Kamis, 31 Agustus 2017

Berapa Berat dan Tinggi Badan Ideal Anak Usia 6-12 Tahun?

Berapa Berat dan Tinggi Badan Ideal Anak Usia 6-12 Tahun?

Selepas balita, pertumbuhan anak masih terus berjalan sampai dewasa. Usia 6-12 tahun merupakan usia anak sekolah, di mana waktu anak akan banyak dihabiskan di sekolah dibandingkan di rumah. Namun, ini bukan menjadi alasan untuk tidak mengawasi status gizi anak. Anak harus tetap diberikan nutrisi yang baik untuk mendukung pertumbuhan berat dan tinggi badan anak. Lalu, apakah berat dan tinggi badan anak Anda sudah normal? Berapa berat dan tinggi ideal anak? 

Berat dan tinggi anak berbeda-beda

Pertumbuhan tiap anak tentu berbeda-beda. Ada anak yang mungkin memiliki pertumbuhan cepat dan ada juga yang lebih lambat. Umumnya, pertumbuhan anak usia 6-12 tahun berjalan stabil, tidak secepat pada masa bayi dan masa remaja. Sehingga, pertambahan berat dan tinggi badan anak pada saat ini berjalan perlahan. Rata-rata, berat badan anak akan bertambah sebesar 3-3,5 kilogram (kg) per tahun dan tinggi badan anak bertambah sekitar 6 sentimeter (cm) per tahun pada usia ini.

Banyak faktor yang memengaruhi pertumbuhan anak, sehingga pertumbuhan anak pasti berbeda-beda. Beberapa faktor yang memengaruhinya yaitu faktor nutrisi (kebiasaan makan), penyakit, hormon, dan faktor keturunan dari orangtuanya.

Tak ketinggalan, faktor di masa lalu seperti nutrisi yang diberikan saat bayi, berat lahir, dan panjang lahir juga memengaruhi status gizi anak saat ini, terutama tinggi badannya. Ini karena tinggi badan diperoleh dari akumulasi dari tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan, berat badan lebih bersifat dinamis atau bisa berubah-ubah dalam jangka waktu yang singkat.

Berapa berat dan tinggi ideal anak?

Perlu diketahui, berat dan tinggi ideal antara anak laki-laki dan perempuan berbeda. Menurut CDC (setara dengan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Amerika Serikat), berat dan tinggi ideal anak laki-laki dan perempuan usia 6-12 tahun adalah sebagai berikut.

Namun, jangan khawatir jika anak Anda tidak memiliki berat dan tinggi seperti di atas. Belum tentu status gizi anak Anda bermasalah. Anak dengan tubuh kecil belum tentu tidak normal. Begitu juga sebaliknya, anak dengan tubuh sangat besar belum tentu normal. Lalu bagaimana cara mengetahui status gizi anak normal atau tidak?

Anda bisa mengetahui apakah status gizi anak normal atau tidak dengan cara menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT atau dalam bahasa Inggris disingkat BMI) anak terlebih dahulu. Hitung dengan rumus di bawah ini:

Setelah menghitung IMT, Anda bisa mengetahui status gizi anak Anda normal atau tidak berdasarkan tabel di bawah ini. Jika nilai IMT masih dalam rentang nilai seperti di kolom, artinya anak mempunyai status gizi normal. Jika IMT anak melebihi nilai di bawah ini, artinya anak kelebihan berat badan dan jika kurang artinya anak mempunyai tubuh kurus.

Penuhi nutrisi anak demi mendukung pertumbuhannya

Pada usia 6-12 tahun, anak (terutama anak perempuan) akan memasuki masa pubertas. Sehingga, banyak nutrisi yang harus dipenuhi sebagai persiapan menjelang masa pubertasnya. Pada masa pubertas, pertumbuhan anak akan berjalan lebih cepat. Bisa dibilang, masa pubertas merupakan kesempatan kedua anak (setelah masa bayi) untuk memperbaiki status gizinya, termasuk tinggi badannya.

Untuk itu, pastikan anak mendapatkan berbagai macam makanan yang bergizi. Misalnya daging, ikan, telur, susu, tahu, tempe, sayuran, dan buah-buahan. Jangan hanya melihat porsi makanan yang dimakan anak, tapi juga lihat apa saja jenis dan variasi makanannya.

Apakah makanan yang dimakan anak sudah sehat dan sudah mencukupi kebutuhan nutrisinya? Porsi makan yang banyak hanya akan mendorong anak menjadi gemuk, tapi melihat nilai gizi yang terkandung dalam makanan anak dapat membantu mendorong pertumbuhannya. Pastikan anak mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak, serta sayur dan buah di setiap waktu makannya.

Anda juga sebaiknya rutin mengukur dan memastikan berat dan tinggi ideal anak dalam masa pertumbuhannya. Bila Anda mencurigai adanya masalah dalam pertumbuhan anak, segera konsultasikan dengan dokter anak.

The post Berapa Berat dan Tinggi Badan Ideal Anak Usia 6-12 Tahun? appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2iMw0dx
via IFTTT
Mengenal 4 Macam Kelompok Obat-obatan untuk Autisme

Mengenal 4 Macam Kelompok Obat-obatan untuk Autisme

Pengobatan autisme biasanya mencakup pemberian obat-obatan dan terapi. Meskipun belum bisa menyembuhkan gejala utama yang dialami pengidap gangguan spektrum autisme, obat-obatan bisa membantu mencegah masalah yang berkaitan dengan perilaku seseorang. Misalnya kecenderungan untuk melukai diri sendiri, mudah marah, atau susah tidur.

Nah, saat ini banyak jenis obat-obatan yang umum digunakan dalam kedokteran modern untuk pengobatan autisme. Apa saja jenis serta efek sampingnya? Simak penjelasan lengkap berikut ini.

1. Selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI)

Selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) adalah obat-obatan yang digunakan untuk membantu anak-anak penderita depresi (dengan gejala merasa terpuruk selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan), gangguan cemas, dan perilaku obsesif. Obat-obatan antidepresan ini dapat meliputi sertraline, citalopram, dan fluoxetine.

Namun, obat-obatan ini memberikan beberapa efek samping seperti insomnia (gangguan tidur serius), kenaikan berat badan yang tidak diinginkan, dan peningkatan gejolak emosi.

Food and Drug Administration (FDA), yaitu badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat telah menyatakan kekhawatiran atas kaitan antara bunuh diri dengan penggunaan antidepresan. FDA tidak menganjurkan anak-anak untuk berhenti menggunakan antidepresan, tetapi mereka menganjurkan supaya anak-anak yang menggunakan obat-obatan ini harus selalu dipantau. Setiap tanda atau kecenderungan untuk bunuh diri harus Anda waspadai.

2. Trisiklik

Obat-obatan ini merupakan jenis antidepresan yang digunakan untuk depresi dan gangguan obsesif-kompulsif. Trisiklik tampaknya lebih banyak memberikan efek samping, tetapi terkadang lebih efektif daripada SSRI. Efek samping trisiklik adalah sembelit, mulut kering, penglihatan kabur, dan rasa kantuk.

Contoh dari trisiklik meliputi protriptyline (Vivactil), nortriptyline (Pamelor), amitriptyline, amoxapine, imipramine (Tofranil), desipramine (Norpramin), doxepin, dan trimipramine (Surmontil).

3. Obat-obatan antipsikotik

Obat-obatan antipsikotik digunakan untuk mengurangi masalah perilaku terkait autisme dengan cara mengubah reaksi zat kimia otak. Obat-obatan ini bermanfaat untuk perilaku agresif dan bermasalah. Misalnya, anak Anda mencoba untuk bunuh diri, melukai dirinya sendiri, atau berteriak-teriak tanpa tujuan yang jelas.

Contoh obat-obatan antipsikotik meliputi haloperidol, risperidone, dan thioridazine. Obat lainnya meliputi clonidine (Kapvay) dan guanfacine (Intuniv).

Efek samping obat-obatan antipsikotik adalah tremor, kenaikan berat badan yang tidak diinginkan, dan rasa kantuk. Obat-obatan ini biasanya dipertimbangkan setelah manajemen perilaku, misalnya lewat terapi, gagal memperbaiki masalah perilaku pada orang dengan gangguan spektrum autisme.

4. Obat untuk gangguan tidur

Orang dengan gangguan spektrum autisme bisa menderita gangguan tidur seperti insomnia. Mereka mungkin merasa kesulitan untuk tidur pulas dan tidur cukup. Mereka jadi sering terbangun beberapa kali di sepanjang malam.

Selain itu, pengidap gangguan spektrum autisme yang juga mengalami gangguan tidur akan tampak letih, tidak segar saat bangun tidur, dan mudah marah di sepanjang hari. Nah, obat-obatan dari jenis benzodiazepine dapat membantu.

Obat-obatan bisa digunakan untuk mengurangi masalah perilaku terkait autisme. Namun, obat-obatan tidak dapat membantu memperbaiki gejala autisme. Obat-obatan bisa memberikan efek samping sehingga setiap tanda peringatan harus dilaporkan kepada dokter.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

The post Mengenal 4 Macam Kelompok Obat-obatan untuk Autisme appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2iMvmgn
via IFTTT
Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Rasa kantuk seringkali muncul di jam-jam kritis, seperti di delapan jam setelah bangun pagi. Banyaknya aktivitas yang perlu dijalani mungkin akan memaksa Anda untuk mengabaikan atau mengusir rasa kantuk tersebut dengan minum kopi. Sayangnya, rasa kantuk yang diabaikan justru bisa membuat Anda tidak fokus dalam mengerjakan tugas. Karena itu, Anda perlu mencari cara untuk menghilangkan rasa kantuk dengan tidur siang berkualitas, juga disebut dengan istilah power nap.

Macam-macam tidur siang

Tidur siang terdiri dari bermacam-macam berdasarkan panjang waktu tidurnya, seperti :

  • Nano nap adalah tidur siang selama 2 sampai 5 menit. Hal ini bisa dilakukan untuk Anda yang memiliki waktu tidur sangat terbatas karena banyaknya aktivitas yang perlu dijalankan di siang hari.
  • Mini nap adalah tidur siang selama 5 sampai 20 menit.
  • Power nap adalah tidur siang selama 20 sampai 30 menit. Power nap adalah tidur siang dengan panjang waktu ideal yang bisa memberikan manfaat tidur siang secara optimal.
  • Lazy man’s nap adalah tidur siang selama lima puluh sampai sembilan puluh menit. Hal ini bisa dilakukan jika Anda memiliki banyak waktu luang untuk tidur. Sayangnya, tidur siang selama lebih dari 30 menit biasanya membuat Anda uring-uringan dan linglung karena Anda memaksakan diri untuk bangun dari tidur.

