Rabu, 30 Agustus 2017

Meski Bergizi Tinggi, Ketahui Juga Risiko Kesehatan dari Makan Sayur-sayuran

Kata orang, harus banyak-banyak makan sayur supaya hidup sehat. Sayuran memang dibutuhkan tubuh karena mengandung banyak vitamin dan mineral yang penting untuk tubuh. Namun, tahukah Anda bahwa di balik manfaatnya yang banyak, ternyata ada juga sisi buruk dari sayuran terhadap tubuh kita. Berikut beberapa alasan kenapa beberapa sayuran tidak sehat untuk tubuh.

Beberapa sayuran tidak sehat untuk tubuh, apa saja? Apa alasannya?

1. Sayuran berserat meningkatkan risiko peradangan saluran pencernaan

Serat adalah komponen utama dari banyak sayuran yang Anda makan. Jenis serat itu sendiri terbagi dua, yaitu serat yang dapat dicerna oleh tubuh dan serat yang tidak dapat dicerna. Serat yang dapat dicerna oleh tubuh contohnya adalah yang terdapat dalam gandum utuhSerat jenis ini membantu mengurangi kadar kolesterol dan gula darah dalam darah.

Di sisi lain, serat yang tidak bisa dicerna oleh tubuh terbentuk dari selulosa, yang termasuk salah satu tipe karbohidrat kompleks. Serat ini tidak bisa dipecah menjadi molekul sederhana yang dapat diserap oleh tubuh. Serat yang tidak bisa dicerna ini membantu membersihkan saluran pencernaan ketika melewatinya.

Namun di sisi lain, serat jenis ini berpotensi memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Konstantin Monastyrsky dalam bukunya Fiber Menace menjelaskan bahwa serat tak larut ini dapat meningkatkan risiko peradangan dan iritasi pada saluran pencernaan yang telah terluka. Leonard Smith, sorang dokter bedah, mengatakan bahwa peningkatan konsumsi serat secara tiba-tiba dapat menyebabkan perut kembung dan sering buang angin. Efeknya akan lebih buruk jika ditambah dengan makanan atau minuman fermentasi seperti yogurt.

2. Brokoli bikin perut kembung

Sayuran seperti kol, kembang kol, dan brokoli pastinya cukup sering Anda temui. Kelompok sayuran yang berasal dari famili Brassicaceae ini tergolong rendah kalori dan mengandung banyak nutrien. Namun ternyata brokoli dkk merupakan sayuran tidak sehat bagi tubuh karena bisa menyebabkan perut kembung.

Tubuh manusia tidak bisa mencerna raffinose, satu jenis karbohidrat kompleks yang ditemukan di kelompok sayuran ini. Ketika sayuran sudah masuk ke perut dan sampai pada usus besar, mereka akan difermentasi oleh bakteri yang memproduksi gas metan, karbon dioksida dan hidrogen. Ini menyebabkan perut berisi gas dan menjadi kembung.  

3. Terong menyebabkan nyeri sendi

Beberapa sayuran seperti terong, paprika dan tomat atau tumbuhan lain yang masuk ke dalam famili Solanaceae dapat menyebabkan peradangan. Cynthia Sass, seorang ahli gizi, mengatakan bahwa pada jangka panjang, peradangan ini dapat menyebabkan nyeri sendi, masalah pencernaan, masalah saat tidur, penuaan dan penyakit kronis lainnya.

Sayur-sayuran ini memproduksi senyawa alkaloid yang disebut solaine. Senyawa inilah yang dapat menyebabkan peradangan. Namun, hal ini masih menjadi perdebatan karena tidak ada riset yang mampu membuktikan dugaan tersebut, serta jumlah senyawanya terbilang terlalu sedikit untuk bisa membahayakan tubuh.

3. Sayuran berpestisida

Pestisida digunakan untuk menjauhkan hama dari tanaman. Namun, pestisida bisa menempel dan meninggalkan residu pada sayuran. Pestisida jelas akan berdampak buruk pada tubuh manusia. Environmental Working Group pada tahun 2017 mengeluarkan daftar sayuran dengan residu pestisida tertinggi. Lebih dari 98 persen sampel stroberi, bayam, ceri dan apel positif mengandung residu pestisida. Bahkan dua kali lebih banyak dari tanaman lainnya.

Bukan berarti kita harus stop makan sayuran

Mengetahui beragam alasan kenapa beberapa sayuran tidak sehat untuk tubuh, mungkin membuat Anda bergidik sehingga memutuskan untuk berhenti makan sayur dan menjadi pemakan daging seumur hidup. Tapi ini juga langkah yang salah.

Kita sebagai konsumen tentu harus bijak. Caranya tentu dengan tidak berlebihan dan berhati-hati dalam memilih dan mengolah sayuran yang akan kita makan.

The post Meski Bergizi Tinggi, Ketahui Juga Risiko Kesehatan dari Makan Sayur-sayuran appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2vDNJps
via IFTTT

Related Posts

Meski Bergizi Tinggi, Ketahui Juga Risiko Kesehatan dari Makan Sayur-sayuran
4/ 5
Oleh