Kebanyakan orang menganggap bahwa dokter kandungan hanya bertugas untuk memeriksa dan mengatasi masalah seputar kehamilan. Namun, dokter spesialis ObGyn juga dapat membantu mendiagnosis sejumlah masalah seksual lainnya di luar kandungan. Setiap perubahan dalam diri maupun organ reproduksi Anda dapat diteliti oleh dokter kandungan untuk mencari tahu apa penyebabnya dan bagaimana solusi terbaiknya.
Jadi sekalipun Anda memang tidak sedang hamil, tetap tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan mengenai masalah seksual Anda atau kejanggalan tubuh lainnya.
Berbagai masalah seksual yang bisa dibantu oleh dokter kandungan
1. Gairah seks rendah
Kurangnya gairah seks pada beberapa wanita bukan berarti bahwa mereka tidak memiliki libido. Semua orang, baik pria maupun wanita, pasti memiliki nafsu seks. Namun terkadang gairah tersebut bisa saja menurun.
Pada hampir kebanyakan kasus, penurunan gairah seksual wanita lebih disebabkan oleh faktor usia dan perubahan hormon (libido cenderung menurun ketika wanita mencapai usia menopause atau sedang hamil/menyusui), gaya hidup yang buruk, penyakit tertentu (seperti kanker, diabetes, tekanan darah tinggi), hingga masalah kesehatan mental seperti stres kronis, gangguan kecemasan, hingga depresi.
Dokter kandungan dapat membantu Anda untuk mencari tahu apa yang sebenarnya menyebabkan gairah seks Anda menurun dan mencarikan solusi terbaiknya — baik dengan resep obat atau terapi rujukan sesuai dengan kondisi yang Anda alami.
2. Masalah pada vagina
Banyak perempuan, dewasa dan muda, sering mengeluhkan adanya masalah pada sistem reproduksi mereka. Masalah vagina yang umumnya didiagnosis oleh dokter kandungan adalah vagina kering, vulvodynia (nyeri kronis vagina), vulvovaginitis (peradangan vulva dan vagina yang diakibatkan oleh iritasi zat kimia), vaginismus, infeksi vagina, hingga tak menutup kemungkinan kanker vagina. Adanya gangguan pada vagina dapat menyebabkan hubungan seks terasa sakit. Selain itu, sakit saat berhubungan seks juga dapat disebabkan oleh fibroid rahim dan endometriosis.
Dokter kandungan bisa mencari cara untuk mengobati kondisi Anda dengan melihat gejalanya dan melakukan serangkaian tes fisik dasar guna mencari tahu penyebabnya.
3. Masalah menstruasi
Meskipun menstruasi dialami oleh setiap wanita, namun pola menstruasi setiap wanita berbeda. Beberapa wanita bisa mengalami periode menstruasi yang sangat singkat, sementara yang lain lebih panjang. Volume darah menstruasi beberapa wanita banyak, sementara yang lain lebih sedikit.
Beberapa kondisi yang umum dikeluhkan termasuk dismenore (menstruasi yang menyakitkan), menorrhagia (perdarahan yang terjadi sangat banyak dan berat), menstruasi yang tidak teratur, hingga amenore (tidak menstruasi atau berhenti menstruasi, meski sudah lewat usia puber).
4. Penyakit menular seksual
Perempuan sangat rentan untuk mengalami penyakit kelamin yang kebanyakan ditularkan melalui hubungan seksual tanpa kondom. Penyebaran infeksi bisa melalui darah, sperma, cairan vagina, ataupun cairan tubuh lainnya.
Ada beberapa gejala penyakit menular seksual pada wanita yang sering kali tidak disadari. Yang paling umum adalah rasa sakit saat berhubungan seks, keputihan yang tampak beda dari biasanya, hingga muncul lukanya atau benjolan di vagina namun tidak terasa sakit.
Penyakit kelamin yang paling sering menyerang wanita adalah klamidia, gonore, dan herpes. Dokter kandungan dapat mengamati setiap keganjilan yang tampak pada vagina Anda atau gejala lainnya yang timbul untuk dapat menentukan penyebab dan pengobatannya yang efektif.
The post 4 Masalah Seksual yang Bisa Didiagnosis dan Ditangani Dokter Kandungan appeared first on Hello Sehat.
Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2k6zCp3
via IFTTT