Perbedaan power nap dan tidur nyenyak biasa

Power nap adalah tidur siang yang dilakukan secara singkat, sekitar 20-30 menit. Tidur siang ini bisa membuat Anda kembali bugar dan bersemangat dalam menjalankan aktivitas.

Power nap adalah hal yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan rasa kantuk di tengah aktivitas yang sedang Anda lakukan. Studi telah menunjukkan bahwa power nap bisa meningkatkan daya ingat, kemampuan kognitif, kreativitas, dan tingkat energi Anda.

Power nap biasanya terjadi ketika proses tidur hanya masuk ke dua tahap pertama, yang biasanya berlangsung selama 20 sampai 30 menit. Sedangkan, tidur di malam hari merupakan proses tidur yang lengkap karena telah memasuki keseluruhan siklus tidur. Biasanya, orang dewasa membutuhkan waktu 90 sampai 120 menit untuk menyelesaikan siklus tidur secara penuh.

sleeping beauty sindrom tidur sangat lama

Manfaat power nap

Power nap dan tidur nyenyak yang biasa Anda lakukan sama-sama bisa memberikan manfaat untuk tubuh Anda, seperti meningkatkan kekuatan otak dan stamina tubuh. Tidur nyenyak bisa memberikan manfaat yang tahan lama, dibandingkan tidur siang ini. Pasalnya, tidur nyenyak terjadi karena melewati keseluruhan proses tidur. Jadi, tidur nyenyak bisa membantu tubuh dalam meremajakan dan memperbaiki sel-sel tubuh. Akibatnya, tidur nyenyak bisa meningkatkan daya ingat, energi, perbaikan otot dan jaringan, dan pelepasan hormon.

Meskipun begitu, tidur siang tetap Anda butuhkan untuk menyegarkan pikiran, rileksasi tubuh, dan meningkatkan energi. Karena selama tidur siang, otak Anda melambat, suhu tubuh Anda turun, sehingga otot Anda menjadi lebih rileks.

Power nap bisa menghilangkan rasa kantuk, meningkatkan kinerja dan produktivitas, dan menyegarkan pikiran. Tidur siang ini juga bermanfaat bila ingin berkendara di siang hari dan Anda mengantuk. Anda perlu tidur sejenak untuk menghindari risiko kecelakaan saat mengemudikan kendaraan bermotor.

Tips tidur siang yang berkualitas dan menyegarkan

Anda perlu memperhatikan waktu luang yang Anda miliki untuk menentukan panjang tidur siang Anda. Namun, jika Anda ingin mendapatkan manfaat optimal dari tidur siang, Anda tidak dianjurkan untuk tidur lebih lama dari 30 menit.

Supaya tidur lebih berkualitas sebaiknya pasang alarm, tidur di tempat yang membuat Anda nyaman, dan matikan notifikasi ponsel Anda selama Anda tidur siang. Hal ini juga akan membantu mencegah perasaan uring-uringan, pusing, atau bete saat bangun tidur siang.

The post Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2wngjOF
via IFTTT
Apakah Ada Pengaruh Pengobatan Kanker Terhadap Kesuburan Pria?

Apakah Ada Pengaruh Pengobatan Kanker Terhadap Kesuburan Pria?

Kesuburan atau fertilitas merupakan kemampuan seseorang untuk memiliki keturunan. Rupanya hal ini menjadi salah satu masalah dalam pengobatan kanker. Sama seperti efek pengobatan kanker pada kesuburan wanita, beberapa jenis metode pengobatan kanker pada pria bisa memberikan risiko tidak subur dan kesulitan untuk memperoleh keturunan. Itulah sebabnya penderita kanker dan keluarganya perlu mempertimbangan metode pengobatan yang akan dijalani. Terutama jika Anda sedang atau akan segera mengusahakan keturunan. Yuk, simak lebih jauh bagaimana pengobatan kanker mengurangi kesuburan pria dan apa saja pilihan yang tersedia buat pasien.

Bagaimana pengobatan kanker mengurangi kesuburan pria?

Meski belum bisa menyembuhkan sepenuhnya, pengobatan kanker sangat berguna untuk meningkatkan kualitas sekaligus memperpanjang hidup pasien. Sayangnya, ada efek samping pengobatan kanker terhadap kesuburan calon ayah. Efek pengobatan kanker pada kesehatan reproduksi pria terjadi dengan dua cara utama. Berikut penjelasan lengkapnya.

Kerusakan organ

Kerusakan organ-organ reproduksi pria bisa rusak atau terganggu. Ini karena adanya gangguan pada kelenjar endokrin dan organ lainnya yang berkaitan. Pada pria, beberapa metode pengobatan kanker memiliki risiko untu merusak kelenjar hormon reproduksi yang berperan penting dalam menjaga fertilitas.

Karena gangguan hormon tersebut, organ-organ tubuh seperti testis, kelenjar tiroid, dan kelenjar adrenal jadi tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, Anda jadi punya peluang lebih kecil untuk memiliki anak.

Perubahan pada otak

Efek pengobatan kanker juga dapat menyebabkan perubahan bagian otak tertentu sehingga muncul gangguan dalam kerja sistem endokrin.

Gangguan tersebut memicu munculnya masalah kesuburan seperti kerusakan sperma dan penurunan kemampuan tubuh untuk produksi sperma. Akibatnya seorang pria dapat mengalami penurunan produksi sperma atau bahkan tidak memproduksinya sama sekali, baik secara sementara ataupun permanen. Selain itu, gangguan proses ejakulasi juga mungkin terjadi sehingga menghambat pria untuk memperoleh keturunan.

Meskipun demikian, tidak hanya pengobatan kanker yang mempengaruhi kondisi dan kualitas sel sperma. Beberapa jenis kanker dapat mengurangi kesuburan sebelum pasien menerima pengobatan kanker. Kasus penyakit Limfoma Hodgkin dan kanker testis dapat menurunkan kualitas dan jumlah sperma secara signifikan.

Efek berbagai pengobatan kanker pada kesuburan pria

Terdapat enam metode pengobatan kanker pada pria yang masing-masing memiliki dampak tersendiri pada kesuburan. Namun, ingatlah bahwa meskipun pengobatan kanker mengurangi kesuburan pria, Anda sebaiknya tetap menjalani pengobatan yang sudah direkomendasikan oleh dokter sesuai dengan kondisi fisik Anda.

Pasalnya, efek samping pengobatan kanker terhadap kesuburan tidak lebih parah daripada efek samping kanker pada hidup Anda secara keseluruhan.

faktor risiko kanker prostat

Kemoterapi

Kemoterapi menggunakan metode pengobatan yang paling umum dan memiliki berbagai jenis obat dengan zat agen yang bervariasi. Hal ini menyebabkan efek kemoterapi terhadap kesuburan pria lebih sulit diprediksi.

Kemoterapi pada dasarnya bekerja dengan cara mematikan sel pada tubuh yang membelah dengan cepat. Karena sel sperma merupakan sel yang membelah dengan cepat, maka ia dapat dengan mudah menjadi target dan dirusak oleh kemoterapi. Di samping itu, penurunan kesuburan atau bahkan infertilitas dapat disebabkan karena obat kemoterapi telah menyerang sel pada testis dan menyebabkan testis tidak dapat memproduksi sel sperma lagi.

Infertilitas juga lebih mungkin terjadi pada individu yang berusia di atas 40 tahun karena pemulihan sel lebih sulit dan cenderung tidak sempurna. Risiko infetilitas juga bergantung pada pola pengobatan dimana pemberian dosis tinggi lebih meningkatkan risiko gangguan kesuburan dan proses pemulihan sel yang lebih lama.

Beberapa jenis obat kemoterapi yang berisiko tinggi menyebabkan gangguan kesuburan di antaranya:

  • Cytarabine
  • Ifosfamide
  • Lomustine
  • Melphalan
  • Nitrogen mustard (mechlorethamine)
  • Procarbazine
  • Actinomycin D
  • Busulfan
  • Carboplatin
  • Carmustine
  • Chlorambucil
  • Cisplatin
  • Cyclophosphamide (Cytoxan)

Sedangkan obat kemoterapi yang berisiko rendah menyebabkan gangguan fertilitas yaitu:

  • 5-fluorouracil (5-FU)
  • 6-Mercaptopurine (6-MP)
  • Bleomycin
  • Cytarabine (Cytosar)
  • Dacarbazine
  • Daunorubicin (Daunomycin)
  • Doxorubicin (Adriamycin)
  • Epirubicin
  • Etoposide (VP-16)
  • Fludarabine
  • Methotrexate
  • Mitoxantrone
  • Thioguanine (6-TG)
  • Thiotepa
  • Vinblastine (Velban)
  • Vincristine (Oncovin)

Imunoterapi

Merupakan metode pengobatan baru dan memiliki cara kerja dan efek samping yang sedikit berbeda. Meskipun demikian penggunaan metode imunoterapi sebagai pengobatan kanker mengurangi kesuburan pria dengan mengganggu kualitas sperma. Hal tersebut meningkatkan risiko cacat bawaan dan komplikasi pada bayi.

Terapi hormon

Metode ini digunakan untuk mengatasi kanker dengan cara merubah sekresi hormon, terutama pada kanker prostat. Terapi hormon secara langsung dapat menurunkan produksi sperma dan juga menurunkan libido dan gangguan ereksi. Efek samping dari terapi ini biasanya mulai membaik  ketika pasien berhenti menggunakan obat terapi hormon.

Transplantasi sel punca (stem cell)

Sel punca atau stem cell merupakan prosedur yang biasanya dilakukan sebelum pasien kanker menjalani terapi radiasi seluruh tubuh atau kemoterapi dengan dosis tinggi. Dalam kebanyakan kasus, sel punca sebagai pengobatan kanker mengurangi kesuburan karena tubuh terhambat dalam memproduksi sperma secara permanen.

Terapi radiasi

Pada dasarnya terapi radiasi merupakan jenis pengobatan dengan cahaya berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker. Jika cahaya yang digunakan dalam terapi radiasi ini diarahkan pada testis atau tubuh bagian bawah yang berdekatan dengan area sekitar pelvis, maka kesuburan pasien bisa berkurang.

Selain itu, radiasi pada bagian kepala dapat mempengaruhi kelenjar hipotalamus dan pitutari pada otak. Kedua kelenjar tersebut berperan dalam produksi hormon LH dan FSH yang berperan sebagai sinyal produksi sperma pada kelenjar testosteron. Gangguan sinyal yang diakibatkan radiasi pada kelenjar otak dapat mengganggu proses produksi dan Anda pun bisa saja tidak subur.

