Sabtu, 09 September 2017

Mengenal 3 Jenis Inhaler Asma dan Fungsinya yang Berbeda-beda

Asma adalah salah satu penyakit umum yang tidak bisa disembuhkan. Tetapi, serangan asma yang kambuh tiba-tiba bisa diatasi dengan menggunakan obat hirup (inhaler). Maka dari itu, penderita asma harus membawa inhalernya ke mana pun. Yang bisa bikin berabe adalah ketika inhaler asma Anda ketinggalan di rumah. Pasalnya, Anda tak bisa sembarangan pinjam inhaler milik orang lain. Selain jorok, mungkin saja jenis inhaler punya mereka berbeda dari apa yang Anda pakai selama ini. Ya, ada banyak jenis inhaler asma dengan masing-masing fungsi yang berbeda. Berikut penjelasannya.

Apa saja jenis inhaler asma?

Inhaler asma adalah alat yang mengandung obat-obatan yang ditujukan untuk paru-paru Anda. Banyak jenis inhaler yang bisa membantu Anda dalam meringankan gejala yang Anda rasakan. Dengan memilih inhaler yang tepat, maka Anda dapat mengatasi bahkan mencegah asma kambuh di kemudian hari.

Inhaler asma ada banyak jenisnya, terbagi dalam beberapa kategori dan fungsi yang berbeda — cara penggunaan, bentuk (model), dan dosis berdasarkan gejala.

Jenis inhaler asma berdasarkan cara penggunaannya

Ada dua jenis inhaler asma yang dipakai berdasarkan cara penggunaannya, yaitu

  • Inhaler yang digunakan setiap hari. Inhaler ini memang digunakan untuk mencegah gejala yang mungkin timbul, sehingga penggunaannya 2 kali dalam satu hari. fungsi utamanya adalah mencegah peradangan yang mungkin terjadi di sistem pernapasan.
  • Inhaler yang digunakan saat kambuh. Ketika sesak napas, maka inhaler ini digunakan untuk meredakan saluran pernapasan. Obat yang terkandung di dalam inhaler ini dapat meregangkan otot-otot saluran pernapasan yang menegang, sehingga udara dapat masuk dengan normal kembali.

Jenis inhaler asma berdasarkan bentuknya

Ada dua jenis inhaler asma yang dipakai berdasarkan cara bentuk (model alat), yaitu:

1. Inhaler dosis terukur bertekanan (metered dosage inhaler)

Inhaler ini terdiri dari tabung bertekanan yang berisi obat dan diujungnya terdapat corong plastik. Ketika asma kambuh, sebaiknya Anda cepat-cepat menghirup napas dari inhaler ini. Dengan begitu obat juga akan langsung masuk ke dalam saluran napas dan meredakan gejala.

Jika menggunakan inhaler ini, maka sebaiknya Anda mencatat berapa banyak dosis obat yang telah Anda hirup. Inhaler asma jenis ini terkadang tidak disertakan pengukur dosis yang membuat Anda tahu seberapa banyak obat yang Anda hirup.

2. Inhaler serbuk kering

Berbeda dengan inhaler dosisi bertekanan, inhaler asma dengan serbuk kering ini bukan berbentuk aerosol yang bisa langsung Anda hirup dari alatnya. Inhaler ini tak dapat menyemrpotkan obat. jadi, pasien harus menghirup serbuk dengan cepat dan kuat. Biasanya inhaler ini tersedia untuk satu kali hirup, jadi mencegah penggunaan dosis yang berlebihan.

Untuk mengetahui mana yang lebih baik untuk Anda gunakan, sebaiknya diskusikan pada dokter Anda. Sebab, hal ini juga tergantung kebutuhan dan kondisi masing-masing pasien.

Jenis inhaler asma berdasarkan kekuatan dosisnya

Ada dua jenis inhaler asma yang dipakai berdasarkan kekuatan dosisnya, yaitu inhaler biasa (seperti yang digunakan setiap hari; contoh gambar di atas) dan nebuliser.

Pada dasarnya, inhaler dan nebuliser sama-sama berfungsi untuk menghantarkan obat ke dalam paru-paru Anda. Namun, terkadang inhaler lebih sulit dipakai untuk kalangan tertentu, misalnya bayi, balita, atau orang dewasa penderita asma parah yang butuh dosis lebih kuat/besar.

Berbeda dengan inhaler yang mengharuskan pengguna untuk menghirup obat dengan cepat dan kuat, nebuliser mengubah obat menjadi uap sehingga tidak perlu tarikan napas yang kuat saat menghirupnya. Nebuliser memiliki masker tersendiri, sehingga memudahkan pasien untuk menghirup obat yang ada di dalamnya.

The post Mengenal 3 Jenis Inhaler Asma dan Fungsinya yang Berbeda-beda appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2gSRKjW
via IFTTT

Related Posts

Mengenal 3 Jenis Inhaler Asma dan Fungsinya yang Berbeda-beda
4/ 5
Oleh