Senin, 30 Oktober 2017

Peran Penting Vitamin D Dalam Melindungi Tubuh dari Kanker

Peran Penting Vitamin D Dalam Melindungi Tubuh dari Kanker

Manfaat vitamin D selain untuk kesehatan tulang dan penyerapan kalsium, nyatanya juga menawarkan perlindungan kanker yang kuat. Dari 800 laporan penelitian ilmiah yang telah dipublikasikan mengenai hubungan antara vitamin D dan kanker, para ahli telah membuktikan bahwa vitamin ini membantu mengurangi risiko kematian pada kanker payudara, usus besar, paru-paru dan prostat, leukemia, limfoma dan semua kombinasi kanker lainnya.

Manfaat vitamin D untuk mengurangi risiko kanker

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of American Medical Association, para peneliti menemukan jika salah satu manfaat vitamin D adalah menurunkan risiko kena kanker. Penelitian yang dilakukan selama empat tahun tersebut melibatkan lebih dari dua ribu wanita yang sudah menopause. Rentang usia para peserta yaitu 55 tahun ke atas.

Hasilnya, wanita yang diberi vitamin D3 dan suplemen kalsium secara rutin memiliki risiko 30% lebih rendah terkena kanker. Perbedaan tingkat kejadian kanker antar kelompok memang tidak cukup nyata kalau dilihat dari data statistiknya saja. Namun, dalam analisis lebih lanjut, kadar vitamin D dalam darah, khususnya 25-hydroxyvitamin D (25 (OH) D), secara signifikan lebih rendah pada wanita yang memiliki kanker daripada mereka yang sehat.

Selain itu, penelitian lain juga menemukan bahwa tingkat kejadian dan kematian kanker tertentu lebih rendah terjadi di daerah yang mendapatkan banyak sinar matahari. Pasalnya, paparan sinar ultraviolet dari sinar matahari bisa memicu produksi vitamin D dalam tubuh.

Penelitian tambahan telah mengonfirmasi bahwa vitamin D dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dengan beberapa cara. Vitamin D mengubah gen yang mengendalikan peradangan, kematian sel dan proliferasi sel, serta mengganggu hormon pertumbuhan IGF-1 dan hormon lainnya yang memicu pertumbuhan tumor.

Tidak hanya itu, vitamin D juga diketahui mampu memperbaiki kerusakan DNA, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta menghambat angiogenesis, yaitu zat yang berperan penting dalam pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

dampak kurang vitamin d

Sumber vitamin D terbaik

Vitamin D bisa ditemukan dari berbagai macam hal. Tapi, 80% vitamin D yang dibutuhkan tubuh berasal dari sinar matahari. Pasalnya, tubuh Anda akan memproduksi vitamin D secara otomatis ketika terpapar sinar matahari dengan mengubah kolesterol pada kulit menjadi calcitriol (vitamin D3). Vitamin ini merupakan bentuk lain dari vitamin D yang akan langsung disalurkan ke hati dan ginjal untuk menghasilkan vitamin tersebut yang dibutuhkan oleh tubuh.

Namun, karena risiko kanker kulit, sampai saat ini tidak ada rekomendasi secara resmi berapa banyak atau berapa lama Anda harus terpapar sinar matahari.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merekomendasikan setiap orang untuk berjemur di bawah sinar matahari langsung setidaknya 5 sampai 15 menit di lengan, tangan, dan wajah. Berjemurlah minimal dua sampai tiga kali dalam seminggu tanpa menggunakan tabir surya. Di Indonesia, waktu berjemur yang direkomendasikan adalah mulai pukul 10 pagi hingga 2 siang.

Selain sinar matahari, Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin D dari makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Beberapa makanan yang diketahui mengandung vitamin D tinggi adalah minyak ikan cod, salmon, tuna, sarden, kuning telur, hati sapi, susu, jamur kancing, dan sebagainya.

The post Peran Penting Vitamin D Dalam Melindungi Tubuh dari Kanker appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2yfcuhb
via IFTTT
4 Tips untuk Membangkitkan Kehidupan Seks Pasien Kanker Serviks

4 Tips untuk Membangkitkan Kehidupan Seks Pasien Kanker Serviks

Jika Anda memiliki kanker serviks, Anda mungkin memiliki pertanyaan tentang bagaimana pengobatan kanker yang Anda jalani akan berpengaruh pada kehidupan seks Anda dan pasangan. Berbagai ketakutan dan kendala mungkin menghantui pikiran Anda yang telah didiagnosis dengan kanker serviks.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Wanita yang memiliki kanker serviks masih bisa, kok, berhubungan intim. Namun, rasa tidak nyaman dan sakit yang Anda rasakan mungkin menghalangi kenikmatan bercinta. Bagaimana cara mengatasi masalah seks untuk pasien kanker serviks? Berikut ulasannya. 