Pembedahan

Metode pembedahan atau operasi adalah merupakan pengobatan kanker dengan peluang untuk sembuh yang lebih besar. Namun, operasi pengangkatan sel kanker pada organ tubuh tertentu dapat mempengaruhi kesuburan pria.

Pembedahan untuk mengangkat testis dapat mengurangi jumlah sperma jika salah satu dari testis diangkat, serta menyebabkan seorang pria tidak subur ketika kedua testis diangkat.

Ketidaksuburan juga dapat terjadi ketika pembedahan bertujuan untuk mengangkat keseluruhan kelenjar prostat sehingga pria tidak lagi memproduksi air mani (yang mengandung sperma). Gangguan akibat operasi sekitar kelenjar prostat juga berisiko merusak saraf yang membuat seorang pria ereksi sehingga pria dapat mengalami gangguan ereksi.

Selain itu, pembedahan untuk mengatasi kanker pada organ kandung kemih, prostat, uretra dan usus besar juga berisiko menyebabkan hambatan dalam proses keluarnya air mani. Hal ini dikenal dengan kondisi ejakulasi retrograde yang menyebabkan cairan semen yang dikeluarkan saat ejakulasi tidak dapat keluar melalui penis secara normal dan memasuki kandung kemih. Meskipun cenderung tidak berbahaya, kondisi ini sangat mengganggu kesuburan seorang pria.

The post Apakah Ada Pengaruh Pengobatan Kanker Terhadap Kesuburan Pria? appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2vwiQYk
via IFTTT
Waspada, Infeksi Bakteri Helicobacter Pylori Bisa Sebakan Kanker Perut

Waspada, Infeksi Bakteri Helicobacter Pylori Bisa Sebakan Kanker Perut

Kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak normal. Tumbuhnya sel kanker sering disebabkan oleh faktor genetik (keturunan) dan gaya hidup yang tidak sehat. Namun, beberapa jenis kanker pada organ saluran pencernaan juga berkaitan dengan adanya infeksi bakteri Helicobacter pylori. Bagaimana bisa bakteri menyebabkan kanker? Berikut ulasan lengkapnya.

Mengenal infeksi bakteri Helicobacter pylori

Bakteri Helicobacter pylori, disingkat H. pylori, merupakan bakteri yang hidup pada lapisan lendir pada saluran pencernaan manusia. Bakteri ini tidak menimbulkan gejala kesakitan pada orang yang terinfeksi.

H. pylori juga memiliki kemampuan untuk bersembunyi dari sistem kekebalan tubuh (imun) sehingga tidak terdeteksi. Caranya dengan mengganggu kerja proses respon imun di dalam saluran pencernaan.

H. pylori hidup pada lingkungan yang tidak menguntungkan karena lambung manusia bersifat sangat asam. Agar dapat bertahan hidup, H. pylori mengeluarkan enzim urease yang merubah urea menjadi amonia. Akibatnya, kadar keasaman lambung berkurang.

Koloni bakteri ini juga sering menggali permukaan lendir pada saluran pencernaan untuk bertahan hidup. Karena itulah muncul peradangan dan luka yang menganga pada lapisan lendir. Peradangan ini susah sembuhnya.

Bagaimana bisa infeksi bakteri ini sebabkan kanker?

Luka yang ditimbulkan oleh H. pylori akibat infeksi kronis dilaporkan jadi salah satu faktor risiko dari kanker lambung nonkardia (terjadi pada bagian lambung bawah).

Peradangan dan luka akibat infeksi bakteri H. pylori bisa menyebabkan kerusakan pada sel-sel dalam sistem pencernaan Anda. Kerusakan sel dalam waktu yang lama bisa memicu mutasi genetik. Mutasi atau perubahan genetik inilah yang kemudian mengubah sel yang normal menjadi sel kanker.

Risiko akibat infeksi H. pylori meningkat jika seseorang memiliki faktor risiko kanker lambung lainnya. Faktor risiko lainnya antara lain pola makan yang tidak sehat, jarang makan sayur buah, merokok, punya penyakit anemia pernisiosa, dan ada anggota keluarga yang kena kanker lambung.

Infeksi bakteri H. pylori adalah penyakit yang cukup umum di masyarakat, khususnya di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Namun, banyak juga orang yang terinfeksi oleh H. pylori yang tidak diserang kanker lambung.

Dalam beberapa kasus, infeksi H. pylori juga berkaitan dengan kanker Limfoma non-Hodgkin dan peningkatan risiko kanker usus . Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana persisinya H. pylori memicu kedua jenis kanker tersebut.

Bagaimana mencegah kanker kalau saya terinfeksi bakteri H. pylori?

Karena tidak menimbulkan gejala yang spesifik, diagnosis infeksi bakteri H. pylori memerlukan pemeriksaan khusus. Infeksi H. pylori bisa dideteksi menggunaan tes darah atau tes pernapasan. Pemeriksaan saluran pencernaan juga dapat dilakukan dengan pemeriksaan tinja dan endoskopi.

Seperti infeksi bakteri pada umumnya, infeksi H. pylori dapat ditangani dengan mengonsumsi antibiotik. Namun, infeksi H. pylori dapat mengalami resistensi terhadap antibiotik. Metode pengobatan ini lebih khusus ditujukan pada pasien yang berisiko tinggi mengalami kanker lambung atau mengalami gastritis (maag) dan komplikasi lainnya yang terbukti diakibatkan oleh infeksi H. pylori.

Dengan mengobati infeksi bakteri secepat mungkin sampai tuntas, Anda menekan kemungkinan adanya kerusakan sel dan mutasi genetik yang dapat memicu kanker. Perhatikan gejala-gejala infeksi bateri H. pylori yang disari dari situs kesehatan MayoClinic berikut ini:

  • Sakit perut atau perut terasa perih
  • Mual
  • Sering bersendawa
  • Begah
  • Berat badan turun drastis padahal tidak sedang diet
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sulit menelan

Diagnosis dan pencegahan sebaiknya dilakukan pada seseorang yang memiliki riwayat diagnosis luka di lambung atau usus yang aktif. Seseorang yang baru menjalani operasi penanganan kanker lambung ataupun limfoma juga dianjurkan untuk memantau kondisi infeksi H. pylori.

Jika terbukti terinfeksi H. pylori, segera lakukan pengobatan dan juga melakukan deteksi dini adanya kanker pada saluran pencernaan.

Bakteri Helicobacter pylori biasanya ditemukan pada tempat-tempat yang kotor, seperti pada lingkungan padat penduduk. Biasanya bakteri ini masuk melalui mulut dan saluran pencernaan melalui kontak dengan tangan makanan yang telah terkontaminasi. Selain itu H. pylori juga dapat ditularkan melalui tinja dan kontak antara mulut dengan mulut.

Oleh karena itu, cara paling efektif untuk mencegah infeksi H. pylori adalah dengan cara memperhatikan keamanan makanan dan kebersihan diri. Hindari juga berbagai alat makan dengan orang yang sedang terinfeksi bakteri Helicobacter pylori.

The post Waspada, Infeksi Bakteri Helicobacter Pylori Bisa Sebakan Kanker Perut appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2vwiNvC
via IFTTT
Menghitung Kalori Makanan Saja Belum Tentu Efektif Untuk Diet

Menghitung Kalori Makanan Saja Belum Tentu Efektif Untuk Diet

Berat badan ideal adalah impian setiap orang. Tapi tentu punya bentuk tubuh ideal tak bisa hanya mengandalkan berjam-jam olahraga di gym. Asupan makanan sehari-hari juga harus dipertimbangkan. Di sisi lain, sembarangan mengurangi porsi makan bisa berdampak negatif pada program diet Anda. Supaya usaha diet tidak sia-sia, cobalah untuk mulai menghitung kalori dalam setiap makanan Anda.

Anda bisa dengan mudah mengeceknya di label nutrisi yang terdapat di kemasan makanan, atau gunakan aplikasi penghitung kalori di ponsel pintar Anda. Tapi, kenapa melakukan hal ini penting untuk “keselamatan” diet Anda?

Berapa seharusnya kebutuhan kalori setiap hari?

Pada umumnya, kebutuhan kalori laki-laki sehat kurang lebih sekitar 2,500 kcal per hari sementara perempuan disarankan untuk memenuhi 2,000 kalori per hari untuk mencukupi kebutuhan energi tubuh.

Tapi pemenuhan kalori harian juga dapat ditentukan oleh beberapa faktor seperti usia, berat badan, aktivitas fisik, tinggi badan, kesehatan metabolisme, dan lain-lain. Selain menggunakan kalkulator penghitung kalori yang sekarang banyak tersedia di internet dan app store, Anda juga dapat melakukan perhitungan berapa kalori minimal yang dibutuhkan tubuh dengan rumus Harris-Benedict.

Kenapa perlu menghitung kalori makanan?

Kalori makanan berfungsi layaknya bahan bakar bagi kendaraan. Tubuh Anda perlu diisi oleh kalori untuk dapat melakukan segala kegiatan dan untuk menunjang fungsi tubuh. Namun terlalu banyak dan terlalu sedikit kalori yang Anda dapatkan tentu berdampak terhadap tubuh.

Tujuan dari menghitung kalori adalah untuk meningkatkan kesadaran Anda terhadap apa yang Anda makan, terutama saat sedang diet. Dengan mengetahui semua kalori dari makan yang Anda konsumsi, Anda bisa lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan membatasi porsi makan dengan cara yang lebih sehat.

Tapi, tidak semua orang cocok dengan metode diet ini

Alasan mengapa teknik menghitung kalori sering dilakukan adalah karena lebih mudah diterapkan. Untuk menaikkan berat badan Anda hanya perlu mengonsumsi lebih banyak kalori yang masuk dibandingkan jumlah kalori yang keluar dan sebaliknya. Tetapi, pada kenyataannya tidak semudah itu, dan tidak semua orang cocok dengan cara ini.

1. Menghitung kalori bisa memicu seseorang diet terlalu berlebihan

Tujuan dari menghitung kalori makanan sejatinya adalah untuk mengendalikan apa yang Anda makan setiap hari. Tapi bagi beberapa orang, ketika tahu kebutuhan kalori idealnya dalam sehari adalah (misalnya) 1200 kcal, ini tanpa sadar jadi memicu mereka untuk sekalian saja tidak makan/minum di bawah standar yang direkomendasikan. Mereka mungkin berpikiran bahwa semakin cepat mengurangi kalori makanan dari yang disarankan, berat badan akan turun lebih cepat.

Di sisi lain, beberapa orang mungkin merasa sangat dikekang oleh pembatasan makan ini, sehingga tidak dapat membuat Anda benar-benar puas. Akibatnya, Anda akan merasa serba salah jika makan dan minum yang berlebih atau kurang.

