Jumat, 01 September 2017

Tak Cuma Nikmat, Kopi Juga Bisa Membuat Kita Awet Muda

Tak Cuma Nikmat, Kopi Juga Bisa Membuat Kita Awet Muda

Menyeruput kopi di pagi hari adalah hal yang sering dilakukan oleh para pecinta kopi. Wajar saja, minum kopi di pagi hari dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi, mengurangi rasa kantuk, dan menambah energi. Kopi memang punya segudang manfaat bagi tubuh, dengan catatan Anda minum kopi dalam batas wajar dan tidak terlalu banyak menambahkan gula atau krim. Nah, salah satu keunggulan kopi yang sayang jika dilewatkan adalah khasiatnya yang bisa menjaga Anda awet muda. Bagaimana bisa kopi bikin awet muda? Ini dia penjelasannya.

Berapa batas wajar minum kopi dalam sehari?

Dikutip melalui situs kesehatan MayoClinic, disebutkan bahwa minum kopi sebanyak 400 miligram atau kurang dari 4 cangkir kopi setiap hari masih aman untuk dikonsumsi orang dewasa yang sehat. Namun, jumlah kafein tersebut harus dibatasi bagi orang yang sensitif terhadap kafein, orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan, atau sedang hamil karena bisa memberikan efek samping.

Beberapa efek samping dari konsumsi kopi berlebihan di antaranya seperti migrain, insomnia, kegelisahan, sering buang air kecil, tremor, atau detak jantung menjadi lebih cepat. Nah, ada beberapa hal yang memengaruhi bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap kafein dalam kopi. Misalnya seberapa banyak kafein yang Anda minum, usia, kondisi kesehatan tertentu, berat badan, dan faktor genetika.

Manfaat kopi untuk kesehatan

Bila diminum dalam batas wajar yang telah dijabarkan di atas, kopi relatif aman dan baik buat kesehatan. Sejumlah penelitian bahkan telah menunjukkan bahwa kopi punya manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam melindungi penyakit parkinson, diabetes tipe 2, penyakit hati, kanker hati, memperbaiki fungsi kognitif, dan menurunkan risiko depresi.

Tak cuma sampai di situ, beberapa penelitian telah menemukan adanya hubungan antara konsumsi kopi dengan penurunan angka kematian. Ini yang membuat banyak orang percaya minum kopi bikin awet muda atau panjang umur.

Benarkah minum kopi bikin awet muda?

Dua penelitian baru yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine menemukan bahwa orang yang minum kopi cenderung memiliki risiko kematian lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang jarang minum kopi atau tidak minum kopi sama sekali. Penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang minum secangkir kopi setiap hari hari bisa menurunkan risiko kematian hingga 12 persen. Jumlah tersebut meningkat bagi mereka yang mengonsumsi dua atau tiga cangkir kopi per hari karena bisa mengurangi risiko kematian sampai 18 persen.

Hal tersebut disebabkan karena konsumsi tiga cangkir kopi setiap hari bisa membuat Anda terhindar dari berbagai jenis penyakit kronis. Contohnya penyakit hati, jantung, stroke, gangguan saluran pencernaan, dan masalah peredaran darah. Karena jauh dari penyakit kronis inilah alasan minum kopi bikin awet muda.

Namun, mereka yang berhasil hidup lebih lama bukan berarti hanya minum kopi saja setiap hari. Mereka juga mengolah energi yang didapatkan dari kopi untuk berolahraga dan aktif bergerak sehingga membuat tubuh mereka selalu bugar.

Jadi, Anda bisa rutin minum kopi untuk menunjang hidup sehat yang bebas dari penyakit kronis. Akan tetapi, pastikan Anda tidak minum kopi terlalu banyak karena efek sampingnya juga bisa membahayakan.

The post Tak Cuma Nikmat, Kopi Juga Bisa Membuat Kita Awet Muda appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2wnQA8W
via IFTTT
Cara Menjaga Kebersihan Makanan Agar Terhindar dari Penyakit

Cara Menjaga Kebersihan Makanan Agar Terhindar dari Penyakit

Aktivitas memasak adalah hal yang menyenangkan. Mulai dari proses memasak hingga memakannya. Namun, tahukah Anda jika dapur bisa menjadi tempat penyebaran penyakit? Terutama penyakit yang berhubungan dengan makanan atau biasa disebut dengan food borne disease. Hal tersebut bisa terjadi jika makanan yang Anda olah Anda tercemar bakteri, virus, atau parasit. Akibatnya, Anda bisa mengalami keracunan yang ditandai dengan diare, muntah, atau demam. Inilah pentingnya menjaga kebersihan makanan dan dapur Anda. Berikut tips-tips dalam menjaga kebersihan di dapur saat memasak yang bisa Anda contek.