Seks untuk pasien kanker serviks

Bagi beberapa wanita yang memiliki kanker serviks, ada beberapa dampak psikologis dan fisik yang bisa membuat mereka berubah, khususnya pada saat berhubungan intim.  Beratnya masalah kanker yang mereka idap ini, kadang membuat urusan seks jadi berada di urusan paling akhir dalam pikiran mereka.

Tak jarang, menurut direktur bidang kandungan dari American Cancer Society, Debbie Saslow Ph.D., adanya pengaruh perubahan seks untuk pasien kanker serviks dapat dilihat dari libido atau gairah seks yang menurun, dan keengganan mereka untuk berhubungan seks dengan pasangannya.

Berhubung kanker serviks adalah kanker di bagian ginekologis wanita, tak ayal juga kalau ragam pilihan pengobatan yang dilakukan sering berpengaruh dan memengaruhi keintiman antara wanita dengan pasangannya. Namun, jangan khawatir, ada beberapa efek samping seksual dari pengobatan kanker serviks yang bersifat sementara, dan masih bisa diatasi.

Berikut merupakan segenap masalah yang menghantui kehidupan seks pasien kanker, yaitu:

  • Tidak bergairah secara seksual
  • Pikiran dan perasaan negatif saat berhubungan seks
  • Kesulitan merasakan kenikmatan seksual dan kesenangan saat bercinta
  • Kesulitan mencapai klimaks dan orgasme
  • Vagina terasa kering dan tidak nyaman
  • Rasa sakit saat melakukan penetrasi atau stimulasi vagina

Lalu, bagaimana mengatasi masalah seks untuk pasien kanker serviks yang sedang berobat?

1. Lebih terbuka dengan pasangan

Cobalah untuk terbuka dengan pasangan Anda. Bicarakan pada pasangan tentang pengobatan dan efeknya yang sedang Anda jalani, baik secara fisik maupun secara emosional. Jika pasangan Anda bisa paham dan mengerti, selanjutnya Anda dan pasangan bisa mencoba hubungan seks dengan cara lain.

2. Konsultasi

Carilah bantuan jika Anda membutuhkannya. Misalnya, Anda merasa pengobatan ini membuat kehidupan seks dengan pasangan terganggu, coba diskusikan dengan dokter bagaimana caranya mengatasinya. Tim dokter mungkin akan menyarankan teknik tertentu untuk mengatasi beberapa gejala, atau bisa juga dokter merekomendasikan seorang konselor atau terapis seks.

3. Selesaikan pengobatan

Anda harus ingat dan yakin, kalau sebagian besar pengobatan yang memengaruhi kehidupan seks untuk pasien kanker serviks hanya bersifat sementara. Kondisi tubuh yang lemah, lelah dan efek lain yang dirasakan selama menjalani kemoterapi dan radiasi akan menghilang nantinya.

Nantinya, Anda juga akan akan merasa lebih baik setelah Anda membiarkan tubuh Anda pulih dari operasi atau perawatan kanker serviks lainnya. Dan jika Anda mengalami gejala menopause, ingatlah bahwa biasanya mereka mereda seiring berjalannya waktu.

Agar efek pengobatan lebih cepat terasa dan peluang keberhasilannya meningkat, Anda harus menjalani pola hidup sehat. Jaga pola makan dan rutin berolahraga sesuai anjuran dari dokter.

4. Meningkatkan keintiman tanpa seks

Selain menunggu proses pengobatan yang sedang berjalan, Anda masih bisa berlatih membina keintiman yang sempat hilang dengan berbagai cara. Coba pertimbangkan untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama pasangan dengan mengobrol dari hati ke hati, berpelukan atau membelai penuh kasih, atau kencan lagi berdua seperti zaman pacaran dulu.

Mencoba membangkitikan keintiman dan kenyamanan masih lebih penting dan sukses daripada Anda berupaya meningkatkan gairah seks dengan obat-obatan apa pun, herbal atau kimiawi.