Hal ini lama-kelamaan dapat menyebabkan gangguan pola makan seperti binge eating, bulimia nervosa, dan anoreksia. Bukan hal yang tidak mungkin juga setelah mendapatkan berat badan yang Anda inginkan, Anda akan kembali kepada kebiasaan makan Anda yang lama

2. Bikin malas berolahraga

Jika Anda berpikir “memotong” kalori dari kebutuhan makanan akan mendapatkan hasil yang baik, pikir lagi. Menurut sebuah studi, 95% dari mereka yang ingin menurunkan berat badan dengan cara mengurangi asupan kalori dan melakukan olahraga secara berlebihan tidak berhasil selama periode 3 tahun. Cara ini justru akan memberi tahu tubuh kita untuk menurunkan laju metabolisme, sehingga dapat memicu timbulnya efek yo-yo dalam diet.

Sementara beberapa orang mungkin berpikir bahwa olahraga selagi diet akan meningkatkan jumlah kalori. Pasalnya, olahraga rutin juga memerlukan asupan makanan yang mencukupi. Pemikiran ini membuat mereka sengaja untuk menagkir dari rutinitas olahraga atau aktivitas fisik lainnya, demi mementingkan pengendalian kalori dari makanan.

Padahal, tidak perlu khawatir dengan olahraga atau aktivitas fisik lainnya karena aktivitas tersebut dapat membakar 60-70% dari jumlah kalori yang masuk.

3. Kalori tidak hanya sekadar kalori

Ketika menyangkut tubuh manusia, kalori adalah sesuatu yang rumit. Segala sesuatu mulai dari protein, lemak, dan karbohidrat diproses secara berbeda. Sehingga perhitungan yang simpel saja tidak cukup dan harus melibatkan dari sisi biologis juga.

Ketika harus memilih antara 5 buah alpukat atau 5 porsi eskrim, tentu lebih sehat buah alpukat terlepas dari keduanya mempunyai kandungan lemak dan kalori.

Metode alternatif yang dapat dilakukan selain menghitung kalori

Tentu menghitung kalori bukan sesuatu yang dilarang, metode ini tetap dapat dilakukan untuk melihat gambaran pola makan Anda. Selain menghitung kalori, ada beberapa cara yang mungkin dapat Anda jadikan sebagai pertimbangan seperti makanlah ketika Anda memang sudah merasa lapar, makan dengan porsi yang lebih sedikit, memilih makanan yang menggunakan kalori lebih banyak untuk penyimpanan dan metabolisme seperti makanan yang kaya akan serat dan protein, dan pastikan makanan yang Anda konsumsi tepat, sehat, dan tidak hanya dinilai dari jumlah kalorinya saja.

The post Menghitung Kalori Makanan Saja Belum Tentu Efektif Untuk Diet appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2vwnB42
via IFTTT
Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Aktivitas mencuci tangan, mandi, sikat gigi dan lainnya adalah hal yang sering Anda lakukan. Anda juga pasti tahu bahwa hal tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan diri. Sayangnya, tidak semua orang tahu tentang cara menjaga kebersihan diri dengan benar, termasuk alasan kenapa mereka harus menjaga kebersihan diri selain memang sudah menjadi rutinitas.

Kebersihan diri atau personal hygiene adalah tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk memperoleh kesejahteraan fisik dan psikis yang optimal. Menjaga kebersihan diri perlu dilakukan karena tiga alasan, yaitu :

  • Alasan sosial. Menjaga kebersihan diri dapat membantu Anda menghindari citra tubuh yang negatif. Lagipula, siapa yang suka dibicarakan oleh orang lain, terutama ketika yang dibicarakan adalah karena bau badan, bau ketiak, bau mulut, gigi kuning, atau hal yang berkaitan dengan tubuh Anda?
  • Alasan kesehatan. Kebersihan diri yang buruk bisa meningkatkan risiko Anda terkena penyakit, seperti diare atau infeksi lainnya. Dengan menjaga kebersihan diri, Anda bisa mencegah terjadinya infeksi penyakit tersebut.
  • Alasan psikologis. Kebersihan diri yang baik bisa meningkatkan rasa percaya diri Anda, terutama dalam situasi sosial.

Panduan menjaga kebersihan diri

Bila selama ini Anda telah melakukan berbagai aktivitas untuk menjaga kebersihan diri berikut ini, berarti Anda termasuk orang yang bersih. Bila Anda belum melakukan lima hal penting di bawah, Anda bisa mulai dari sekarang.

1. Cuci tangan pakai sabun

Sebagian besar infeksi bisa terjadi karena Anda menyentuh makanan atau mulut Anda dengan kondisi tangan yang kotor. Oleh karena itu, mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu hal terpenting yang bisa Anda lakukan untuk menghindari infeksi penyakit. Anda dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama pada saat:

  • Usai menggunakan toilet.
  • Sebelum dan sesudah makan.
  • Sebelum memasak atau menyiapkan makanan.
  • Setelah memegang hewan.
  • Berada di sekitar seseorang yang batuk atau pilek.

Namun, jika Anda tidak memiliki akses terhaap air mengalir, Anda bisa menggunakan sabun dan air yang tersedia. Jika Anda tidak memiliki akses air atau sabun, Anda bisa menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol seperti hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol untuk membersihkan tangan.

2. Sikat gigi pagi dan malam hari

Untuk mencegah terjadinya bau mulut, plak pada gigi, dan infeksi pada gigi lainnya, maka Anda perlu secara rutin sikat gigi setidaknya dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari.

Di pagi hari, biasanya Anda akan mengalami bau mulut karena air liur tidak dibuat saat Anda sedang tidur. Dan di malam hari, produksi air liur berkurang dan bakteri perusak gigi lebih aktif pada malam hari.

Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut secara optimal, maka Anda perlu sikat gigi minimal dua kali sehari dengan lembut, mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali atau saat sikat gigi mulai usang, dan pastikan Anda menggunakan pasta gigi yang mengandung fluorida.

3. Jaga kebersihan kuku

Kuku yang dibiarkan panjang dan kotor bisa menjadi penyebab infeksi penyakit. Oleh karena itu, Anda perlu menjaga kesehatan kuku dengan cara:

  • Tidak mengigit atau merobek kuku.
  • Potong kuku saat kuku mulai panjang. Gunakan pemotong kuku yang bersih untuk memotong kuku.
  • Jika Anda senang memelihara kuku panjang, Anda dianjurkan untuk membersihkan kuku Anda dengan air, sabun, dan sikat kuku untuk menggosok bagian bawah kuku saat Anda mencuci tangan.

4. Jaga kebersihan kaki

Jika Anda menggunakan kaos kaki dan sepatu sepanjang hari atau menggunakan kaos kaki dan sepatu yang sama selama berhari-hari, bakteri akan berkembang biang di kulit kaki Anda, sehingga bisa menimbulkan bau kaki tidak sedap. Untuk mencegah bau kaki, maka, berikut adalah hal yang perlu Anda lakukan :

  • Cuci kaki secara rutin dan keringkan dengan handuk.
  • Hindari menggunakan kaos kaki dan sepatu yang sama setiap hari atau menggunakan kaos kaki dan sepatu sepanjang hari.
  • Jangan menggunakan sepatu saat kaki dalam keadaan basah, karena hal tersebut membuat kondisi kaki lembab dan bakteri lebih mudah untuk berkembang.

 5. Jaga kebersihan pakaian

Pakaian yang kotor perlu Anda cuci dengan deterjen sampai bersih sebelum Anda menggunakannya lagi. Anda juga dianjurkan untuk menggantung pakaian yang telah Anda cuci di bawah sinar matahari sampai kering karena sinar matahari bisa membunuh beberapa kuman penyakit yang bisa menyebabkan infeksi.

The post Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini! appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2iKzQUy
via IFTTT
7 Manfaat Makan Buah Kiwi Saat Hamil yang Sayang Dilewatkan

7 Manfaat Makan Buah Kiwi Saat Hamil yang Sayang Dilewatkan

Kehamilan merupakan suatu hal yang menarik. Menunggu kedatangan si buah hati, tentunya Anda sebagai orang tua akan mempersiapkan segala sesuatu yang terbaik untuk kesehatan si kecil. Bukan hanya itu saja, asupan gizi ibu juga menjadi hal yang sangat diperhatikan. Untuk meningkatkan kesehatan Anda selama masa kehamilan dan janin, rutin makan kiwi saat hamil ternyata memberikan banyak manfaat bagi ibu dan janin yang dikandung.

Anda dapat makan kiwi saat hamil dengan kulitnya sama seperti apel, tetapi kebanyakan orang lebih memilih untuk memotongnya setengah kemudian langsung menyendokkan isi buahnya saja. Atau alternatif lain dapat dengan mengupas kulitnya dan memotong irisan buahnya.

Bagaimana pun cara Anda makan kiwi saat hamil, yang lebih penting adalah mencuci kiwi sebelum mengonsumsi. Karena pada kulit kiwi terdapat berbagai macam bakteri atau bahan kimia berbahaya yang dapat mengganggu perkembangan janin.

Apa saja nutrisi yang terkandung dalam buah kiwi?

Siapa yang tidak tahu buah kiwi? Buah yang satu ini merupakan salah satu buah dengan banyak kandungan nutrisi. Berikut adalah daftar kandungan nutrisi buah kiwi yang baik untuk kesehatan kandungan calon ibu.

1. Asam folat

Asam folat merupakan salah satu tipe vitamin B (B9) yang penting dalam perkembangan sistem saraf dan pertumbuhan sel. Kurangnya konsumsi folat selama masa kehamilan dapat meningkatkan risiko cacat lahir, seperti spina bifida.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, wanita hamil direkomendasikan mengonsumsi 400 mikrogram asam folat per harinya. Konsumsi folat sebaiknya dimulai satu bulan sebelum hamil sebagai pencegahan kecacatan pada otak dan tulang belakang bayi. Nah, buah kiwi ternyata merupakan sumber asam folat yang alami dan aman dikonsumsi.

 

2. Vitamin C

Vitamin C juga memiliki peranan penting selama masa kehamilan. Ini karena vitamin C bisa meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus memicu produksi kolagen, yaitu protein yang menjaga kulit tetap lentur dan kenyal. Ibu membutuhkan kolagen dan vitamin C untuk mencegah selulit pada perut ibu.

Kiwi adalah salah satu sumber vitamin C yang baik. Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang dapat menjaga tubuh dari bahaya radikal bebas dan memiliki efek antimikroba sehingga mencegah pertumbuhan bakteri, virus, ataupun parasit.

