oral seks juga penting untuk diperhatikan. Sebelum memulai sesi panas, buatlah keadaan yang nyaman dan bangun suasana hati yang baik bagi pasangan Anda. Setelah itu, tanyakan posisi apa yang membuat pasangan Anda merasa rileks. Pasalnya, jika wanita Anda tidak rileks, ia tidak akan menikmati sesi panas ini bersama Anda.
Tidak hanya itu, Anda juga harus paham bahwa tidak semua wanita mau melakukan oral seks dengan cara berlutut dan Anda berdiri di depannya. Nah, itu sebabnya sebelum memulai sesi panas ini, jangan lupa untuk bertanya kepada pasangan Anda tentang posisi apa saja yang mereka inginkan.
Saat ini, sudah banyak kondom yang didesain setipis mungkin sehingga oral seks menggunakan kondom tak akan terlalu mengurangi sensasnya. Apalagi saat ini kondom sudah tersedia dengan berbagai macam jenis rasa. Dengan kondom rasa, melakukan oral seks bersama pasangan bisa lebih menyenangkan karena ada tambahan sensasi rasa manis pada mulut.
Tidak hanya itu, pakai kondom saat oral seks juga lebih aman karena melindungi wanita dari berbagai penyakit seksual yang bisa ditularkan ke mulut. Sebelum membelinya, Anda harus membaca kemasan terlebih dahulu dan pastikan kondom tersebut aman untuk digunakan saat seks oral.
Pada dasarnya baik pria dan wanita keduanya sama-sama sangat menyukai sentuhan dan gerakan yang intens. Sama halnya dengan jenis seks pada umumnya, seks oral juga baiknya dimulai secara pelan-pelan dan tidak perlu terburu-buru.
Bagi wanita, gunakan pakaian tidur sepeti lingerie, agar Anda terlihat seksi di hadapan pasangan Anda. Kemudian mulailah secara perlahan dengan lepas semua pakaian di depan pasangan Anda. Pandanglah pasangan Anda dengan tatapan menggoda, lalu bergeraklah ke pasangan Anda dan bisikan kata-kata nakal nan romantis di telinganya.
Salah satu tips bercinta yang jangan sampai terlewat yaitu mengungkapkan perasaan Anda. Jangan lupa sanjung pasangan Anda dengan kalimat yang sangat memuji karena Anda telah diperlakukan dengan baik. Bisikkan pada pasangan Anda kata-kata yang mesra dan seksi. Misalnya, “Aku sayang kamu.”
Kejujuran dan keterbukaan Anda berdua saat bercinta mampu memperkuat ikatan batin masing-masing sekaligus membuat pasangan merasa dihargai oleh Anda.
The post 6 Tips Membuat Oral Seks Lebih Aman dan Menyenangkan appeared first on Hello Sehat.
Kebanyakan orang menganggap bahwa dokter kandungan hanya bertugas untuk memeriksa dan mengatasi masalah seputar kehamilan. Namun, dokter spesialis ObGyn juga dapat membantu mendiagnosis sejumlah masalah seksual lainnya di luar kandungan. Setiap perubahan dalam diri maupun organ reproduksi Anda dapat diteliti oleh dokter kandungan untuk mencari tahu apa penyebabnya dan bagaimana solusi terbaiknya.
Jadi sekalipun Anda memang tidak sedang hamil, tetap tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan mengenai masalah seksual Anda atau kejanggalan tubuh lainnya.
Kurangnya gairah seks pada beberapa wanita bukan berarti bahwa mereka tidak memiliki libido. Semua orang, baik pria maupun wanita, pasti memiliki nafsu seks. Namun terkadang gairah tersebut bisa saja menurun.
Pada hampir kebanyakan kasus, penurunan gairah seksual wanita lebih disebabkan oleh faktor usia dan perubahan hormon (libido cenderung menurun ketika wanita mencapai usia menopause atau sedang hamil/menyusui), gaya hidup yang buruk, penyakit tertentu (seperti kanker, diabetes, tekanan darah tinggi), hingga masalah kesehatan mental seperti stres kronis, gangguan kecemasan, hingga depresi.
Dokter kandungan dapat membantu Anda untuk mencari tahu apa yang sebenarnya menyebabkan gairah seks Anda menurun dan mencarikan solusi terbaiknya — baik dengan resep obat atau terapi rujukan sesuai dengan kondisi yang Anda alami.
Banyak perempuan, dewasa dan muda, sering mengeluhkan adanya masalah pada sistem reproduksi mereka. Masalah vagina yang umumnya didiagnosis oleh dokter kandungan adalah vagina kering, vulvodynia (nyeri kronis vagina), vulvovaginitis (peradangan vulva dan vagina yang diakibatkan oleh iritasi zat kimia), vaginismus, infeksi vagina, hingga tak menutup kemungkinan kanker vagina. Adanya gangguan pada vagina dapat menyebabkan hubungan seks terasa sakit. Selain itu, sakit saat berhubungan seks juga dapat disebabkan oleh fibroid rahim dan endometriosis.
Dokter kandungan bisa mencari cara untuk mengobati kondisi Anda dengan melihat gejalanya dan melakukan serangkaian tes fisik dasar guna mencari tahu penyebabnya.
Meskipun menstruasi dialami oleh setiap wanita, namun pola menstruasi setiap wanita berbeda. Beberapa wanita bisa mengalami periode menstruasi yang sangat singkat, sementara yang lain lebih panjang. Volume darah menstruasi beberapa wanita banyak, sementara yang lain lebih sedikit.