Ini karena dengan membangkitkan kenyamanan, rasa cemas dan efek ketakutan akan berhubungan seks yang sebelumnya ada, perlahan akan sirna terlawan oleh keintiman yang timbul. Bonusnya, Anda dan pasangan bisa makin mesra dan bisa memulai hubungan seks tanpa tekanan.

The post 4 Tips untuk Membangkitkan Kehidupan Seks Pasien Kanker Serviks appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2ih2aKH
via IFTTT
Benarkah Makan Cokelat Membuat Otak Jadi Lebih Cerdas?

Benarkah Makan Cokelat Membuat Otak Jadi Lebih Cerdas?

Telah banyak diketahui bahwa mengonsumsi cokelat dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, menjaga tekanan darah, menurunkan risiko stroke, bahkan meningkatkan perlindungan kulit terhadap sinar matahari. Ternyata manfaat cokelat tidak berhenti sampai di situ saja, lho. Makan cokelat juga terbukti bisa membantu meningkatkan kecerdasan. Bagaimana bisa? Simak penjelasannya di sini.

Cokelat bisa meningkatkan kinerja otak

Dalam sebuah penelitian yang berlangsung selama lebih dari 30 tahun di Amerika Serikat, para ahli melibatkan sekitar seribu orang peserta yang akan diamati. Perkembangan kemampuan kognitif seribu orang peserta penelitian tersebut terus dipantau.

Para peneliti menggunakan sebuah tes untuk mengukur kinerja otak para peserta yang mengonsumsi cokelat secara rutin. Tes tersebut meliputi penilaian terhadap ingatan verbal, ingatan visual dan spasial, pengorganisasian, penalaran abstrak, scanning dan tracking, termasuk tes daya ingat secara umum.

Penelitian tersebut menemukan bahwa peserta yang makan cokelat sebanyak sekali setiap pekan atau lebih dari sekali dalam sepekan, memiliki nilai tes yang lebih tinggi dibandingkan dengan partisipan yang makan cokelat kurang dari satu kali dalam sepekan.

Penelitian lain juga menemukan bahwa konsumsi cokelat secara rutin dapat memperbaiki fungsi kognitif pada pasien dengan gangguan kognitif ringan (mild cognitive impairment), yang seringnya merupakan kondisi yang dapat berkembang menjadi demensia atau pikun.

Jadi benarkah makan cokelat bisa bikin pintar?

Para peneliti mengakui bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami dengan pasti bagaimana cokelat dapat meningkatkan kemampuan otak. Namun, para ahli meyakini bahwa kandungan flavonoid yang sangat kaya dalam cokelat dapat melindungi otak dari penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.

Selain itu, kandungan lainnya seperti kafein dan theobromine juga dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesehatan mental. Cokelat juga mengandung methylxanthines yang dapat meningkatkan kemampuan berkonsentrasi. Senyawa-senyawa inilah yang diperkirakan dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan meningkatkan kinerja otak. Dengan kinerja otak yang baik, tentu tingkat kecerdasan seseorang akan mengikuti.

coklat hitam menurunkan darah tinggi hipertensi

Akan tetapi, untuk mendapatkan manfaat makan cokelat bagi kecerdasan, Anda tidak boleh sembarangan memilih cokelat. Masalahnya, saat ini ada banyak sekali jenis cokelat yang tersedia.

Selalu pilih cokelat yang paling gelap, misalnya cokelat hitam. Alasannya karena cokelat hitam kandungan kokoanya masih tinggi dan tidak banyak dicampur bahan tambahan lainnya seperti susu, krim, atau gula. Semakin tinggi kandungan kokoa, kandungan flavonoid dan senyawa penting lainnya lebih banyak.

Cokelat, pola hidup sehat, dan kecerdasan

Peneliti menegaskan bahwa konsumsi cokelat secara rutin memang bermanfaat bagi kinerja otak dan memiliki efek perlindungan terhadap penurunan fungsi kognitif. Terutama yang diakibatkan oleh proses penuaan.

Namun, konsumsi cokelat harus selalu diimbangi dengan pola makan dan gaya hidup yang sehat secara keseluruhan. Kebanyakan cokelat mengandung kalori dan gula yang cukup tinggi sehingga perlu adanya pertimbangan mengenai asupan kalori total dengan kebutuhan kalori setiap harinya.

Selain itu, kecerdasan bukan hanya dipengaruhi oleh makanan saja. Masih banyak sekali faktor lain yang bisa membentuk kecerdasan. Misalnya kesehatan otak, faktor genetik, dan tentu saja faktor usaha dari pribadi masing-masing.