 

3. Vitamin K

Vitamin K merupakan vitamin yang penting untuk pembekuan darah dan mempercepat penyembuhan luka. Berdasarkan MedlinePlus, vitamin ini juga memiliki peranan dalam menjaga kekuatan tulang.

Mengonsumsi vitamin K yang cukup selama masa kehamilan sangat penting karena perdarahan akan sering terjadi selama proses melahirkan. Kehilangan darah yang berlebihan karena lamanya waktu pembekuan dapat membahayakan nyawa.

 

4. Gula alami

Kiwi memiliki komponen gula alami yang membantu mengendalikan keinginan Anda akan makanan manis yang tidak sehat. Dengan indeks glikemik yang rendah, kiwi tidak menyebabkan terjadinya lonjakan insulin. Mengendalikan gula darah merupakan hal yang penting, mengingat banyak kasus diabetes gestasional selama kehamilan.

 

5. Baik untuk pencernaan

Sebagai ibu yang sedang hamil, tentunya Anda mengetahui bahwa sembelit (susah buang air besar) dan wasir sering terjadi selama masa kehamilan. Kiwi merupakan sumber prebiotik yang baik. Prebiotik mengandung enzim, serat, dan komponen phenolic. Sehingga mengonsumsi kiwi baik untuk mencegah konstipasi, diare, maag, mual, dan nyeri perut.

 

6. Meningkatkan kekebalan tubuh

Kiwi kaya akan antioksidan, yang membantu melindungi DNA dan RNA janin dari bahaya. Antioksidan ini bertugas melawan radikal bebas dalam tubuh dan mampu melawan penyakit sehingga ibu hamil dan bayinya akan tetap sehat. Antioksidan juga memiliki fungsi untuk melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Nah, khasiat ini jadi satu alasan lagi untuk makan kiwi saat hamil.

 

7. Penyeimbang hormon

Kadar hormon yang naik turun sering terjadi selama masa kehamilan. Suatu saat Anda merasa sangat emosional dan meledak-ledak, tapi tiba-tiba Anda menjadi tenang seketika. Gejolak emosi ini disebabkan oleh hormon yang tidak seimbang.

Depresi, lelah, dan stress tidak baik untuk ibu yang sedang hamil. Makan kiwi saat hamil dapat mengatasi masalah tersebut karena kiwi punya khasiat menyeimbangkan hormon pada ibu hamil.

The post 7 Manfaat Makan Buah Kiwi Saat Hamil yang Sayang Dilewatkan appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2xBL40W
via IFTTT
Ciri-ciri Payudara yang Sehat dari Bentuk, Ukuran, dan Jenis Puting Payudara

Ciri-ciri Payudara yang Sehat dari Bentuk, Ukuran, dan Jenis Puting Payudara

Sebagai wanita, Anda mungkin pernah merasa heran dengan payudara yang dimiliki dan bertanya-tanya apakah ukuran payudara Anda normal. Hal ini wajar karena tidak semua wanita paham tentang payudara, bahkan dengan ukuran payudara yang dimiliki. Karena itu, penting bagi Anda untuk mengenal ciri-ciri payudara sehat dan kondisi payudara seperti apa yang perlu diwaspadai. Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Ukuran payudara besar sebelah

Di antara Anda, mungkin ada yang memiliki ukuran payudara kanan dan kiri yang berbeda. Anda mungkin jadi heran apakah hal ini normal. Jawabannya adalah, sangat normal, terutama bagi anak perempuan yang berada dalam masa pubertas.

Perbedaan ukuran payudara ini juga bisa muncul saat Anda berusia 20-an. Bahkan, suatu penelitian menemukan bahwa 44 persen wanita mengatakan bahwa satu payudara yang dimilikinya lebih kecil dari yang satunya.

Hal ini bisa terjadi karena saat anak perempuan mulai pubertas, payudara mulai berkembang dengan ditandai sedikit pembengkakan di bawah puting susu, atau yang dikenal dengan breast budding. Pada saat tersebut, Anda mungkin memperhatikan bahwa salah satu payudara Anda mulai berkembang sebelum yang lain atau tumbuh lebih cepat.

Jadi, buat Anda yang memiliki ukuran payudara berbeda, tidak perlu khawatir, terutama untuk remaja. Namun, jika Anda masih merasa khawatir, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter atau ginekolog untuk meyakinkan diri Anda bahwa payudara Anda normal.

Puting payudara masuk ke dalam

Biasanya, puting payudara menonjol keluar. Namun untuk beberapa orang, puting payudaranya tidak menonjol atau masuk ke dalam. Sebuah studi menunjukkan bahwa sekitar 10% wanita memiliki puting susu yang tidak menonjol atau bahkan masuk ke dalam (inverted nipple).

Hal ini terjadi karena jaringan yang menghubungkan puting payudara Anda menjadi sedikit lebih pendek. Anda tidak perlu khawatir, karena meski tidak menonjol, puting susu Anda tetap berfungsi normal untuk memberikan air susu ibu (ASI) bagi si kecil.

Namun, jika puting payudara Anda yang semula menonjol menjadi tidak menonjol lagi, maka, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter karena bisa menjadi indikasi kanker.

Rambut kecil di aerola

Munculnya rambut kecil di sekitar aerola, atau kulit gelap di sekitar puting susu Anda, mungkin akan membuat Anda bertanya-tanya. Namun lagi-lagi, Anda tidak perlu khawatir. Jika rambut kecil tersebut membuat Anda risih, Anda bisa mengguntingnya dengan gunting kecil. Namun Anda tidak dianjurkan untuk mencabutnya, karena bisa menyebabkan infeksi dan rambut tumbuh ke dalam.

Kapan harus periksa ke dokter kalau ada yang tidak beres?

Nipple discharge

Jika kondisi ini terjadi sebelum menopause, cairan berwarna kehijauan, jernih, atau merah (berdarah), serta terdapat benjolan, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab dan kondisi sebenarnya.

Benjolan di payudara

Jika Anda menemukan benjolan di sekitar payudara atau ketiak, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter karena bisa menjadi tanda tumor atau kanker.

Perubahan warna dan tekstur

Jika kulit di sekitar payudara Anda terasa gatal, bersisik, atau kemerahan, Anda harus memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah payudara sehat dan normal.

Payudara terasa sakit

Rasa sakit pada payudara yang muncul menjelang menstruasi adalah hal yang normal karena rasa sakit tersebut akan hilang dengan sendirinya. Namun, jika rasa sakit tersebut tidak kunjung menghilang, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan payudara Anda baik-baik saja.

Perubahan ukuran atau bentuk

Seiring pertambahan usia atau kondisi tertentu (seperti menstruasi atau hamil), akan terjadi perubahan ukuran atau bentuk payudara. Terutama ketika Anda menopause, payudara Anda cenderung kendur atau lebih kecil karena mulai kehilangan bentuknya. Hal tersebut adalah normal.

Namun, jika perubahan tersebut terjadi diluar waktu-waktu tersebut, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan payudara sehat dan baik-baik saja.

The post Ciri-ciri Payudara yang Sehat dari Bentuk, Ukuran, dan Jenis Puting Payudara appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2endlQx
via IFTTT
Bagaimana Gangguan Spektrum Autisme Didiagnosis Pada Anak dan Dewasa?

Bagaimana Gangguan Spektrum Autisme Didiagnosis Pada Anak dan Dewasa?

Gangguan spektrum autisme semakin sering terjadi pada anak-anak di seluruh dunia. Begitu seorang anak didiagnosis dengan autisme, ia harus menjalani kondisi tersebut seumur hidupnya. Namun, perawatan dini dapat membantunya menjadi lebih baik. Supaya berhasil dalam mengatasinya, autisme harus didiagnosis sesegera mungkin. Lantas kapan dan bagaimana diagnosis autisme bisa diberikan oleh dokter? Ini dia informasi lengkapnya. 

Diagnosis autisme pada anak-anak

Kadang, diagnosis autisme pada anak-anak yang masih terus berkembang sulit untuk dipastikan. Namun, mendapatkan diagnosis dini dapat membantu orangtua memahami kebutuhan anaknya dan memberikannya dukungan dan perawatan yang tepat. Berikut langkah-langkah ditegakkannya diagnosis autisme pada anak.

Konsultasi dokter

Pertama, Anda perlu konsultasi dengan dokter anak terlebih dahulu. Buat janji dengan dokter yang berpengalaman dengan anak-anak autisme. Bawalah catatan atau buku harian perilaku anak Anda saat menemui dokter. Ingatlah untuk mencatat perilaku yang membuat Anda berpikir bahwa anak Anda mengidap gangguan spektrum autisme.

Pemeriksaan

Jika anak Anda belum bersekolah, dokter bisa menjalankan M-chat (modifikasi checklist untuk gangguan spektrum autisme pada balita). Dokter akan memeriksa perilaku dan perkembangan anak Anda, mengajukan beberapa pertanyaan padanya, atau berbicara dan bermain dengannya untuk melihat reaksi anak. Misalnya bagaimana cara anak berbicara, berperilaku, bergerak, merespon, dan belajar.

Anak Anda (dan anak-anak lain yang tidak dicurigai mengidap gangguan spektrum autisme) harus menjalani pemeriksaan di usia 9 bulan, 18 bulan, 24 bulan, dan 30 bulan. Pemeriksaan ini juga dikenal dengan istilah screening. Terkadang, anak mungkin memerlukan lebih banyak tes screening jika dokter merekomendasikan.

Jika dokter melihat adanya tanda-tanda masalah pada anak Anda, maka akan dilakukan assessment.

Assessment

Para spesialis (dokter perkembangan anak, ahli saraf anak, psikolog, atau psikiater anak) akan mengajukan beberapa pertanyaan pada Anda terkait kesehatan dan perilaku anak Anda. Mereka juga akan memeriksa pendengaran dan penglihatannya. Tes neurologis, tes genetik, dan tes medis lainnya mungkin juga direkomendasikan bila perlu.

Dalam beberapa kasus, Anda dan anak akan diminta untuk menghadiri serangkaian pertemuan dan wawancara sehingga perkembangan, perilaku, keterampilan, dan aktivitas anak Anda bisa terus dipantau. Setelah itu, barulah para spesialis bisa menegakkan diagnosis autisme. 

Diagnosis autisme pada orang dewasa

Ada sejumlah tes online untuk gangguan spektrum autisme, tetapi tidak ada satu pun yang mampu memberikan hasil pasti. Anda harus menemui dokter untuk memahami segalanya secara menyeluruh.