1. Cuci tangan dengan sabun

Sebelum Anda menyentuh makanan atau bahan makanan, Anda perlu mencuci tangan dengan sabun, terutama setelah menyentuh makanan mentah, tempat sampah, hewan peliharaan, dan pergi ke toilet. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan bahwa tangan Anda bebas dari kuman sebelum memasak atau makan.

Bakteri berbahaya bisa menyebar dengan sangat mudah dari tangan ke makanan dan peralatan masak. Selain cuci tangan untuk menjamin kebersihan tangan, Anda bisa menggunakan sarung tangan plastik saat memasak. Terutama kalau Anda sedang sakit flu atau diare.

Saat Anda bersin atau batuk tiba-tiba saat memasak, Anda perlu menutup mulut dan hidung Anda. Jika Anda menutupnya dengan tangan, Anda perlu mencuci tangan Anda kembali dengan sabun. Jika Anda memang sedang flu, Anda perlu menggunakan masker saat memasak untuk menghindari penyebaran virus penyebab batuk dan pilek pada makanan yang Anda siapkan.

2. Mencuci buah dan sayuran

Mencuci buah dan sayuran dengan air dingin sebelum Anda mengolahnya, termasuk mengupas buah dan sayuran, bisa membantu menghilangkan kotoran yang ada pada makanan tersebut. Cuci buah dan sayur dengan air bersih yang mengalir selama beberapa menit sebelum diolah atau dihidangkan.

3. Pisahkan makanan yang mudah tercemar bakteri atau virus

Bahan makanan seperti daging mentah termasuk unggas bisa mengandung bakteri berbahaya menyebar dengan mudah pada apa pun yang disentuhnya. Apalagi makanan dan perlatan memasak seperti pisau, papan potong, dan lainnya. Oleh karena itu, Anda perlu memisahkan bahan makanan mentah, terutama daging mentah dengan makanan yang siap saji untuk menghindari kontaminasi silang.

Tips:

  • Jika memungkinkan, gunakan talenan atau papan potong secara terpisah untuk daging mentah dan bahan makanan lainnya.
  • Cuci talenan, piring, dan peralatan masak dengan air dan sabun setelah bersentuhan dengan daging mentah, unggas, atau makanan laut.
  • Jangan pernah menempatkan makanan yang dimasak di atas piring yang baru saja digunakan untuk menggunakan daging mentah, unggas, atau makanan laut.

4. Masak dengan suhu yang tepat

Untuk menjamin kebersihan makanan, beberapa jenis bahan masakan perlu dimasak pada suhu yang tepat agar bisa membunuh bakteri yang berbahaya. Berikut adalah beberapa aturan suhu untuk memasak makanan menurut situs kesehatan WebMD.

  • Daging panggang dan bakar paling sedikit 62 derajat Celsius.
  • Seluruh unggas (ayam, kalkun, bebek) harus dimasak sampai 73 derajat Celsius.
  • Masak daging sapi sampai setidaknya 71 derajat Celsius.
  • Masak telur sampai kuning telur dan putih matang.

5. Simpan makanan dalam kulkas

Meletakkan makanan di dalam kulkas bisa mencegah bakteri tumbuh dan berkembang dalam makanan. Atur suhu kulkas Anda agar tidak lebih hangat dari 4 derajat Celsius dan freezer tidak lebih hangat dari -17 derajat Celsius.

Tips:

  • Dinginkan atau bekukan makanan yang mudah rusak, makanan siap saji, dan sisa makanan.
  • Jangan pernah mencairkan makanan yang dingin atau beku pada suhu kamar. Jika Anda ingin melakukannya, Anda bisa merendam makanan tersebut dengan air di dalam kulkas, di bawah udara dingin, atau di microwave.
  • Jaga agar kulkas tidak terlalu penuh, untuk memastikan udara dingin kulkas menyebar secara optimal.