The post Benarkah Makan Cokelat Membuat Otak Jadi Lebih Cerdas? appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2hnX1AQ
via IFTTT
Menurut Penelitian, Minum Pil KB Bisa Mencegah Rematik Pada Wanita

Menurut Penelitian, Minum Pil KB Bisa Mencegah Rematik Pada Wanita

Sudah berapa lama Anda minum pil KB? Tak disangka-sangka, sebuah penelitian menguak bahwa wanita yang minum pil KB selama tujuh tahun atau lebih punya risiko kena rematik yang lebih kecil daripada wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi minum.

Apa hubungannya pil KB dengan risiko rematik, ya? Bagaimana pil KB bisa melindungi wanita terhadap rematik? Begini penjelasan lengkapnya.

Pil KB menurunkan risiko penyakit rematik pada wanita

Sebuah penelitian yang telah dimuat dalam  Journal Annals of the Rheumatic Diseases ini menemukan hubungan antara pil KB dengan rematik. Padahal selama ini penggunaan kontrasepsi oral seperti pil KB diduga memiliki efek samping yang negatif.

Bukannya efek samping negatif, ternyata tim ahli dari Swedia menemukan bahwa minum pil KB selama tujuh tahun atau lebih menurunkan risiko Anda untuk mengalami penyakit rematik.

Penelitian ini melibatkan wanita usia 18 tahun ke atas yang tinggal di Swedia dari tahun 1996 hingga 2014. Para peneliti mengambil data dari Swedish Epidemiological Investigation of Rheumatoid Arthritis (EIRA). Mereka meneliti lebih dari dua ribu wanita dengan penyakit rematik dan lebih dari empat ribu wanita yang tidak memiliki penyakit ini sebagai kelompok pembanding.

Para peneliti mengambil sampel darah para wanita yang terlibat dalam penelitian ini untuk mengamati anti-citrullinated protein antibodies atau ACPA dalam darah. Antibodi yang terdeteksi dalam darah tersebut memang bisa jadi tanda adanya penyakit rematik.

Sekitar 90 persen orang dengan penyakit rematik terbukti menunjukkan hasil positif pada pemeriksaan anti-citrullinated protein atau ACPA. Maksudnya, semakin tinggi kadar ACPA dalam darah, Anda semakin rentan terhadap rematik. Bisa juga berarti bahwa penyakit tersebut sudah menyerang tubuh Anda cukup parah.

minum pil KB sebelum hamil

Seberapa efektif pil KB dalam menurunkan risiko rematik?  

Wanita yang tengah mengonsumsi pil KB secara rutin mengalami penurunan risiko penyakit rematik sebesar 15 persen. Sedangkan wanita yang dulu pernah minum pil KB (tapi sekarang sudah berhenti untuk alasan apa pun) mengalami penurunan risiko sebesar 13 persen.

Mereka yang menggunakan pil KB selama lebih dari tujuh tahun (rata-rata lama penggunaan di antara peserta penelitian) mengalami penurunkan risiko hingga sebesar 19 persen. Penelitian ini membuktikan bahwa efek samping pil KB tidak selalu buruk pada wanita, bahkan bisa cukup bermanfaat mencegah rematik.

Apa boleh minum pil KB dalam jangka panjang untuk mencegah rematik pada wanita?

Anda tidak boleh sembarangan minum obat kontrasepsi untuk tujuan apa pun. Penggunaan kontrasepsi harus di bawah pengawasan dan anjuran dari dokter Anda. Mengapa harus berhati-hati? Meski peneliti melihat adanya manfaat konsumsi pil KB pada kesehatan wanita, tubuh setiap orang itu berbeda-beda. Karena itu, tubuh Anda mungkin bereaksi dengan cara yang berbeda ketika minum pil KB jangka panjang. Bisa saja efeknya justru negatif.

Selain itu, penelitian lebih lanjut pada subjek yang lebih banyak masih diperlukan untuk memastikan bagaimana tepatnya pil KB menurunkan risiko penyakit rematik pada wanita.

The post Menurut Penelitian, Minum Pil KB Bisa Mencegah Rematik Pada Wanita appeared first on Hello Sehat.


Hallo semuanya selamat datang di website dokter yugi selamat membaca artikel menarik tentang kesehatan di sini !
from Hello Sehat http://ift.tt/2if8mTr
via IFTTT