Mendapatkan diagnosis autisme dapat membantu Anda memahami mengapa selama ini Anda mengalami kesulitan, apa yang bisa dilakukan, dan bagaimana Anda bisa mendapatkan dukungan dan perawatan yang tepat.

mengatasi ejakulasi dini

Konsultasi dokter

Jika Anda atau orang-orang terdekat curiga bahwa Anda mengidap gangguan spektrum autisme, cari dokter terpercaya yang berpengalaman dalam menangani orang-orang dengan gangguan spektrum autisme. Anda akan menjalani wawancara singkat dengan dokter.

Saat berkonsultasi, jelaskan padanya mengapa Anda atau orang lain bisa berpikir bahwa Anda mungkin mengidap gangguan spektrum autisme. Misalnya Anda mungkin kesulitan untuk mengekspresikan perasaan dan pikiran, berkomunikasi dengan orang lain, atau menggunakan imajinasi Anda.

Assessment

Selama assessment Anda, tenaga kesehatan (terapis wicara, dokter, terapis okupasi) akan bekerja untuk melihat bagaimana cara Anda berperilaku dalam situasi sosial. Selain itu, mereka juga akan mempelajari masa kecil, riwayat kesehatan, serta kehidupan pribadi maupun pekerjaan Anda.

Jika setelah penilaian ini Anda didiagnosis dengan autisme, mereka akan menyarankan Anda untuk menghadiri pertemuan lebih lanjut untuk mempersiapkan langkah-langkah berikutnya.

Diagnosis dini dapat membantu orang-orang dengan autisme untuk mendapatkan perawatan yang tepat di waktu yang tepat. Dengan begitu, si kecil atau Anda sendiri bisa belajar keterampilan baru dan meningkatkan kemampuan untuk menghadapi tantangan sehari-hari.

Menurut badan kesehatan Inggris National Health Service, mendapatkan diagnosis autisme juga akan membantu orang-orang terdekat supaya bisa memahami kondisi Anda lebih dalam. Hal ini tentu bisa meningkatkan kualitas hubungan Anda dengan keluarga, sahabat, dan rekan kerja.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

The post Bagaimana Gangguan Spektrum Autisme Didiagnosis Pada Anak dan Dewasa? appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2gtRIm8
via IFTTT
Catat Baik-baik, 6 Faktor Penting Ini Bisa Bikin Anda Sulit Hamil

Catat Baik-baik, 6 Faktor Penting Ini Bisa Bikin Anda Sulit Hamil

Gaya hidup dan faktor lingkungan dapat memengaruhi peluang Anda untuk memiliki kehamilan dan bayi yang sehat. Jika Anda ingin meningkatkan kesempatan hamil, sering kali Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan atau diwaspadainya. Akibatnya, Anda pun jadi lebih sulit hamil. Untuk mempelajari apa saja penyebab sulit hamik, berikut adalah enam faktor penting yang menentukan kesuburan Anda.

Mengapa saya atau pasangan saya sulit hamil?

1. Usia

Kualitas dan jumlah sel telur wanita semakin menurun seiring bertambahnya usia. Dimulai pada usia 32, peluang wanita untuk hamil menurun secara bertahap. Pada usia 35, tingkat kesuburan semakin menurun dan kemungkinan hamil setiap bulannya sekitar 20 persen. Pada usia 40, kesuburan telah menurun setengahnya dan kemungkinan hamil setiap bulannya sekitar 5 persen.

2. Berat Badan

Berat badan dapat memengaruhi masa subur wanita. Berat badan ideal, diukur dengan indeks massa tubuh (BMI) yang normal dapat memperlancar ovulasi (pelepasan sel telur yang siap dibuahi) sehingga peluang hamil pun meningkat.

Nah, kelebihan berat badan bisa membuat kadar hormon tidak seimbang, sehingga Anda lebih sulit hamil. Sama seperti kelebihan berat badan, terlalu kurus juga dapat mempengaruhi kesuburan wanita. Jika BMI Anda di bawah batas normal, Anda akan mengalami kekurangan hormon leptin, yang mengontrol rasa lapar dan perasaan kenyang. Kadar leptin yang rendah dapat mengganggu periode menstruasi.

3. Merokok

Merokok menyebabkan 13 persen kasus ketidaksuburan secara keseluruhan. Merokok membuat indung telur menua dan menghabiskan pasokan telur di tubuh wanita. Pada tubuh pria, merokok menurunkan jumlah sperma. Paparan asap rokok yang mengandung berbagai zat berbahaya juga dapat membuat Anda serta pasangan lebih sulit hamil. 

4. Mengantongi ponsel

Paparan ponsel dapat mempengaruhi kualitas sperma menjadi lebih rendah. Hal ini mungkin terjadi karena radiasi elektromagnetik radio frekuensi yang merusak DNA sehingga merusak kemampuan sperma membuahi sel telur. Ponsel diduga meningkatkan suhu testis jadi lebih panas ketika disimpan di saku celana. Padahal, suhu yang terlalu panas tidak baik bagi kualitas dan jumlah sperma.

5. Berolahraga terlalu keras

Olahraga dapat membantu Anda tetap langsing, kuat, dan penuh energi. Namun, jika Anda melakukannya terlalu berlebihan, ini akan berdampak negatif pada kesuburan.

Sebuah penelitian tahun 2012 yang dipublikasikan di Fertility and Sterility menemukan bahwa wanita dengan berat badan normal yang berolahraga keras, yaitu selama lebih dari lima jam dalam seminggu, jadi lebih sulit hamil. Tanda yang terlihat jelas adalah perubahan pada siklus menstruasi. Jika Anda mulai mengalami perubahan tersebut, sebaiknya kurangi durasi atau intensitas olahraga Anda, kemudian konsultasikan dengan dokter tentang kesehatan dan kesuburan Anda.

6. Terlalu stres

Banyak orang bilang wanita hamil perlu ketenangan, karena stres tak baik untuk bayi. Tetapi ternyata stres juga tak baik untuk Anda yang sedang berusaha untuk hamil. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Human Reproduction, wanita yang memiliki tingkat stres yang tinggi akan mengalami kesulitan untuk hamil.

Dalam penelitian ini, para ahli juga menganjurkan bagi pasangan yang sedang mencoba hamil untuk latihan yoga atau meditasi. Pasalnya, yoga dan meditasi bisa membantu menenangkan pikiran dan menghalau stres berlebih. Stres sebenarnya adalah hal yang wajar, tapi jika berlebihan dan Anda tidak bisa mengelolanya, kesuburan Anda juga akan ikut terganggu.

The post Catat Baik-baik, 6 Faktor Penting Ini Bisa Bikin Anda Sulit Hamil appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2grwDZc
via IFTTT
3 Jenis Cek Gula Darah dan Cara Membaca Hasil Tesnya

3 Jenis Cek Gula Darah dan Cara Membaca Hasil Tesnya

Tes yang dipakai untuk cek gula darah ada beberapa jenis, lho. Masing-masing tes memiliki arti yang berbeda-beda pula. Jika Anda menderita diabetes, maka tes gula darah tersebut yang biasanya dilakukan untuk mengetahui apakah kondisi kesehatan Anda selalu dalam keadaan aman dan terkendali. Lalu bagaimana cara membaca hasil tes gula darah? Apa yang membedakan masing-masing tes gula darah? Ini dia informasi lengkapnya. 

Apa saja jenis tes gula darah yang biasanya dilakukan?

Untuk mengetahui apakah gula darah Anda normal, maka ada beberapa tes darah yang biasanya dilakukan. Tes darah ini dilakukan rutin oleh pengidap diabetes untuk mengetahui apakah penyakitnya masih terkendali atau tidak. Masing-masing tes gula darah memiliki metode dan kadar normal yang berbeda-beda. Berikut adalah beberapa pemeriksaan gula darah yang lazim dilakukan.

1. Tes gula darah puasa

Pemeriksaan ini mewajibkan Anda untuk puasa sebelumnya. Biasanya, puasa yang dianjurkan memakan waktu kurang lebih 8 jam. Karena cek gula darah puasa dilakukan di pagi hari, maka pasien diminta untuk tidak makan dan minum di tengah malam.

Sejauh ini, pemeriksaan gula darah puasa dianggap sebagai pemeriksaan yang cukup diandalkan untuk mendiagnosis penyakit diabetes. Kadar gula darah yang dianggap normal pada pemeriksaan ini yaitu:

  • Normal: di bawah 100 mg/dl
  • Prediabetes: 100-125 mg/dl
  • Diabetes: 126 mg/dl atau lebih

2. Tes gula darah 2 jam postprandial (PP)

Tes gula darah 2 jam postpandrial adalah kelanjutan dari tes gula darah puasa. Jadi, kalau Anda sudah diambil sampel darahnya setelah puasa 8 jam penuh, Anda akan diminta untuk makan seperti biasa. Kemudian selang 2 jam setelah makan, kadar gula darah Anda akan dicek kembali.

Sebenarnya wajar jika kadar gula darah melonjak setelah waktu makan. Hal ini terjadi baik pada orang sehat maupun penderita diabetes. Namun, pada orang yang sehat, kadar gula darah akan kembali normal setelah 2 jam ia makan.

Ini disebabkan karena hormon insulin mereka bekerja dengan baik untuk menurunkan kadar gula darah. Kondisi ini yang tak terjadi pada penderita diabetes, hormon insulin mereka sudah tidak bisa bekerja dengan normal. Maka dari itu gula darah mereka akan tetap tinggi meski 2 jam setelah makan. Berikut adalah kadar normal dari pemeriksaan gula darah 2 jam postprandial.

  • Normal: kurang dari 140 mg/dl
  • Prediabetes: 140-199 mg/dl
  • Diabetes: 200 mg/dl atau lebih

3. Tes gula darah sewaktu

Tes gula darah ini dilakukan kapan saja, tidak perlu puasa sebelumnya atau bisa dibilang tanpa syarat. Namun, pemeriksaan ini biasanya hanya diterapkan pada penderita diabetes saja. Jadi, jika Anda sudah memiliki alat cek gula darah di rumah, Anda bisa melakukan pemeriksaan ini secara mandiri. Inilah kategori kadar gula darah Anda menurut tes gula darah sewaktu.

  • Normal: di bawah 200 mg/dl
  • Diabetes: lebih dari 200 mg/dl

Jika Anda menderita diabetes dan sudah diberikan obat pengontrol gula darah, maka kadar gula darah Anda juga diharapkan terus di angka normal. Bila terus di angka normal, bisa dibilang penyakit diabetes Anda terkendali dan berisiko rendah untuk mengalami komplikasi.

gejala diabetes pada pria

Apakah saya bisa cek gula darah sendiri di rumah?

Sekarang ini banyak yang menjual alat cek gula darah yang sederhana. Alat tersebut sebenarnya bisa Anda manfaatkan untuk memantau kadar gula darah sewaktu. Apalagi jika Anda mengonsumsi obat yang menekan gula darah sehingga membuat Anda berisiko alami hipoglikemia atau kadar gula darah rendah.