Beberapa kondisi yang umum dikeluhkan termasuk dismenore (menstruasi yang menyakitkan), menorrhagia (perdarahan yang terjadi sangat banyak dan berat), menstruasi yang tidak teratur, hingga amenore (tidak menstruasi atau berhenti menstruasi, meski sudah lewat usia puber).
Perempuan sangat rentan untuk mengalami penyakit kelamin yang kebanyakan ditularkan melalui hubungan seksual tanpa kondom. Penyebaran infeksi bisa melalui darah, sperma, cairan vagina, ataupun cairan tubuh lainnya.
Ada beberapa gejala penyakit menular seksual pada wanita yang sering kali tidak disadari. Yang paling umum adalah rasa sakit saat berhubungan seks, keputihan yang tampak beda dari biasanya, hingga muncul lukanya atau benjolan di vagina namun tidak terasa sakit.
Penyakit kelamin yang paling sering menyerang wanita adalah klamidia, gonore, dan herpes. Dokter kandungan dapat mengamati setiap keganjilan yang tampak pada vagina Anda atau gejala lainnya yang timbul untuk dapat menentukan penyebab dan pengobatannya yang efektif.
The post 4 Masalah Seksual yang Bisa Didiagnosis dan Ditangani Dokter Kandungan appeared first on Hello Sehat.

Kebanyakan orang yang sudah lanjut usia (lansia) cenderung tidak memikirkan tentang seks dan lebih fokus kepada masalah kesehatannya. Padahal, sebuah penelitian baru menyatakan bahwa tetap aktif berhubungan seks di usia tua mampu melindungi fungsi otak Anda. Mengapa bisa begitu? Simak penjelasannya dalam artikel ini.
Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh periset dari Coventry University di Inggris menyebutkan bahwa pria dan wanita lanjut usia yang aktif secara seksual memiliki fungsi kognitif otak yang lebih tinggi ketimbang mereka yang tidak aktif secara seksual.
Fungsi kognitif sendiri adalah kemampuan atau proses otak dalam mengolah informasi. Ini termasuk berpikir logis, menyelesaikan masalah, menilai risiko, mengingat, berkonsentrasi, menggunakan bahasa, dan memahami arah.
Untuk keperluan penelitian ini, definisi aktif secara seksual meliputi, cumbuan, masturbasi, menggesekkan alat kelamin (petting), serta penetrasi seksual.
Penelitian ini didasarkan pada studi yang diterbitkan lebih dulu, di mana dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang aktif berhubungan seksual umumnya mendapatkan skor lebih tinggi dalam tes kognitif.
Studi lain yang dirilis oleh Oregon State University juga menemukan bahwa karyawan yang sering dan rutin melakukan hubungan seksual di rumah memiliki semangat kerja yang lebih tinggi serta kepuasan kerja yang lebih besar.
Penelitian yang dipublikasikan di The Journals of Gerontology, Series B: Psychological and Social Sciences ini melibatkan 73 peserta berusia 50 sampai 83 tahun sebagai sampel penelitian. Peserta terdiri dari 28 pria dan 45 wanita.
Dalam penelitian ini, para peserta diminta menjawab pertanyaan yang ada di dalam kuesioner terkait kondisi kesehatan, gaya hidup, serta frekuensi berhubungan seksual dengan pasangan selama 12 bulan terakhir.
Tidak hanya itu, peserta juga mengikuti serangkaian tes untuk mengukur pola fungsi otak. Melalui tes tersebut, periset menilai fokus pada perhatian, ingatan, kefasihan berbicara (verbal), bahasa, serta kemampuan visuospatial para partisipan. Visuospatial sendiri adalah kemampuan untuk menempatkan sebuah benda, objek, atau gambar dalam sebuah tempat atau ruangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria dan wanita yang sering dan secara teratur berhubungan intim dengan pasangan mendapatkan nilai terbaik dalam tes bidang kefasihan berbicara dan kemampuan visuospatial.
Dalam tes kefasihan berbicara, peserta diberikan satu petunjuk dalam kategori tertentu dan harus mengemukakan sebanyak mungkin kata-kata yang relevan dalam waktu yang terbatas. Misalnya, para peserta harus menyebutkan berbagai hewan yang diawali dengan huruf F dalam waktu 60 detik.
Sementara pada tes kemampuan visuospatial, peserta diperintahkan untuk membuat ulang desain gambar yang rumit dan menggambar bentuk jam.
Kesimpulan studi ini pun semakin menguatkan penelitian sebelumnya seperti yang sudah disebutkan di atas, yaitu orang tua yang aktif berhubungan seks atau melakukan aktivitas seksual memiliki skor aktif lebih tinggi pada tes kognitif daripada yang tidak aktif.
Para peneliti sepakat bahwa hal tersebut terjadi karena adanya elemen biologis yang memengaruhi aktivitas seksual dengan fungsi otak, yaitu hormon dopamin dan oksitosin.
Dopamin adalah hormon kesenangan yang dilepaskan ketika seseorang berusaha mencari aktivitas yang membuat seseorang merasa lebih baik, sementara oksitosin merupakan hormon cinta yang dilepaskan terkait hubungan percintaan dan melahirkan.
Jadi, belum tentu kalau sudah tua maka kemampuan otak Anda pasti menurun. Hal tersebut bisa dicegah dengan cara tetap aktif berhubungan seks secara teratur guna melindungi otak.
Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut dengan skala yang lebih besar untuk menguatkan bukti penelitian ini.
The post Tetap Aktif Bercinta di Usia Senja Bisa Melindungi Fungsi Otak Anda, Lho! appeared first on Hello Sehat.

BERLANGGANAN VIA EMAIL