6. Kapan boleh membuang makanan?

Anda boleh membuang makanan yang ingin Anda masak jika Anda tidak yakin sudah berapa lama makanan disimpan, makanan sudah bau, atau terlihat berbeda dari yang seharusnya. Buang juga makanan kemasan yang sudah lewat dari tanggal kedaluwarsa produknya.

Begitu juga kalau makanan matang telah tercampur dengan makanan mentah. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan makanan sekaligus menghindari terjadinya infeksi bakteri penyebab penyakit.

The post Cara Menjaga Kebersihan Makanan Agar Terhindar dari Penyakit appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2gnNRTZ
via IFTTT
Puting Susu Sakit Saat Menyusui? Coba Kompres Pakai Cara Mudah Ini

Puting Susu Sakit Saat Menyusui? Coba Kompres Pakai Cara Mudah Ini

Sebenarnya wajar jika puting payudara lecet dan terasa sakit saat beberapa hari pertama menyusui. Namun, hal ini mungkin harus Anda segera tangani jika keluhannya makin parah atau terus berlangsung lama tanpa tanda-tanda sembuh. Puting susu sakit merupakan alasan utama bagi kebanyakan ibu untuk berhenti menyusui anaknya.

Padahal, ASI itu sendiri merupakan sumber nutrisi optimal yang dibutuhkan bayi. WHO dan UNICEF merekomendasikan untuk ibu tetap memberikan ASI sampai anak berusia 2 tahun. Tenang, ibu-ibu. Ada satu cara mudah untuk mengatasi puting payudara yang terasa saat menyusui, dan mungkin bahan utamanya sudah Anda miliki di rumah: teh celup.

Apa saja penyebab puting susu sakit?

Penyebab utama puting payudara sakit selama menyusui adalah karena posisi yang salah dalam menyusui dan cara bayi menyedot ASI yang menyebabkan trauma. Selama 2 sampai 4 hari setelah melahirkan, puting susu ibu akan terasa keras saat bayi mulai menyusui. Jika posisi bayi menyusui baik, maka nyeri dapat berangsur hilang seiring keluarnya ASI.

Penyebab umum lainnya adalah mungkin adanya luka di kulit puting atau sekitar areola yang tak pernah Anda sadari sebelumnya. Luka dapat muncul karena bayi yang suka menggigit puting saat menyusui, atau karena trauma “kecelakaan” lainnya.

Luka kecil tersebut bisa meradang dan menimbulkan rasa sakit ketika terpapar bakteri S. aureus yang ada di kulit ibu, tapi juga terpapar oleh bakteri dari mulut bayi. Kemudian lukaterus menerus dalam keadaan basah dari mulut bayi selama menyusui. Faktor-faktor inilah yang menjadi penyebab sulitnya luka pada puting susu sulit sembuh.

Terdapat berbagai penyebab lainnya yang bisa menjadi alasan puting susu sakit selama menyusui, antara lain adalah:

  • Toksin yang dihasilkan sebagai efek peradangan kulit
  • Infeksi dari duktus laktiferus
  • Infeksi payudara yang berkembang karena tidak diobati dengan baik
  • Abses yang berkembang jika infeksi payudara tidak diobati

Cara mengatasi puting susu sakit saat menyusui dengan teh celup

Kompres teh celup untuk meredakan keluhan puting susu sakit saat menyusui merupakan pengobatan yang murah dan sangat mudah. Anda dapat mengompres puting susu yang terasa sakit dengan air hangat suam kuku selama kurang lebih 15 menit setelah menyusui, kemudian dilanjutkan dengan mengompres menggunakan kantong teh celup.

Teh mengandung komponen polifenol yang disebut catechins yang memiliki fungsi sebagai penyembuh luka alami. Polifenol itu sendiri memiliki kemampuan untuk menstimulasi keratinosit (sel epidermial yang mensintesis keratin, yaitu lapisan kulit yang memiliki fungsi pelindung terhadap bahaya mekanis, invasi mikroba, dan kehilangan cairan) dan dapat mempersingkat waktu penyembuhan pada luka di lapisan kulit terluar. Kebanyakan ibu merasa lebih nyaman dengan menggunakan teh celup yang direndam air hangat suam kuku terlebih dulu.

The post Puting Susu Sakit Saat Menyusui? Coba Kompres Pakai Cara Mudah Ini appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2gnNQzp
via IFTTT