Jika Anda memang ingin membeli alat cek gula darah agar bisa melakukan tes sendiri, sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter yang menangani Anda. Pastikan bahwa Anda telah mengerti betul cara menggunakan alat tersebut dan bagaimana mengambil sampel darah yang benar.

Jika saya mengalami diabetes, seberapa sering saya harus cek gula darah?

Untuk seberapa sering tes gula darah, setiap orang akan berbeda-beda. Ini tergantung dari pengobatan apa yang diberikan. Biasanya, bila Anda diberikan beberapa obat yang dapat membuat gula darah menurun drastis, maka Anda diminta untuk lebih sering memeriksa gula darah.

Namun, untuk memastikannya lebih baik Anda langsung tanyakan pada dokter yang menangani Anda soal seberapa sering Anda harus melakukan cek gula darah.

The post 3 Jenis Cek Gula Darah dan Cara Membaca Hasil Tesnya appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2xAjWQ2
via IFTTT
11 Penyebab Utama Stroke Pada Remaja

11 Penyebab Utama Stroke Pada Remaja

Stroke remaja jarang terjadi. Kelompok usia stroke paling umum adalah orang dewasa di atas usia 65 tahun. Anak-anak dengan masalah kesehatan tertentu dan wanita hamil dapat mengalami peningkatan kecil dalam risiko stroke, tapi pada remaja merupakan masalah yang berbeda.

Penyebab utama stroke pada remaja

Remaja yang mengalami stroke sering memiliki satu atau lebih dari masalah medis yang mempengaruhi pembekuan darah dan stroke di antaranya kondisi-kondisi di bawah ini.

1. Anemia sel sabit

Anemia sel sabit adalah kondisi darah turunan dan menyebabkan penggumpalan darah yang disebabkan oleh proses disebut ‘sickling,’ atau perubahan karakteristik dalam bentuk sel-sel darah merah dalam menanggapi stres fisik seperti infeksi. Gumpalan darah ini dapat terbentuk di mana saja pada bagian tubuh, dan jika gumpalan darah terbentuk di otak atau dalam perjalanan ke otak, maka akan menyebabkan stroke.

2. Kelainan pembuluh darah bawaan

Contohnya seperti aneurisma otak dan malformasi arteri mungkin bisa menyebabkan gumpalan, berdampak pada stroke iskemik, tetapi lebih cenderung akan pecah, menyebabkan stroke hemoragik.

3. Penyakit jantung atau malformasi jantung

Dapat mengakibatkan detak jantung yang tidak teratur, masalah fungsi jantung atau serangan jantung, yang semuanya dapat menyebabkan stroke. Penyakit jantung bawaan umumnya didiagnosis pada usia yang sangat dini, tetapi para remaja harus melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur untuk mendeteksi dan menangani jenis masalah yang terjadi.

4. Hipertensi

Tidak umum terjadi pada remaja, dan itu biasanya merupakan tanda dari penyakit medis seperti ketidakseimbangan hormon. Hipertensi yang tidak diobati dapat mengganggu pembuluh darah dan dapat menyebabkan penyakit jantung atau stroke.

5. Infeksi

Terutama infeksi berat, dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh dan sel-sel darah hingga dapat meningkatkan penggumpalan darah, serta mengakibatkan stroke, mungkin dapat terjadi. Cara terbaik untuk melindungi diri terhadap infeksi serius adalah untuk tetap mengikuti perkembangan imunisasi.

6. Migrain

Jarang terkait dengan stroke, tetapi remaja yang menderita migrain mengalami tingkat stroke sedikit lebih tinggi, dan harus melakukan evaluasi medis menyeluruh untuk menentukan apakah migrain benar hanya migrain ringan atau apakah sebenarnya itu adalah mini stroke.

7. Kanker

Meningkatkan pembentukan gumpalan darah akibat perubahan fisiologi tubuh dan juga sebagai konsekuensi dari beberapa pengobatan antikanker.

8. Kolesterol tinggi

Relatif jarang terjadi pada remaja, tetapi ada beberapa gangguan metabolisme bawaan yang bisa menyebabkan kadar kolesterol darah naik, dan dapat menyebabkan penyakit jantung serta penyakit serebrovaskular, meningkatkan risiko stroke.

9. Terapi hormon, penggunaan steroid, pil KB, dan kehamilan remaja

Semua dapat mengubah hormon tubuh, fisiologi pembuluh darah dan fungsi pembekuan darah, meningkatkan risiko stroke.

10. Trauma kepala, gegar otak atau trauma berat lainnya

Menyebabkan gangguan dalam tubuh, dan berdampak pada stroke iskemik atau hemoragik bagi orang muda.

11. Obat-obatan

Dapat menyebabkan stroke pada usia berapa pun. Penggunaan rokok, minuman energi, pil kafein atau narkoba merupakan faktor-faktor risiko besar untuk stroke.

Gejala stroke pada remaja

Tidak umum bagi remaja untuk mengalami stroke. Para remaja mungkin tidak mengeluh terkait gejala-gejala penyakit. Bila anak remaja Anda memiliki gejala berikut, dia sebaiknya mendapatkan perawatan medis segera:

  • Nyeri kepala berat
  • Perubahan penglihatan
  • Lemas
  • Kebingungan
  • Kesulitan berbicara
  • Kesulitan dalam memahami
  • Tingkah laku yang tidak biasa
  • Penurunan kewaspadaan
  • Kesulitan berjalan
  • Keseimbangan yang buruk

Stroke pada remaja dapat mengubah hidup. Pelajari lebih lanjut terkait bagaimana orang tua dan para remaja mendapatkan pertolongan dan dukungan. Rehabilitasi pasca stroke bisa membantu remaja mencapai hasil terbaik yang dapat mengarah pada kehidupan bahagia, sehat, dan produktif.

The post 11 Penyebab Utama Stroke Pada Remaja appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2vI955a
via IFTTT
Seberapa Banyak Porsi Makan Malam yang Ideal dan Tidak Bikin Gemuk?

Seberapa Banyak Porsi Makan Malam yang Ideal dan Tidak Bikin Gemuk?

Anda mungkin sudah sering dengar mitos bahwa makan malam bikin gemuk. Karena itu, banyak orang jadi menghindari makan malam. Padahal, membiarkan perut lapar dapat membuat Anda susah tidur. Anda malah jadi semakin tergoda untuk ngemil nantinya. Seorang ahli gizi ternama bahkan pernah memberi nasihat bahwa Anda harus makan pagi seperti raja, makan siang seperti pangeran, dan makan malam seperti orang miskin. Apa benar begitu? Sebenarnya seberapa porsi makan malam yang tepat tapi tidak bikin berat badan naik? 

Makan malam belum tentu bikin gemuk

Makan di malam hari sering kali dikaitkan dengan pola makan tidak sehat akibat stres dan kebosanan. Selain itu, makan di malam hari, terutama saat di depan televisi, sering kali jadi tidak terkendali karena porsinya kebanyakan dan lebih banyak makanan berlemak seperti keripik, kue, atau gorengan.

Tidak hanya itu, mengonsumsi makanan dengan waktu yang terlalu berdekatan dengan waktu tidur berisiko menyebabkan gangguan tidur dan masalah pencernaan.

Akan tetapi, kalau Anda menyantap makan malam dengan porsi sewajarnya, nutrisi yang berimbang, dan pilihan menu yang sehat, dan di waktu yang tepat, Anda sebenarnya tidak perlu takut gemuk. Yang bikin gemuk adalah kebiasaan makan malam tidak sehat seperti yang telah disebutkan di atas.

Seberapa banyak porsi makan malam yang tepat?

Menurut LiveScience, porsi makan malam memang seharusnya dibedakan dengan menu sarapan atau makan siang. Porsi makan malam sebaiknya lebih sedikit dibandingkan makan siang. Setiap waktu makan jumlah porsinya memang harus berbeda sesuai dengan kebutuhan tubuh. Porsi sarapan tentu saja tidak bisa disamakan dengan porsi makan siang, begitu pula dengan porsi makan malam.

Namun, menu makan malam tetap harus lengkap dan seimbang sama halnya seperti menu makan siang. Jadi pembedanya adalah jumlah porsinya saja. Berapa ukurannya disesuaikan dengan kebutuhan kalori masing-masing.

Misalnya setiap hari Anda butuh 2.000 kalori. Bagilah porsinya secara bijak. Sarapan di pagi hari sebaiknya jadi makan paling besar, yaitu sekitar 600-700 kalori. Selingi dengan camilan sehat seperti buah dan kacang-kacangan beberapa jam sebelum makan siang dengan total 100 kalori. Kemudian saat makan siang Anda bisa mengonsumsi 600-700 kalori lagi. Di sore hari, Anda bisa ngemil dengan jumlah 100 kalori, contohnya yogurt rendah lemak. Sisanya, yaitu 400-500 kalori, bisa Anda penuhi dengan makan malam.

Jumlah porsi makan malam yang tidak sebanyak makan siang bukan tanpa alasan, saat malam hari tubuh lebih banyak beristirahat. Oleh sebab itu, jumlah makanan yang masuk sebaiknya tidak terlalu banyak, karena energi tubuh yang dikeluarkan di malam hari relatif lebih sedikit.

penderita diabetes makan larut malam

Pilihan menu makan malam yang bisa diterapkan

Meski demikian, Anda yang khawatir gemuk karena makan malam atau bingung dengan hitungan porsi makan malam, Anda dapat mengambil jalan tengah dengan membuat menu makan malam yang tidak menggemukkan namun tetap bernutrisi, seperti menu makan malam berikut ini.

