Kamis, 23 November 2017

Tidur di Tengah Suasana Berisik Bisa Menurunkan Kesuburan Pria

Entah itu suara bising klakson di jalanan depan rumah, renovasi rumah tetangga, atau suara tv di ruang keluarga, suara apapun dan sekecil apapun dapat mengusik tidur nyenyak Anda. Tapi ternyata, tidur di tengah suasana berisik dapat menyebabkan pria tidak subur. Kok bisa? Yuk, simak penjelasan berikut ini.

Tidur di suasana berisik dapat menyebabkan pria tidak subur

Dilansir dari Medical Daily, tim periset dari Universitas Nasional Seoul melaporkan bahwa paparan kebisingan dengan desibel di atas 55 dB yang diterima terus-terusan oleh pria selama tidur setiap malam dapar menurunkan jumlah sperma sehat. Penurunan jumlah sperma sudah lama terkait dengan masalah kesuburan pria. Sebagai perbandingan, volume 50 dB adalah suara rintik hujan sedang, sementara volume 60 dB adalah suara percakapan biasa atau deru alat pengering rambut.

Temuan ini didapat setelah mengamati lebih dari 200 ribu pria yang terbiasa tidur di lingkungan berisik selama 8 tahun berturut-turut, mulai dari tahun 2006 hingga 2013. Hasilnya, hampir lebih dari 3 ribu pria didiagnosis tidak subur. Dalam meraih  peneliti juga telah mengesampingkan faktor risiko ketidaksuburan pria lainnya, seperti merokok dan usia.

 

Apa sebabnya?

Berlama-lama dalam lingkungan berisik dapat meningkatkan hormon kortisol yang memicu stres. Stres berat yang terus-terusan terjadi lambat laun dapat menurunkan hormon testosteron dan memicu depresi. Depresi pada pria dapat menurunkan jumlah dan memperlambat gerak sperma. Untuk pembuahan bisa berhasil, sperma yang sehat harus bergerak cepat untuk menemukan sel telur wanita di dalam rahim.

Gaya hidup tidak sehat akibat depresilah yang berpeluang besar menyebabkan pria tidak subur

Beberapa pakar berpendapat bahwa gejala depresi itu sendiri bukanlah penyebab utama dan langsung dari ketidaksuburan. Mereka percaya bahwa kebiasaan buruk yang muncul akibat depresilah yang membuat pengidap depresi bisa sulit hamil.

Gejala depresi pada umumnya dapat menurunkan nafsu makan sehingga Anda menjadi sangat kurus, atau karena depresi lantas Anda merokok atau minum alkohol untuk mengurangi stres. Memiliki berat badan rendah (underweight), merokok, dan alkohol telah dibuktikan dapat mengancam peluang Anda untuk cepat hamil. Ditambah lagi, orang yang stres biasanya enggan atau lebih jarang berhubungan seks.

Depresi juga membuat pria cenderung sulit tidur. Tidur larut malam dan/atau kurang tidur bisa memicu antibodi sperma yang menghancurkan sel sperma sehat. Tingkat antibodi yang lebih tinggi ini akan menyulitkan sel sperma sehat ketika mencapai sel telur wanita untuk pembuahan.

Bagaimana cara mengatasinya?

Yang perlu dilakukan untuk mencegah masalah kesuburan pria adalah dengan sebisa mungkin menjauhi kebisingan tersebut dan mendapatkan suasana tidur yang nyaman. Berikut tips yang bisa Anda lakukan untuk bisa tidur nyenyak di tengah suara berisik:

  • Menggunakan penutup telinga (earplug) ketika tidur.
  • Pastikan jendela Anda tertutup rapat, supaya kebisingan dapat teredam dengan baik.
  • Memasang tirai jendela yang tebal juga menghambat kebisingan.
  • Jika tempat tidur Anda tepat berada di bawah jendela, Anda bisa memposisikan tempat tidur agar menjauhi jendela tersebut.

The post Tidur di Tengah Suasana Berisik Bisa Menurunkan Kesuburan Pria appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2ztLACR
via IFTTT

Related Posts

Tidur di Tengah Suasana Berisik Bisa Menurunkan Kesuburan Pria
4/ 5
Oleh