Sabtu, 23 September 2017

Benarkah Obat Penurun Kolesterol Bisa Menyebabkan Penyakit Parkinson?

Statin merupakan golongan obat yang biasa digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam darah dan sering diresepkan untuk pasien yang berisiko untuk terkena penyakit jantung. Banyak orang yang khawatir akan efek samping statin. Pasalnya, ada isu bahwa statin dapat meningkatkan risiko penyakit Parkinson.

Sebelumnya, statin justru diyakini mampu mencegah timbulnya penyakit neurodegeneratif di otak seperti penyakit Parkinson, namun kesimpulan tersebut masih bersifat tidak konsisten.

Penyakit Parkinson adalah masalah gangguan saraf yang ditandai dengan adanya tremor, gangguan pergerakan, gangguan keseimbangan atau koordinasi, dan kekakuan otot.

Efek samping statin pada risiko penyakit Parkinson

Sebuah penelitian terbaru yang dipimpin oleh dr. Xuemei Huang, Ph.D, profesor ahli neurologi di Amerika, melakukan evaluasi data terhadap lebih dari dua ribu pasien yang baru saja didiagnosis penyakit Parkinson. Setiap pasien penyakit Parkinson kemudian dipasangkan dengan satu orang yang berusia sama dan jenis kelamin sama tapi tanpa penyakit Parkinson.

Lalu, peneliti memisahkan pasien yang menggunakan obat kolesterol statin dan menentukan lama penggunaan statin sebelum gejala Parkinson muncul pertama kali. Dari sini, para peneliti menemukan bahwa penggunaan obat statin berkaitan dengan risiko penyakit Parkinson yang lebih tinggi. Karena itu, para peneliti menyimpulkan bahwa penyakit Parkinson bisa menjadi salah satu efek samping statin.

Apakah semua golongan statin meningkatkan risiko penyakit Parkinson?

Kaitan statin dengan peningkatan risiko penyakit Parkinson lebih besar pada penggunaan statin yang larut dalam lemak (lipofilik). Sebagian besar statin bersifat lipofilik, contohnya seperti atorvastatin, fluvastatin, lovastatin, cerivastatin, dan simvastatin.

Golongan statin yang bersifat larut dalam lemak dapat menyebar lebih luas ke berbagai jaringan tubuh dan dapat masuk ke jaringan otak, sedangkan statin yang larut dalam air tidak bisa masuk ke dalam jaringan otak. Kemungkinan Anda mengalami salah satu efek samping statin larut dalam lemak, yaitu penyakit Parkinson, bisa meningkat hingga 58 persen dibandingkan orang yang tidak pernah menggunakan obat kolesterol ini.

simvastatin obat kolesterol

Bagaimana statin bisa meningkatkan risiko penyakit Parkinson?

Beberapa penelitian dari para ahli mengatakan bahwa kadar kolesterol yang tinggi justru bisa mencegah munculnya penyakit Parkinson. Sedangkan statin dapat menghilangkan efek tersebut karena kegunaannya, yaitu mengobati atau menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Kemungkinan lainnya yaitu statin tidak hanya menurunkan kadar kolesterol, tetapi juga menurunkan sintesis koenzim Q10 yang menghasilkan energi untuk sel dan dapat melindungi sel saraf. Karena itu, sel-sel saraf Anda jadi lebih rentan terhadap penyakit seperti Parkinson.

Jadi, bolehkah orang dengan kadar kolesterol tinggi minum statin?

Untuk saat ini, pencegahan penyakit jantung dan stroke merupakan prioritas. Jadi, apabila Anda berada pada kelompok yang berisiko tinggi untuk terkena penyakit tersebut, Anda harus tetap mengonsumsi obat penurun kolesterol yang diresepkan dokter secara rutin.

Hasil penelitian tersebut tidak menganjurkan pasien untuk menghentikan konsumsi statin yang ditujukan untuk mencegah penyakit jantung dan stroke. Namun, statin juga tidak boleh dikonsumsi dengan tujuan untuk mencegah penyakit Parkinson seperti yang ditemukan pada penelitian sebelumnya. Setiap orang memiliki tingkat risiko penyakit jantung dan stroke masing-masing, oleh karena itu setiap orang harus mempertimbangkan manfaat dan kerugian dari mengonsumsi statin.

Bila Anda merasakan efek samping statin, segera konsultasikan pada dokter Anda.

The post Benarkah Obat Penurun Kolesterol Bisa Menyebabkan Penyakit Parkinson? appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2jRrf38
via IFTTT

Related Posts

Benarkah Obat Penurun Kolesterol Bisa Menyebabkan Penyakit Parkinson?
4/ 5
Oleh