1. Menu makan malam 1

  • 140 gram salmon panggang yang dibumbui
  • Setengah porsi nasi merah
  • Setengah cangkir brokoli kukus
  • Secangkir susu bebas lemak

2. Menu makan malam 2

  • Sepotong ayam panggang
  • ¾ cangkir kentang kukus
  • Setengah cangkir wortel kukus
  • Secangkir susu bebas lemak

3. Menu makan malam 3

  • Sayur bayam
  • Setengah porsi nasi merah
  • Pepes ikan
  • Segelas air putih

4. Menu makan malam 4

  • Bokcoy dan tahu tumis
  • Setengah porsi nasi merah
  • Segelas es teh lemon

5. Menu makan malam 5

  • Setengah porsi spageti yang terbuat dari gandum utuh tanpa tambahan garam
  • Seporsi salad sayur dengan minyak zaitun
  • Segelas air mineral

6. Menu makan malam 6

  • Kebab isi tomat, jamur, bawang bombay, dan dada ayam panggang tanpa kulit
  • Secangkir jus buah

7. Menu makan malam 7

  • 55 gram daging sapi bebas gajih, dibakar atau dipanggang
  • Secangkir kentang kecil
  • Salad isi tomat dan sayuran hijau dengan minyak zaitun
  • Secangkir air mineral

The post Seberapa Banyak Porsi Makan Malam yang Ideal dan Tidak Bikin Gemuk? appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2iKBOEr
via IFTTT
Prediabetes Bisa Sembuh Sebelum Jadi Diabetes, Tapi Ini Syarat-syaratnya

Prediabetes Bisa Sembuh Sebelum Jadi Diabetes, Tapi Ini Syarat-syaratnya

Kadar gula darah Anda selalu di atas angka normal? Mungkin Anda takut kena diabetes. Tapi bisa jadi Anda baru mengalami prediabetes, kondisi yang biasanya dialami sebelum penyakit diabetes menghampiri. Lalu apakah Anda sudah pasti kena diabetes jika sebelumnya memiliki prediabetes? Apakah prediabetes bisa sembuh? Simak penjelasan berikut ini.

Prediabetes bisa sembuh atau pasti jadi diabetes?

Prediabetes adalah kondisi di mana kadar gula darah cukup tinggi, yaitu di atas normal, tetapi tidak setinggi penderita diabetes. Karenanya, Anda belum bisa dikatakan mengidap diabetes

Normalnya, kadar gula darah sewaktu pada orang sehat yaitu kurang dari 140 mg/dl. Sementara, jika Anda mengalami prediabetes, kadar gula darah Anda akan lebih dari itu, yakni sebesar 140-199 mg/dl. Nah, bila gula darah sudah diatas 200 mg/dl, maka Anda sudah mengalami diabetes.

Ya, meskipun sama-sama ditandai dengan kadar gula darah tinggi, prediabetes masih bisa disembuhkan. Karena prediabetes bisa sembuh, orang dengan kondisi ini belum tentu nantinya akan kena penyakit diabetes. Bisa dibilang prediabetes menjadi peringatan bagi Anda yang mengalaminya. Sebab, sedikit lagi Anda bisa saja terkena diabetes, penyakit yang tidak ada obatnya.

faktor risiko diabetes

Apakah pengobatan prediabetes sama dengan diabetes?

Meski prediabetes adalah tahap awal sebelum penyakit diabetes, namun kedua kondisi ini ditangani dengan cara yang berbeda. Bila Anda sudah mengalami diabetes, maka Anda wajib untuk mengonsumsi obat-obatan pengontrol gula darah.

Sementara, jika baru terdiagnosis prediabetes, maka Anda tak terlalu perlu obat-obatan pengendali kadar gula darah tersebut. Prediabetes bisa sembuh dengan menerapkan pola hidup sehat yang konsisten.

Namun, tidak menutup kemungkinan Anda harus mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk menurunkan kadar gula darah serta kadar kolesterol. Biasanya ini hanya jika Anda sangat berisiko terkena penyakit diabetes.

Lalu apa yang harus dilakukan agar tidak terkena diabetes?

Karena masih dalam kondisi ‘peringatan’, Anda masih bisa melakukan beberapa hal untuk mencegah diabetes terjadi. Simak langkah-langkah berikut ini.

  • Menurunkan berat badan. Bila Anda memiliki berat badan yang berlebihan, maka kondisi prediabetes yang Anda alami sangat mungkin berubah menjadi diabetes. Maka dari itu, sebaiknya buat berat badan Anda menjadi ideal agar semakin jauh dari risiko diabetes. Menurunkan berat badan sebanyak 5-10% sudah terbukti dapat menurunkan risiko penyakit diabetes pada orang yang mengalami prediabetes.
  • Mengatur pola makan. Jangan menunggu terkena diabetes dulu baru Anda mengubah pola makan Anda. Jika tidak mau terkena diabetes, maka Anda harus mengatur dan memilih makanan dengan baik. Hindari makanan yang manis, seperti permen, kue, gula, atau madu. Sebaliknya, tambah porsi buah-buahan, sayuran, dan makanan yang mengandung serat yang tinggi. Selain membuat kadar gula darah menjadi lebih terkendali, mengatur porsi serta memilih makanan yang tepat, juga dapat membuat berat badan Anda menjadi ideal.  
  • Tinggalkan gaya hidup sedentari. Gaya hidup sedentari atau malas gerak, hanya akan membuat risiko penyakit diabetes semakin tinggi. Karena itu, mulai sekarang Anda harus membiasakan diri untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin. Untuk memulainya, Anda tak perlu langsung melakukan olahraga yang berat, mulailah dari yang mudah seperti berjalan kaki santai di sekitar rumah. Anda juga bisa bersepeda atau berenang. Pastikan bahwa setidaknya Anda berolahraga selama 30 menit setiap hari.
  • Berhenti merokok. Apakah Anda perokok aktif? Hentikan kebiasaan merokok bila Anda tidak mau mengalami diabetes. Kebiasaan ini akan meningkatkan risiko penyakit diabetes, belum lagi risiko penyakit kronis lain yang mengintai, seperti penyakit jantung dan kanker.
  • Rutin memeriksakan diri ke dokter. Untuk tahu apakah kadar gula darah Anda kembali normal dan tubuh sudah sehat, Anda harus sering-sering memeriksakan diri ke dokter. Jadi, Anda bisa terus memantau kondisi kesehatan Anda.

The post Prediabetes Bisa Sembuh Sebelum Jadi Diabetes, Tapi Ini Syarat-syaratnya appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2elsG4l
via IFTTT
Apakah Kaki Sering Kesemutan Artinya Diabetes?

Apakah Kaki Sering Kesemutan Artinya Diabetes?

Tanda diabetes yang paling umum adalah rasa haus berlebihan, rasa lelah yang tidak biasa, penurunan berat badan tanpa disengaja dan luka yang sulit sembuh. Namun, apakah sering kesemutan juga merupakan salah satu tanda diabetes? Atau itu merupakan tanda dari penyakit lainnya?

Seperti yang kita ketahui, kesemutan atau paraesthesia adalah sensasi tertusuk, terbakar, geli, atau mati rasa yang biasa dirasakan pada tangan dan kaki. Ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan bersifat sementara, meskipun terkadang bisa bertahan lama (kronis). Untuk mengetahui apakah diabetes dan kesemutan berkaitan satu sama lain, maka lihat selengkapnya di bawah ini.

Kesemutan yang berlangsung sementara

Kebanyakan orang sering mengalami kesemutan yang bersifat sementara dari waktu ke waktu. Hal ini terjadi karena adanya tekanan pada bagian tubuh, yang memotong pasokan darah ke saraf di daerah tersebut. Ini akan mencegah saraf dalam mengirim sinyal penting ke otak. Meletakkan berat badan pada bagian tubuh tertentu (misalnya berlutut) atau memakai sepatu dan kaus kaki ketat berpotensi menyebabkan kesemutan.

Kesemutan yang bersifat sementara ini dapat mereda dengan hanya melepaskan tekanan di daerah yang terkena. Hal ini memungkinkan pasokan darah Anda untuk kembali mengalir. Alasan umum lain untuk kondisi kesemutan sementara meliputi:

  • Kondisi yang dikenal sebagai penyakit Raynaud, yang mempengaruhi suplai darah ke daerah-daerah tertentu dari tubuh, seperti jari tangan dan kaki, dan biasanya dipicu oleh suhu dingin, dan kadang oleh kecemasan atau stres.
  • Hiperventilasi (bernapas terlalu cepat).

Kesemutan yang berlangsung lama

Terkadang kesemutan dapat terjadi dalam waktu yang lama dan hal ini merupakan salah satu tanda dari berbagai kondisi kesehatan, termasuk:

  • Diabetes. Suatu kondisi di mana ada terlalu banyak glukosa dalam darah.
  • Saraf ulnaris terjepit. Saraf ulnaris terbentang dari leher dan menyusuri bagian dalam lengan atas ke siku, lalu turun ke sisi jari kelingking dangan Anda. Setiap titik tersebut dapat terjepit, namun ini lebih sering terjadi pada siku.
  • Carpal tunnel syndrome. Ini adalah rasa kesemutan di tangan yang disebabkan oleh penumpukan tekanan di saluran kecil yang terbentang dari pergelangan tangan ke telapak yang paling rendah (carpal tunnel).
  • Linu pada pinggul. Rasa sakit ini disebabkan oleh iritasi atau tekanan saraf sciatic yang membentang dari bagian belakang panggul melalui bokong dan turun ke kedua kaki hingga jari kaki.

Selain karena kondisi di atas, rasa kesemutan juga dapat terjadi setelah cedera, atau pengobatan tertentu, seperti kemoterapi.

Kesemutan sebagai tanda diabetes

Dalam banyak kasus, kesemutan di tangan dan kaki bisa menjadi tanda kerusakan saraf, yang dapat diakibatkan oleh cedera traumatik atau cedera stres yang berulang, infeksi bakteri atau virus, paparan racun, dan penyakit sistemik seperti diabetes. Kerusakan saraf ini dikenal sebagai neuropati perifer, karena dapat mempengaruhi saraf yang jauh dari otak dan sumsum tulang belakang, seringkali pada tangan dan kaki. Ada lebih dari 100 jenis neuropati perifer. Seiring waktu, neuropati perifer dapat memburuk, dan mengakibatkan penurunan mobilitas, bahkan cacat.

Diabetes adalah salah satu penyebab paling umum dari neuropati perifer, terhitung sekitar 30% dari kasus. Pada neuropati diabetes, kesemutan dan gejala lain mempengaruhi kedua tangan dan kaki. Sekitar dua per tiga dari orang-orang yang terkena diabetes memiliki kerusakan saraf yang ringan hingga parah. Dalam banyak kasus, gejala-gejala ini adalah tanda pertama dari diabetes.

Kapan Anda harus memeriksakan kesemutan Anda ke dokter?

Sebagian besar kasus kesemutan bersifat sementara dan akan menghilang jika Anda melepaskan tekanan pada daerah tubuh yang terkena. Anda disarankan untuk menemui dokter jika Anda mengalami kesemutan yang terus-menerus atau terus datang kembali. Ini mungkin merupakan tanda dari kondisi kesehatan yang lebih serius. Dan pengobatan untuk kesemutan yang terus-menerus tergantung pada penyebabnya. Dan jika itu disebabkan oleh diabetes, maka pengobatan akan berfokus pada pengendalian kadar glukosa darah Anda.

The post Apakah Kaki Sering Kesemutan Artinya Diabetes? appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2wpZkd0
via IFTTT